DIARY ALYA

DIARY ALYA
07


__ADS_3

Hari yang menegangkan itu datang, Alya beserta empat siswa lainnya yang ditunjuk oleh sekolahan untuk membawa nama baik sekolah mereka di ajang Olimpiade tingkat kabupaten bersiap berangkat menuju lokasi lomba, setelah mendapatkan pengarahan dan doa dari bapak kepala sekolah serta berpamitan dengan para guru serta teman - teman mereka.


Sepanjang jalan Mereka isi dengan bercanda walaupun sebenarnya di dalam hati deg - degan bercampur rasa yang tak karuan. Mereka dengan ditemani dua orang guru yang ditugaskan oleh sekolah untu mendampingi para siswa pilihan ini.


Sebuah beban berat berada dipundak Mereka mempertaruhkan nama baik sekolah mereka tercinta.


Sesampainya di lokasi segera melakukan registrasi ulang dan segera mengikuti acara pembukaan dan setelah selesai segera masuk ke ruangan yang telah di sediakan oleh panitia.


Waktu yang disediakan oleh pihak panitia untuk mengerjakan soal sebanyak 50 adalah 2 jam.


Alya tak lupa berdoa sebelum memulai mengerjakan soal yang telah ada di hadapannya meminta petunjuk kepada Allah agar dipermudah dalam berpikir dan menjawab setiap pertanyaan yang ada.


Dengan semangat Alya mulai mengerjakan soal-soal yang dianggap lebih mudah terlebih dahulu agar tidak menghabiskan waktu.


Tak terasa waktu pun telah berlalu dan kini tinggal 10 menit terakhir untuk pengecekan dan memantapkan hati jika apa yang dia kerjakan telah sesuai dengan batas kemampuannya.


Bel tanda selesai telah berbunyi semua peserta keluar dari ruangan dengan meninggalkan lembar jawab dan diperbolehkan membawa soal untuk dibawa ke sekolah masing-masing.


Masih ada 1 babak lagi yang harus dilewati oleh peserta yaitu praktek di laboratorium, tetapi yang bisa mengikuti tahap ini adalah 10 besar terbaik.

__ADS_1


Waktu istirahat selama 2 jam rasanya cepat sekali, semua peserta harap-harap cemas menunggu hasil pengerjaan soal mereka.


Semua peserta di dampingi oleh Bapak Ibu guru pendamping dikumpulkan di sebuah Aula yang besar dari pihak panitia sudah siap di depan untuk mengumpulkan hasilnya.


Salsa meraih juara 2 untuk mata pelajaran matematika karena khusus mata pelajaran matematika tidak ada praktikum di laboratorium dan secara peraturan akan diambil 3 besar untuk mewakili Kabupaten ke tingkat yang lebih tinggi yaitu provinsi.


Saat pengumuman mapel fisika yang diikuti oleh Alya dia hanya diam menunduk dan berdoa di dalam hati semoga bisa memberikan yang terbaik.


"Peringkat nomor 2 diraih oleh peserta nomor 8."


"Al.. itu nomor kamu."


"Yang bener Sa."


"Iya Al.."


"Alhamdulillah ya Allah."


Tak ada hentinya Alya mengucapkan syukur dia bisa lolos ke babak selanjutnya.

__ADS_1


Guru yang mendampingi Alya peserta kelompok temannya merasa bangga dengan prestasi yang mereka raih.


Tiga mata pelajaran berhasil masuk ke tahap selanjutnya yaitu matematika, fisika dan kimia.


Walaupun untuk mapel TIk dan juga Biologi belum bisa lolos mereka juga sudah cukup bersyukur dengan hati yang ditorehkan oleh anak didiknya.


Kini Alya yang menjadi wakil mapel Fisika dan juga Okta yang mewakili mapel kimia sedang berjuang di laboratorium dalam kompetensi selanjutnya.


Tak lama hanya sekitar 1 jam mereka sudah keluar dari laboratorium tinggal menunggu hasil yang akan segera diumumkan.


Perasaan harap-harap cemas melingkupi Alya dan juga Okta, Semoga bisa menorehkan prestasi yang membanggakan untuk sekolah mereka.


Saatnya pengumuman pun telah tiba Alya tak menyangka jika dirinya mendapatkan juara ke-2 dan berhak mewakili ke tingkat provinsi.


Sedangkan Okta berhasil mendapatkan peringkat ketiga dan masih berkesempatan untuk ikut ke tahap selanjutnya yang lebih tinggi yaitu di provinsi mewakili Kabupaten mereka.


🥳🥳🥳🥳🥳🥳


Congratulation 😊😊😊😊

__ADS_1


__ADS_2