Gadis Monochrome

Gadis Monochrome
Episode 122


__ADS_3

Joy dan bawahannya melakukan rencana mereka dengan berpisah dari tempat kasih menuju ke ruang sisi TV dan juga ruang saklar listrik. Mereka menggunakan jalur tangga darurat untuk menuju ke tempat mereka.


Joy pergi ke ruang CCTV melihat situasi. Dari kaca luar terlihat bahwa hanya ada 2 orang yang berada di ruangan itu. Joy mengeluarkan sebuah bom asap yang berisi bius. Joy membuat dua orang yang berada di dalam ruangan tertidur.


Joy yang sudah melihat 2 orang yang ada di dalam ruangan itu telah tidak sadarkan diri. Joy memakai maskernya, dan masuk ke dalam ruangan. Pintu di kunci oleh Joy. Joy merapikan dua orang yang tidak sadarkan itu untuk duduk di kursi dengan posisi seperti sedang memantau CCTV agar terlihat dari kaca bawah mereka tidak pingsan. Lalu memasangkan flash disk ke CPU server yang berada di CCTV.


"Aku sudah melakukannya." Jawab Joy kepada Al.


"Oke, tunggu sebentar." Jawab Al yang langsung merentas CCTV.


"Berapa lama? Kalau aku tetap disini akan pingsan juga." Jawab Joy.


"Sabar, hanya satu menit." Jawab Al yang sedang meretas CCTV itu dengan jari-jari miliknya bergerak di keyboard laptop yang sedang dipangku olehnya.


"Oke." Jawab Joy.


"Bagaimana dengan mu?" tanya Joy kepada bawahan ya itu.


"Aku sudah berada di saklar listrik. Menunggu perintah tuan." Jawabnya.


"Tunggu." Jawab Al.


"Oke." Jawab Mereka.


Satu menit berlalu dengan layar laporan command prompt terus berjalan ketika Al dengan cepat mengetik huruf yang menyatukan menjadi bahasa pemograman untuk meretas CCTV itu.


"Selesai. Sekarang lakukan di saklar listrik. Si sana ada mesin seperti CPU juga. Pasangkan flash disk itu ke tempat USB yang berada di CPU itu." Jawab Al.


"Baik tuan." Jawabnya yang langsung menancapkan flashdisk ke CPU saklar listrik.


"Joy cabut flash disk yang ada di ruang CCTV lalu pergilah untuk bergabung kembali ke permainan yang ditawarkan oleh casino itu setelah kalian menentukan flash disk di ruangan Eldon." Jawab Al.


"Baik." Jawab Joy.


"Bagaimana dengan ku?" tanyanya.


"Tunggu sebentar lagi, aku masih merentas aliran listrik di tempat itu." Jawab Al.


"Oke."

__ADS_1


Dua menit telah berlalu, dimana Al terus memainkan jari-jarinya di keyboard untuk mengetikkan command prompt layar laptop untuk meretas listrik yang sama seperti CCTV tadi.


"Aku sudah selesai. Sekarang cabut kembali flashdisk dan bergabung dengan Joy. Aku akan menunggu kabar kalian selanjutnya sambil menjelaskan kepada kalian rencana selanjutnya." Jawab Al.


"Iya " Jawab mereka berdua.


"Walaupun investasi yang sudah kita batalkan kepada mereka membuat mereka merugi namun tidak sampai bangkrut. Jadi Aku ingin kali melakukan sesuatu." Jawab Al untuk mewujudkan rencana selanjutnya.


"Apa itu?" tanya mereka berdua bersama-sama.


"Menyamar menjadi seorang pelanggan di tempat itu namun kalian melakukan permainan yang berbeda. Joy, kalau sedikit pintar dalam bermain kartu maka lakukan permainan itu setelah datang ke ruangan Eldon. Dan kau, apa yang kau pandai dalam melakukan permainan di casino itu?" tanya Al.


"Dadu." Jawabnya.


"Baik, lakukan permainan itu. Ingat kalian hanya perlu lakukan apa yang aku perintahkan nanti. Kalian hanya cukup bermain saja. Sisanya serahkan kepada ku." Jawab Al.


"Baik. Kami sudah berada di depan ruangan Eldon. Namun ruangan menggunakan sandi." Jawab Joy.


"Sebentar." Jawab Al.


"Oke." Jawab Joy dan bawahannya itu sama-sama saling memandang dan menganggukan apa yang dikatakan oleh Al.


"Oke." Jawab Joy yang membacakan angka itu lalu bawahannya menekan angka yang berada di samping pintu.


"Kalian langsung masuk saja. Di ruangan itu tidak ada siapapun." Jawab Al.


"Oke." Jawab mereka yang sudah berhasil masuk ke dalam ruangan. Bawahanya langsung menancapkan flashdisk di CPU Eldon, sementara Joy mencari berkas yang menurut penting di dalam ruangan itu.


"Aku sudah menancapkan ya." Jawab bawahan mereka.


"Oke. Tunggu sebentar, aku akan mengcopy semua berkas milik mereka." Jawab Al.


"Baik tuan besar." Jawabnya.


Joy yang sibuk mencari hal penting di rak-rak buku di dekat meja itu. Kemudian mencari nya lagi ke laci meja dan menemukan sesuatu yang tidak terduga.


"Al, kenapa ada foto Queen di meja Eldon." Jawab Joy.


"Apa?" tanya Al.

__ADS_1


"Semua adalah informasi dari Queen. Tapi informasi Sella Queen." Jawab Joy.


"Aku mengerti, Joy. Setelah persentasi dari pengkopian online itu selesai, aku mau kau menghapus semua data yang ada di dalam komputer itu. Lalu mengambil harddisk dan juga RAM yang berada di CPU." Jawab Al.


"Oke." Jawab Joy.


5 menit berlalu, mereka selesai dan langsung keluar dari ruangan Eldon. Joy dan Bawahannya melanjutkan rencana.


"Joy, tadi aku juga memberikan 2 kacamata kepada mu. Gunakan itu dan lakukan sedikit penyamaran." Jawab Al.


"Oke." Jawab Joy.


Joy dan anak buahnya masuk ke dalam toilet. Mereka berdua sedikit merubah penampilannya untuk menyamar kan mereka dengan menata rambut menggunakan kacamata. Mereka keluar dari toilet dan langsung beraksi.


"Lakukan sepertinya aku katakan kepada kalian." Jawab Al.


"Baik." Jawab mereka.


Joy memberikan kartu atm yang berisi 7 digit kepada bawahannya. Dan mereka langsung berpisah menuju ke tempat permainan yang berada di casino sesuai dengan rencana.


Suasana di dalam casino belum terlalu banyak orang yang masuk karena memang masih pagi hari. Hanya ada hitungan 30 orang saja berada di dalam casino.


Joy langsung duduk di kursi permainan kartu yang pada saat itu ada 7 orang yang berada di meja permainan itu.


"Bisa aku ikut bermain bersama dengan kalian?" tanya Joy dengan memberikan sebuah kartu kepada seorang wanita yang berdiri. Wanita itu adalah pelayan yang menjaga kartu tersebut.


"Saya periksa dulu." Jawab wanita itu.


"Oke, tukar saja semua isi dari kartu itu." Jawab Joy. Dan Joy menjadi pusat perhatian oleh orang-orang yang duduk di meja tersebut.


"Baik, tunggu sebentar. Permainan akan di mulai kembali ketika saya kembali." Jawab wanita itu melangkah pergi.


Wanita itu mengambil kartu dari Joy. Wanita itu pergi ke kasir untuk memeriksakan kartu tersebut. Memberikan kartu itu kepada kasir. Uang yang akan di tukar dengan koin yang dijadikan sebagai pengganti uang ketika bermain di casino. Koin yang berwarna merah bernilai 1 koin 1 juta. koin yang berwarna kuning bernilai 1 koin 10 juta. Koin yang berwarna hijau senilai 1 koin 100 juta.


"Ada 2 Milyar. Berapa yang mau di tukar?" tanya kasir.


"Berapa tadi kata mu?" tanya wanita itu kepada kasir.


"2 Milyar." Jawab kasir.

__ADS_1


"Jadi laki-laki culun itu memiliki uang sebanyak ini?" tanya wanita itu.


__ADS_2