DIARY ALYA

DIARY ALYA
65


__ADS_3

Malam harinya Alya ke rumah Joko dengan membawa surat lamaran yang telah disusunnya yang sudah dilengkapi dengan syarat-syarat lainnya.


"Di bawa kamu aja Al, besok langsung berangkat saja sama aku ke sekolahan ketemu Bapak kepala sekolah."


Begitu kata Joko setelah memeriksa lamaran yang dibuat oleh Alya.


"Gitu ya, baiklah Ko. Berangkat jam berapa."


"Ya setengah 7 kita berangkat."


"Oke."


Alya mengucapkan banyak terima kasih pada Joko dan semoga di permudahkan. Setelah selesai hanya pamit untuk pulang dan mempersiapkan untuk esok hari.


🌹🌹🌹🌹🌹


Esok harinya Alya sudah siap dengan baju kerjanya yang dianggap pantas untuk dikenakannya ke sekolahan apalagi dirinya ingin melamar menjadi seorang guru.


"Cantik sekali anak Ibu."


Puji Ibunya melihat Alya mengenakan bawahan berwarna hitam dan kemeja batik serta mengenakan hijab yang senada warnanya dengan batik miliknya.


"Masa sih Bu, he he he..."


Alya cengengesan saja mendapat pujian dari ibunya.


"Iya udah pantas banget kalau mau jadi Bu guru."


"Alya nggak PD nih Bu."


"Bismilah aja, cantik kok anak ibu."


"He he he.. makasih Bu. Doakan Alya ya Buk."


Pinta Alya sambil meraih tangan Ibunya dan mencium punggung tangannya.


"Ibu akan selalu mendoakan anak-anak ibu tanpa kalian minta. Kamu pasti bisa Al."


Kata Ibunya sambil mengusap kepala putrinya yang tertutup oleh hijab.


"Aamiin, makasih Buk. Alya berangkat ya Bu. Assalamualaikum."


" Waalaikumsalam, hati-hati ya Alya."


"Iy buk."


Alya melajukan sepeda motornya menuju ke rumah Joko untuk berangkat bersama walaupun mereka menggunakan sepeda motor sendiri-sendiri.

__ADS_1


Sesampainya di halaman rumah Joko dia pun sudah siap, kemudian mereka berdua melajukan sepeda motor masing-masing dengan Alya mengikuti Joko dari belakang.


Sekitar setengah jam sepeda motor mereka memasuki sebuah gerbang sekolahan yang di sana terpampang jelas namanya SMK A.


Entah kenapa Alya merasakan deg - degan yang tiba - tiba muncul sendiri begitu memasuki sekolahan itu.


"Ayo Al ikut aku."


Alya mengikuti Joko yang berjalan di depannya menuju ke ruangannya.


"Kamu tunggu dulu disini ya, nanti kalau udah jam masuk baru aku ajak ketemu dengan bapak kepala sekolah."


"Iya Ko."


Alya menganggukkan kepalanya, sedangkan Joko keluar dari ruangannya karena kebiasaan setiap pagi akan berjaga di gerbang menyambut para siswanya datang.


Alya duduk di dalam ruangan Joko dan melihat sekitarnya, karena ruangan Joko berbeda dengan yang lainnya jadi terlihat sepi dan tidak ada Bapak Ibu guru lainnya yang memasuki ruang itu.


Joko seorang guru Komputer, di sana dia hanya berdua dengan temannya cowok, jadi memang dibutuhkan lagi untuk guru komputer untuk melengkapi kekurangannya.


Bel masuk berbunyi, tak lama Joko pun kembali ke dalam ruangannya.


"Ayo Al, dibawa surat lamaran kamu saya antar kan ke ruangan Bapak Kepala Sekolah, Saya tadi sudah bilang ke beliau."


"Baik."


Sesampainya di depan pintu ruangan Bapak kepala sekolah Joko pun mengetuk pintunya dan mengucapkan salam.


" Assalamualaikum."


" Waalaikumsalam."


terdengar jawaban seorang laki-laki dari dalam ruangan.


"Masuk."


Katanya lagi.


Joko membuka pintu ruangan bapak kepala sekolah dan meminta Alya untuk mengikutinya masuk ke dalam ruangan.


"Selamat pagi Pak."


"Pagi Pak Joko, silahkan duduk."


Joko dan Alya duduk di kursi yang terdapat di hadapan Bapak kepala sekolah.


"Maaf sebelumnya Pak, seperti yang sudah saya sampaikan tadi kepada Bapak jika ada seseorang dan Dia masih keluarga saya ingin melamar menjadi guru komputer di Sekolah Kita ini Pak."

__ADS_1


Terlihat Bapak Kepala Sekolah yang tersenyum kepada Joko dan menganggukkan kepalanya serta menatap kearah Alya yang tersenyum ramah.


"Sebelumnya siapa namanya Mbak."


"Alya Pak."


Kata Alya yang gugup.


"Oke, Mbak Alya. Masih kuliah ya."


"Iya Pak, Saya semester 6 dan sedang magang."


"Baik, bisa saya lihat berkasnya."


Alya tersenyum dan menganggukkan kepalanya kemudian menyerahkan berkas lamarannya kepada bapak kepala sekolah.


"Oke, bagus nilainya. Nanti bagaimana waktunya mengajar jika kamu masih kuliah dan sekaligus magang."


"Saya bisa mengajar 3 hari dalam satu minggu Pak karena magang saya juga hanya 3 hari dalam satu minggu."


"Oke, Kami memang sedang membutuhkan untuk guru tambahan mengajar di komputer. Setelah saya cek beberapa transkip dan menurut Saya kamu berkompeten jadi besok sudah siap untuk mengajar."


"Besok Pak."


Alya kaget karena besok sudah disuruh berangkat untuk mengajar.


"Iya besok mbak Alya sudah mulai mengajar di sini dan hari ini bisa ketemu dengan bapak kurikulum untuk menyesuaikan jadwalnya. Dan Bagaimana teknisnya mengajar bisa diskusi dengan Pak Joko dan juga Pak Agung sebagai guru yang sudah lama mengajar di sini."


"Ba.. Baik Pak."


Alya seperti masih tidak percaya sudah diterima.


"Pak Joko, bisa antar kan Alya Ke Pak Ahmad untuk menyesuaikan jadwalnya."


"Baik Pak. Terima kasih sekali dan Kami permisi."


"Baik silahkan Pak Joko.


Mbak Alya selamat bergabung dengan Kami."


"Terima kasih Pak, saya sudah di terima mengajar di sini."


"Iya Mbak Alya, semoga bisa memberikan kontribusi yang baik kepada sekolah kita menjadi lebih baik."


"Insya Allah Pak saya akan berusaha."


☺☺☺☺

__ADS_1


__ADS_2