DIARY ALYA

DIARY ALYA
159


__ADS_3

Alya dan Angga bersama - sama mempersiapkan segala sesuatu yang berkaitan dengan pernikahan mereka. Dari memesan undangan, mencari souvernir dan bahkan Angga tidak segan mengantarkan Alya untuk mengirimkan beberapa undangan ke teman-temannya yang jauh.


Seperti kemarin Alya mengajak Angga ke rumahnya Silvi, baru pertama kali itu nggak ketemu dengan teman-teman Alya semasa SMA.


"Sayang, teman - teman kamu rame ya." Begitu komentar Angga.


"Ya begitu lah Mas, kan Alya udah bilang tadi sama Mas Angga kalau ketemu sama Silvi, Ana dan Shifa itu pasti ramai."


"Kalian berempat kalau kumpul bisa seramai konser kali Sayang."


"Ha ha ha.." Tawa Alya mendengar komentar Angga.


Hari ini Alya mengajak Angga untuk ke rumahnya Vera, karena lokasinya ada di luar kota kemungkinan nanti hampir seharian dan sore baru pulang.


"Sudah siap Sayang."


Angga menengok ke belakang melihat Alya sudah mengenakan helm dengan benar.


"Sudah Mas."


"Kita pergi Bu."


Pamit mereka berdua kepada Ibunya Alya.


"Iya hati - hati kalian. Bawa motornya jangan ngebut ya Angga." Pesan Ibunya Alya.


"Iya Bu."


" Assalamualaikum." Pamit Alya dan Angga.


" Waalaikumsalam."


Angga mulai melaju ke sepeda motornya meninggalkan rumah Alya ke rumah Vera yang membutuhkan perjalanan kurang lebih satu jam itu jika tidak terkena macet.


Sepanjang perjalanan Angga sering mengajak ngobrol Alya karena kalau tidak diajak bicara Alya itu akan mengantuk apalagi perjalanan mereka lumayan lama.


"Sayang capek."


"Pegel Mas."

__ADS_1


"Kita istirahat sekalian isi bahan bakar dulu ya."


"Iya Mas."


Angga membelokkan ke tempat pengisian bahan bakar. Alya turun dari sepeda motor Angga.


"Sayang tunggu di depan mushola itu aja, kita istirahat dulu sebentar."


"Iya Mas."


Alya berjalan ke arah mushola meninggalkan Angga yang masih mengantri mengisi bahan bakar. Namun sebelumnya Alya membeli dua botol minuman dingin untuk menyegarkan tenggorokannya.


Alya duduk di depan mushola dan tak lama Angga datang dan duduk di sebelahnya.


"Minum Mas."


"Makasih Sayang."


Angga mengambil satu botol itu dan menenggaknya.


"Alhamdulillah, panas banget ya Yang."


"Dia kan kos."


"Iya sih, tapi kemarin waktu mengerjakan skripsi kan sering pulang dia kalau nggak nginep rumah."


"Kan nggak setiap hari Sayang, dulu Mas juga jauh kuliahnya. Kamu aja ya nggak pernah kos anak rumahan sih." Angga mengusap kepala Alya.


"He he he.. Alya nggak bisa Mas jadi, kuliahnya ngambil yang dekat rumah aja bisa di laju nggak membutuhkan waktu lama."


Angga menenggak lagi minumannya hingga habis.


"Mas ke kamar mandi dulu ya, setelah itu kita jalan lagi."


"Iya Mas, Alya juga mau ke kamar mandi."


Selesai dengan istirahat mereka, Angga melajukan sepeda motornya lagi masih membutuhkan waktu sekitar 15 menit lagi untuk sampai di rumah Vera.


Alya pernah sekali ke rumahnya Vera dan waktu itu menginap pas liburan kuliah, karena sudah lumayan lama jadi dia mengingat-ingat gang menuju ke rumahnya Vera.

__ADS_1


"Terus kemana Sayang."


Angga berhenti di pertigaan dia menunggu instruksi dari Alya.


"Bentar Mas lupa."


"Kamu telepon Vera aja."


"Iya Mas."


Alya mengambil ponselnya kemudian menghubungi Vera dan setelah mendapat petunjuk jalan dari Vera, Alya memberi tahu ke Angga untuk berbelok ke kanan.


Setelah sekitar lima menit akhirnya mereka sampai di rumah Vera. Begitu sampai Alya yang sudah merasakan capek langsung duduk di depan teras begitu turun dari sepeda motor.


Angga terkekeh melihat Alya, kayak udah jalan dua hari dua malam tak beristirahat.


"Baru juga segitu Al." Ledek Vera.


"Apaan jauh, pegel ini."


"Lagian juga nggak nyetir kamu, cuma bonceng lebay kamu Al."


"Terserah Ver, pegel banget ini."


Angga mendekati Mereka dan mengusap kepala Alya.


"Padahal baru aja tadi minta istirahat dia lho mbak Vera." Tambah Angga meledeknya.


"Capek Mas."


"Payah kamu Al, yuk masuk. Mas Angga silahkan masuk." Ajak Vera.


"Mau di gendong." Angga berbisik ke Alya.


"Bisa jalan sendiri Mas."


Angga terkekeh melihat Alya langsung berdiri dan masuk ke dalam rumah Vera.


😁😁😁😁😁

__ADS_1


__ADS_2