
"Lumayan juga hi hi hi..."
Alya terkekeh sendiri di dalam kamar setelah tadi bertatapan langsung dengan Mang Ahsan.
~Flashback On~
Jam sudah menunjukkan hampir pukul 9 malam, Alya sendiri juga sudah mengantuk karena besok juga harus kerja.
Dia Masih kepikiran dengan Ikhsan yang membawa sepeda motornya dan juga belum kunjung pulang.
Ibu dan Bapaknya juga Dani adiknya sudah beristirahat di kamarnya.
Tak lama terdengar suara sepeda motor yang memasuki halaman rumah. Pintu rumah belum di tutup juga karena menunggu Ikhsan pulang.
"Assalamualaikum."
Terdengar suara Ikhsan dan temannya mengucapkan salam.
"Waalaikumsalam."
Alya pun keluar dan menjawab salam karena dirinya yang masih terjaga pesan Ibunya untuk menunggu Ikhsan.
Alya keluar mengenakan jilbab instannya dan maniknya bertatapan dengan sosok Mang Ahsan yang ada di depannya sambil mendorong motor masuk ke dalam rumah.
"Maaf ya Mbak, kemalaman soalnya tadi nunggu Kang Hadi lagi ngaji."
Ucap Mang Ahsan, merasa nggak enak sama Alya.
"Iya Mang nggak papa."
kata Alya.
"Mbak, Ibu sama Bapak kemana. Mang duduk dulu, aku ambil minum."
Ikhsan ke dalam mau mengambil minum dan meninggalkan Alya berdua dengan Mang Ahsan.
"Tidur Ibu sama Bapak."
Alya merasa nggak enak cuma berdua dengan Mang Ahsan yang duduk di sofa sedangkan dirinya masih berdiri di posisi tadi dan akhirnya dia memilih masuk ke dalam.
__ADS_1
"Sana balik pondok udah malam."
"Bentar Mbak aku lapar, Kok Mbak masuk ke dalam Mang Ahsan sama siapa."
"Sama Kamu sana keluar."
"Aku mau makan Mbak."
Ikhsan masih ngeyel malah ambil piring.
Ibunya yang tertidur mendengar Ikhsan dan Alya ribut dia keluar kamar.
"Ada apa."
"Ikhsan nih Buk, nggak balik pondok malah makan."
"Lapar Buk, mau makan dulu."
"Kamu sama siapa."
"Sama Mang Ahsan."
Ibunya mengintai dari tirai dan melihat Mang Ahsan yang duduk di sofa.
"Oke.."
Ikhsan mengambil piring dan membawanya keluar.
"Mbak tolong bawakan nasinya."
"Ogah.."
Alya beranjak ke kamarnya dan membiarkan Ihsan dan Mang Ahsan makan berdua di temani ibunya.
~Flashback Off~
Ting...
Masuk notifikasi pesan ke dalam ponsel Alya.
__ADS_1
"Makasih ya Mbak Alya, sudah dipinjami sepeda motornya dan maaf pulangnya kemalaman."
pesan dari Mang Ahsan.
"Udah kirim pesan aja ini orang."
gumam Alya sendiri.
"Iya Mang, sama - sama."
balas Alya.
"Belum tidur. Kok tadi di dalam aja nggak ngobrol di luar."
"Berani juga ya dia, terlalu to the poin aja."
Gumam Alya, dia membalas pesan sambil bicara sendiri.
"Udah ngantuk, besok harus kerja. Maaf ya Wassalamualaikum."
Balasan Alya.
"Waalaikumsalam."
begitu pesan balasan dari Mang Ahsan.
Aly kemudian terlelap ke dalam alam mimpinya, karena besok harus mempersiapkan tenaga lagi untuk beraktivitas.
Mentari telah bersinar dari ufuk timur Alya pun telah selesai membantu ibunya di dapur Dia segera mengambil tempat makan yang biasanya digunakan untuk membawa bekal bekerja.
Setelah menata nasi dan lauknya Alya segera berganti pakaian dan pamit dengan kedua orangtuanya untuk berangkat kerja.
Alya langsung melajukan sepeda motornya menuju ke pabrik di mana Dia bekerja, saat melintasi depan masjid dimana Ikhsan mondok tak sengaja ada Mang Ahsan yang sedang berdiri di sana entah apa yang dia kerjakan.
Alya melihatnya begitu pula dengan Mang Ahsan tapi tak ada senyuman dari mereka berdua.
"Aneh, tadi malam aja PD senyum-senyum."
Gumam Alya sendiri sambil mengendarai sepeda motornya.
__ADS_1
Tanpa Alya tau, Mang Ahsan melebarkan senyumnya ketika Alya sudah berlalu dari hadapannya.
☺☺☺☺☺