DIARY ALYA

DIARY ALYA
118


__ADS_3

"Assalamualaikum."


"Waalaikumsalam."


Alya keluar dari dalam dan mereka saling pandang, Angga pun tersenyum manis ke arah Alya begitu pula sebaliknya.


Angga datang dengan membawa sebuah paper bag yang dia tenteng di tangannya.


"Pak Angga sampai sini juga, masuk Pak."


Kata Alya sambil berjalan ke arah pintu.


"Makasih, itu yang main badminton adiknya."


Tanya Angga sambil menunjuk ke arah luar.


"Iya itu dua adik Saya, duduk Pak."


Mereka berdua duduk saling berhadapan dengan di pisah meja di tengahnya.


"Ada tamu."


Ibunya Alya keluar dari dalam rumah.


"Buk."


Angga berdiri dan meraih tangan ibunya Alya kemudian mencium punggung tangannya.


"Temannya Alya."


"Iya Bu, teman di sekolahan."


Ibunya Alya tersenyum dan menganggukkan kepalanya.


"Al, buatin minum dong temannya."


"Iya Buk."


Alya ke belakang untuk membuatkan minum Angga, sedangkan di depan Angga di temani ibunya Alya.


"Cie... Di apelin."


Ledek Vera yang keluar dari kamar.


"Apaan sih, keluar temenin."


Alya membawa nampan yang berisi beberapa gelas serta camilan.


"Aku ganggu nih."


"Vera.. Keluar gak."


Alya sedikit melotot di ledekin Vera terus tapi Vera malah cekikikan.


Alya keluar bersama Vera dengan membawa nampan ternyata Bapaknya yang baru pulang kerja ikut menemani Angga di depan.


"Bapak tingg dulu ya Mas, mau mandi."


"Iya Pak, silahkan Pak."


Bapak dan Ibunya Alya masuk ke dalam rumah sedangkan yang menemani Angga ada Alya dan juga Vera.


"Silahkan diminum Pak."


Alya menghidangkan cangkir berisi teh hangat di hadapan Angga.

__ADS_1


"Makasih, malah merepotkan."


"Cuma air Pak, silahkan di temani camilannya."


Angga mengambil Cangkir itu dan menyeruput air yang ada di dalamnya.


"Makasih, ini Vera yang sering ke kampus bareng."


Tanya Angga dan Vera tersenyum sambil menganggukkan kepalanya.


"Kok tau Pak."


Vera sengaja.


"Bu Alya kan sering cerita kalau ke kampus sama Mbak Vera."


Vera tertawa kecil aja.


"Oh ya, ini ada oleh-oleh buat Bu Alya."


Angga memberikan paper bag yang ia bawa kepada Alya.


Alya tersenyum dan menerimanya, rasanya ingin membukanya tapi tak sopan. Alya meletakkannya di kursi yang kosong.


"Makasih Pak."


Angga juga tersenyum dan menganggukkan kepalanya.


"Silahkan di minum lagi Pak."


Tawar Alya sedangkan Vera malah diam aja di sana melihat tingkah mereka berdua.


"Iya nanti saya habiskan."


Kata Angga dengan tersenyum.


Anga pura-pura aja tidak tahu padahal dia sudah pernah main ke rumah Joko.


"Iya depan masjid tadi, aku kirim pesan ya biar dia kesini."


Alya membuka ponselnya kemudian mengirimkan pesan kepada Joko.


Beberapa menit kemudian terdengar suara motor yang berhenti di depan rumah Alya.


" Assalamualaikum."


" Waalaikumsalam."


Jawab Angga, Alya dan juga Vera.


"Wah ada tamu agung ini, dari mana ini tadi Pak."


Joko menyalami Angga dan kemudian duduk di sebelahnya.


"Dari rumah Pak." Jawab Angga.


Alya menuangkan minuman ke dalam cangkir lainnya dan memberikannya kepada Joko.


"Minumnya Ko."


"Makasih Al, Bude dan Pakde kemana."


Joko memanggil kedua orang tuanya Alya dengan sebutan Bude dan PakDe.


"Lagi di dalam, Bapak baru pulang tadi."

__ADS_1


Kemudian keluar pula kedua orangtuanya Alya.


"Di minum Ko."


Tawar Bapaknya Alya.


"Iya Pakde."


"Al sini."


Ibunya memanggil dan Alya pun masuk ke dalam.


"Temannya sama Joko diajak makan keluarga nasi dan lauknya itu ke sini."


"Iya Buk."


Vera yang sudah paham dan tak perlu diperintahkan ikut masuk ke dalam membantu Alya mempersiapkan makan untuk mereka.


"Nah, sudah dikeluarkan nih ayo kita makan bareng-bareng dulu."


Kata Bapaknya Alya.


"Wah, rezeki ini datang - datang suruh makan."


Kata Joko, Angga tersenyum aja.


"Ayo Mas kita makan bersama, kita lesehan aja ya di bawah."


Kata Bapaknya Alya.


"Iya Pak."


Angga dan Joko mengikuti Bapaknya Alya untuk makan di bawah dengan lesehan bersama.


"Maaf ya Mas menunya sederhana." Ucap Ibunya Alya.


"Makan apapun kalau bersama enak Buk." Kata Angga.


Alya mengambilkan nasi untuk Bapaknya, Joko dan juga Angga.


"Silahkan di nikmati."


Ucap Alya dan mendapat senyuman dari Angga.


Mereka makan bersama begitu pula dengan kedua adik Alya yang tak ketinggalan ikut bergabung.


Setelah selesai Alya dibantu oleh Vera menyingkirkan peralatan makan mereka dan membawanya masuk ke dalam.


Karena Angga datang juga sudah sore tak lama kemudian adzan maghrib berkumandang.


Angga ikut pamit bersama Joko, dia akan sholat maghrib di masjid rumah Joko sekalian nanti langsung pulang.


"Kalau begitu saya ikut pamit, makasih sajiannya Pak, Buk."


Angga pamit dengan kedua orang tua Alya.


"Maaf ya Mas cuma ala kadarnya."


"Enak kok Buk masakannya. Bu Alya saya pamit."


"Iya makasih Pak, hati - hati."


Mereka saling melempar senyum dan Alya mengantar Angga sampai depan.


"Hati - hati Pak Angga."

__ADS_1


"Iya Bu Alya, Assalamualaikum."


☺☺☺☺☺


__ADS_2