
Film sudah diputar, suasana ruangan aula bioskop lampunya di matikan dan hanya ada sorotan cahaya dari pemutaran film yang ditayangkan. Penonton mulai mengamati film yang telah di putar. Begitu pula dengan Queen dan juga Al. Queen mengambil popcron yang berada di pangkuan Al. Cup popcron yang ada di pangkuan Al itu terus di ambil oleh Queen yang asyik melihat film.
"Gadis ini walaupun kecil makannya kuat dan juga dia benar-benar menikmati filmnya." Jawab Al.
Al yang mengambil popcron bersamaan dengan Queen yang juga memasukkan tangannya sehingga tangan mereka berdua bersatu di dalam tempat popcorn. Keduanya saling melihat satu sama lain.
"Ah maaf." Jawab Queen yang menarik tangannya.
"Ini." Jawab Al yang memberikan popcorn itu kepada Queen.
Queen yang terkejut hanya melihat Al dengan tatapan aneh.
"Aku tidak terlalu ingin makan, kau saja yang makan." Jawab Al yang melihat Queen menatapnya dengan aneh.
"Oh iya." Jawab Queen yang kembali menonton setelah memperhatikan Al.
Wajah Al yang memerah dan sedang menahan diri.
"Hampir saja aku mencium ya."Jawab Al dalam hati.
"Dasar lelaki aneh?" Jawab Queen dalam hati yang melihat film.
Setelah kejadian itu, Al hanya diam saja mencoba menikmati film. Al ingin membuka pembahasan dengan Queen, namun sepertinya Queen begitu menikmati film. Sehingga mengurungkan niatnya. Al memejamkan matanya dan menyandarkan kepalannya di bahu Queen.
"Sepertinya aku tidak ingin menganggu dia." Jawab Al dengan melihat Queen yang serius sekali menonton film yang sedang di tayangkan.
"Dia terlalu menikmati film superhero seperti itu padahal ada superhero nyata yang di sampingnya namun di cuekin. " Jawab Al dalam hati yang mengembuskan napas dan memejamkan mata sambil menyandarkan kepalanya ke bahu Queen.
Queen yang kaget melihat Al menyandarkan kepalannya membuat Queen menyingkirkan kepala Al namun Al kembali lagi melakukan hal yang sama.
"Hmmm. " Queen yang ingin menyingkirkan kepala Al lagi namun mengurungkan niatnya karena sudah di coba sekali namun kepala Al tetap menyandar ke bahu ya. Queen yang merasa terganggu akan hal itu memutuskan untuk membiarkan saja agar ia dapat menonton dengan baik.
"Sudahlah biarkan saja. Masih seru-serunya adegan ini." Jawab Queen dalam hati lalu fokus kembali menonton film.
Queen yang menyerah untuk tidak memikirkan kepala Al dari bahunya membuat Al yang berpura-pura tidur itu tersenyum tipis.
"Setidaknya aku berhasil." Jawab Al tersenyum dan tetap memejamkan matanya.
Tanpa di sadari, Al yang tadinya tertidur dengan pura-pura menjadi tertidur hingga film berakhir. Queen yang merasa bahunya kebas setelah film berakhir membuatnya membangunkan Al.
__ADS_1
"Al bangunlah, filmnya sudah selesai." Jawab Queen meminta Al untuk bangun dari tidurnya.
"Al bangun, filmnya sudah selesai." Jawab Queen yang sedang membangunkan Al dari tidur dengan menepuk pipinya agar Al cepat bangun dari tidur.
"Film ya sudah selesai dan aku tertidur?" tanya Al yang baru terbangun dan melihat Al dan sekitar.
"Iya." Jawab Queen yang sedang merenggangkan bahunya yang pegal karena sebagai penyandar kepala Al.
"Maaf aku tertidur." Jawab Al yang merasa bersalah.
"Kenapa aku dengan mudahnya tertidur saat di dekat ya." Jawab Al dalam hati.
"Mari kita keluar, semua orang sudah keluar." Jawab Queen
"Baiklah." Jawab Al.
Mereka berdua keluar dari ruang aula bioskop.
"Aku ke kamar mandi dulu." Jawab Queen.
"Oke. Aku juga." Jawab Al.
Mereka masuk ke dalam toilet. Queen hanya sebentar saja di toilet karena ingin cuci tangan. Tangan Queen yang kotor karena memakan popcorn. Sehingga Queen lebih dulu keluar dari toilet dibandingkan dengan Al
"Wah wah, ada wanita cantik yang sedang sendirian di sini."
"Iya benar. Hy cantik, boleh berkenalan dengan mu?"
"Sama aku aja duluan?" orang ketiga dari 3 pria itu mengulurkan tangannya untuk berkenalan. Queen hanya diam saja karena tidak ingin berbicara dengan lelaki seperti itu.
Queen yang menggunakan masker hitam dan rambut yang di kucir satu. Mata yang tajam melihat mereka bertiga bertingkah seperti itu
"Sombong amat sih cantik? Kami hanya ingin berkenalan."
"Iya, coba buka maskernya dulu. Pasti wajah dari balik masker itu benar-benar cantik."
"Iya tadi aku melihatnya sebelum ia menggunakan masker, makanya aku datangi memberanikan diri untuk berkenalan." Jawab yang mengulurkan tangan tadi yang tidak di sambut tangannya berahli ingin melepaskan masker Queen.
"Apa yang ingin kau lakukan?" tanya Al dengan menangkis tangan lelaki itu lalu meremasnya sekuat tenaga sehingga lelaki itu kesakitan.
__ADS_1
"Lepaskan!" ucapnya dengan wajah yang kesakitan.
Queen yang melihat hal itu hanya tersenyum di balik masker.
"Untung saja tidak aku yang bertindak." Jawab Queen yang sebenarnya sudah ingin menendang selakangan pria itu.
"Ada apa ini sayang?" tanya Al dengan cepat melepaskan tangan lelaki itu dan berahli melingkari tangan ke pinggang Queen dan bertanya kepadanya.
"Mereka ingin berkenalan. Sudahlah ayo pergi ." Jawab Queen
"Oh, mereka ingin berkenalan dengan mu? Untuk apa kalian tidak sopan seperti itu untuk berkenalan dengannya?" tanya Al dengan wajah tatapan tajam dan memberikan aura membunuh.
"Aku saja merinding. Aura apa ini?" tanya Queen dalam hati yang melirik Al ke samping. Padahal Queen ingin melepaskan pelukan Al kepadanya tapi karena situasi membuatnya tidak berani.
3 Pria yang menjadi ciut nyalinya pergi kabur begitu saja dari hadapan mereka.
"Bisa kau lepaskan tangan mu kembali." Jawab Queen yang baru berani berbicara.
"Ah iya maaf." Jawab Al yang kembali mengubah ekspresi menjadi imut di depan Queen.
"Terima kasih." Jawab Queen dengan lirih
"Sama-sama, sudah sewajarnya aku harus melindungi istri ku." Jawab Al.
"Jika bukan kau yang duluan bertindak tadi, mungkin aku sudah melakukan sesuatu hal yang sangat dirugikan oleh mereka karena telah mengganggu ku." Jawab Queen.
"Hmm. Jadi bukan karena aku telah mengusir mereka?" tanya Al.
"Aku akan menendang masa depan mereka, untung saja kau datang tepat waktu." Jawab Queen yang berjalan pergi meninggalkan tempat.
"Ha! seharusnya aku mengkhawatirkan mereka daripada mengkhawatirkan istri ku sendiri?" tanya Al dalam hati lalu menyusul Queen untuk berjalan.
Mereka berjalan menuju parkiran mobil. Al yang menekan kunci mobil dan membukakan pintu mobil kepada Queen. Sampai di dalam mobil mereka berdua kembali berbincang.
"Sudah pukul 17.00 Wib. Apakah kita mau langsung makan?" tanya Queen.
"Iya, aku akan membawamu ke suatu tempat." Jawab Al kepada Queen.
__ADS_1
"Baiklah." Jawab Queen kepada Al yang sudah memiliki tempat tujuan.
Mereka berdua pergi.