
Angga masuk ke dalam kamar mandi, Dia mengguyur kepalanya dengan air.
"Berani-beraninya dia mengirimkan pesan."
Gerutunya sendiri di dalam kamar mandi.
Angga dalam mode diam lagi setelah membaca pesan dari Doni yang masuk kedalam ponsel istrinya.
Dia masuk ke dalam kamar dan mendapati Alya yang menatap dirinya.
"Mas..."
Alya memanggilnya.
"Hmmm..."
Angga menyisir rambutnya kemudian menuju ke tempat itu dan merebahkan dirinya.
"Pak Doni tadi meminjam buku dan mengembalikannya, kenapa Mas Angga marah."
Angga tidak menjawab dan memiringkan tubuhnya memejamkan kedua matanya.
"Alya nggak pernah kirim - kiriman pesan kok Mas."
Angga tak meresponnya tetapi dia sebenarnya juga dengar.
"Mas... Kenapa Mas Angga marah terus. Ini Alya hapus nomornya udah ini ponsel Alya bawa Mas aja."
Alya menghapus nomor ponsel Doni yang dia simpan kemarin kemudian meletakkan ponselnya begitu saja di atas kasur dan keluar dari kamar.
Dia merasa lama-lama jengah sendiri meladeni sifat Angga yang pencemburu.
Angga membalik tubuhnya dan mendapati Alya sudah pergi dengan ponselnya juga tergeletak di sampingnya begitu saja.
Angga duduk dan mengambil ponsel Alya.
"Kemana Dia, suami marah malah pergi." Gerutu Angga.
Alya sendiri memilih untuk di depan menyalakan televisi dan mencari hiburan.
"Orang kok marah mulu."
Alya juga menggerutu sendiri tetapi di dalam hati.
Badan Alya terasa capek dan dia memejamkan kedua matanya dan terlelap di depan televisi.
Angga keluar dari kamar berniat mencari istrinya dan Dia menemukan alya yang tidur di depan televisi dengan ditonton televisinya yang masih menyala.
__ADS_1
Dia mendengus, ada rasa kasihan juga dihatinya tetapi rasa cemburunya jauh lebih besar.
"Malah tidur di sini."
Angga mendekatinya dan mengusap kepalanya.
"Dek... Pindah dalam, kalau ada tamu gak enak dilihat kok malah tidur di depan."
Alya menggeliatkan badannya dan melihat Angga ada di sampingnya dan televisi pun masih menyala.
"Iya."
Alya menekan remote televisi dan kemudian masuk ke dalam kamar meninggalkan Angga yang menatapnya.
Angga pun nggak mau sendirian di depan dia mengikuti Alya dan masuk ke dalam kamar.
Alya sudah merebahkan dirinya dan memiringkan tubuhnya, Angga pun membaringkan dirinya dan memiringkan tubuhnya juga membelakangi Alya.
Angga tak bisa terlelap tetapi berbeda dengan Alya yang sudah masuk ke dalam mimpi. Dia membalik tubuhnya dan melihat punggung Alya.
"Apa aku terlalu."
Dalam hati Angga.
"Tapi laki - laki itu kurang ajar kenapa kirim pesan ke istriku."
Angga mengusap kepala Alya dan Alya aslinya juga merasakan tetapi dia enggan untuk membalikkan tubuhnya dan pura-pura terpejam saja.
"Biarin aja, orang kok marah mulu nggak ingat umur."
Alya berbicara sendiri di dalam hatinya.
Angga memeluk tubuh Alya dan menciumi rambutnya dari belakang dan memejamkan matanya.
Hingga terdengar adzan ashar, Alya ingin bangun tetapi tubuhnya masih dipeluk oleh Angga yang terlelap.
Dia pelan - pelan melepaskan tangan Angga yang melingkar di perutnya namun, itu membuat Angga terbangun dan pura-pura saja masih tidur.
Alya mengangkat tangan Angga dan perlahan dia akan turun dari tempat tidur.
"Mau kemana."
Angga melingkarkan kembali tangannya dan Alya jatuh lagi ke atas kasur.
"Mandi, udah Ashar."
Alya berusaha menyingkirkan tangan suaminya itu tapi Angga malah mendekapnya.
__ADS_1
"Jangan kirim pesan lagi ke Dia."
Alya menarik nafasnya,
"Iya, nomornya udah Alya hapus."
"Blokir aja."
Alya sampai tak habis pikir suaminya bisa seperti itu.
"Terserah Mas, blokir aja."
Alya enggan berdebat nanti malah urusannya semakin panjang.
"Udah Mas blokir."
Alya terkejut tetapi tidak dia perlihatkan.
"Terserah Mas, sak seneng mu."
Dalam hati Alya.
"Iya bagus dong."
Begitu yang keluar dari mulut Alya supaya suaminya itu puas.
"Alya mau bangun Mas."
Angga mendekapnya tanpa melepasnya.
"Mandi bareng."
"Ibu udah pulang, malu Mas."
"Masuknya kamar mandi gantian."
"Kalau sepi aja rumahnya."
Alya mencoba melepaskan dirinya dan turun dari tempat tidur.
"Kapan sepinya."
Angga mengamati Alya yang mengambil baju ganti si lemari tetapi dia masih tiduran di atas kasur.
"Kalau malam."
Alya keluar dari kamar dan menuju ke kamar mandi meninggalkan Angga yang tersenyum sendiri.
__ADS_1
😌😌😌😌