
Queen yang sarapan bersama dengan seluruh pelayan, penjaga, koki di vila. Mereka bersama-sama menikmati sarapan itu di meja makan atas paksaan hari Queen.
Mereka yang menikmati sarapan bersama Queen sambil memandang satu sama lain sambil tersenyum bahagia karena menikmati makanan bersama dengan nyoya mereka.
"Kalian terlalu kaku, jika tidak ada Al kalian lakukan hal seperti ini saja denganku. Jangan menjunjung tinggi tentang status." Jawab Queen.
"Tapi nona, jika kami sampai ketahuan oleh Tuhan akan dipecat olehnya."
"Kenapa seperti itu?" tanya Queen.
"Kami hampir sudah mengikuti Tuan Al selama 10 tahun tapi kami tidak pernah melihatnya di rumah besar. Rumah besar hanya di tinggali oleh orang-orang seperti kami ini. Dan tuan Al hanya datang ke rumah besar dalam setahun bisa dihitung. Dan ia datang juga bersama dengan tuan Joy dan tuan Sam."
"Rumah besar?" tanya Queen.
"Nona juga akan mengetahui nantinya."
"Jika Dia jarang dirumah besar lalu ke mana ia tinggal selama ini?" tanya Queen.
"Aku dengar selama ini Tuan Al tinggal di sebuah rumah yang kecil dan sederhana. Tapi mendengar kenyataan lain bahwa Tuan Al sering berpindah tempat hingga tidak tetap kemana ia pergi."
"Jadi maksud kalian, bahwa Al tidak memiliki tempat tinggal tetap karena sering berpindah jual satu tempat ke tempat lainnya. Namun, ada satu rumah yang menjadi tempat tinggal ya selama ini? Dan rumah itu bukan rumah besar yang kalian maksud?" tanya Queen.
"Iya nona, kami semua tidak mengetahui jadwal tuan bahkan nomor ponsel dan juga rumah itu. Tuan Al terlalu misterius bagi kami semua. Yang mengetahui tentang tuan Al hanya tuan Joy dan tuan Sam."
"Jadi bagaimana selama ini dia berkomunikasi?" tanya Queen lagi.
"Melalui tuan Joy dan tuan Sam."
"Oh. Lalu kaitannya dengan kalian makan bersama dengan ku?" tanya Queen.
"Karena hal itu, ketika tuan Al datang ke rumah besar kami semua harus membersihkan tempat sangat bersih tanpa ada di dan susunan barang-barang baik perabotan atau perhiasan harus rapi. Dan untuk makanan, sangat jarang sesuai selera tuan Al. Dia hanya memakan masakan yang ia masak sendiri. Di tambah, dia jarang makan bersama-sama dengan yang lainnya. Lagi-lagi hanya tuan Joy dan tuan Sam yang sering makan bersama dengan tuan Al dalam satu meja."
"Kenapa anak itu seperti itu?" tanya Queen.
__ADS_1
"Menurut rumornya karena tuan Al sudah terbiasa hidup sendiri. Semua hal bisa di kerjakan olehnya sendiri tanpa bantuan orang lain. Dan dia tidak menyukai hal-hal yang dimiliki oleh dirinya di ganggu orang lain."
"Benar. Contoh kecilnya peralatan makan seperti piring dan sendok harus khusus untuknya tanpa dipakai oleh orang lain. Begitu juga dengan dapur. Anda bisa lihat, dapur yang kami pakai dapur yang di sebelah kanan, sedangkan dapur yang di sebelah kiri itu adalah milik tuan Al. Tidak ada yang boleh memasak di dapur tuan Al."
"Raja saja tidak seperti itu. Manusia apa bos kalian itu?" tanya Queen lagi.
"Walaupun dia berbeda dari manusia normal pada sikap dan perilaku. Tuan Al adalah orang yang baik. Dia dingin terlihat tapi hangat di dalam, sama seperti nona."
"Sama seperti aku?" tanya Queen.
"Iya. Nona terlihat cuek tapi perhatikan. Hanya saja nona lebih mau berbicara banyak dengan kami di bandingkan tuan Al."
"Apa lagi yang kalian tau?" tanya Queen.
"Kalau dari sifat, tuan Al itu adalah malaikat bagi kami semua."
"Mengapa begitu?"
"Sebenarnya latar belakang kami sangat tidak baik untuk di katakan."
"Nona mengetahui tentang dunia gelap tuan Al?"
"Tentu, kalian kira aku bertemu dengannya di mana? Dia itu adalah manusia yang suka menyembunyikan identitas dirinya yang sebenarnya. Tidak perlu di bahas itu, jadi apa latar belakang kalian?" tanya Queen.
"Saya adalah wanita penghibur 12 tahun yang lalu."
"Kalau saya juga sama."
"Kalau saya adalah pembunuh saudara tiri di usia muda dan keluar penjara 7 tahun yang lalu. Bertemu dengan tuan Al di perintahkan untuk menjadi penjaga rumah besar."
"Kalau saya adalah perentas. Pernah meng-hacker sebuah perusahaan kecil sehingga di tuntut 5 tahun penjara. Setelah itu di rekrut oleh tuan Al."
"Kalau saya menanggung hutang orang tua yang bunuh diri sehingga menjadi pencopet jalanan."
__ADS_1
"Kalau saya sejak kecil tinggal di panti asuhan yang sama dengan tuan Al."
Mereka satu persatu menjelaskan pengalaman latar belakang yang dimiliki oleh mereka sehingga direkrut oleh Al.
"Jadi dia menampung kalian semua?" tanya Queen.
"Iya nona. Kami adalah orang-orang yang kehilangan arah tujuan hidup. Hingga akhirnya bertemu dengan tuan Al."
"Dan masih banyak lagi orang-orang yang seperti kamu dibantu oleh tuan Al dan di kumpulkan di rumah besar."
"Jadi rumah besar itu lebih di katakan sebagai markas atau tempat penampungan?" tanya Queen.
"Lebih tepatnya rumah bagi orang-orang seperti kami."
"Termasuk laki-laki yang baik." Jawab Queen yang sudah menghabiskan makanan di piring miliknya.
"Tuan Al memang orang yang baik. Bahkan tidak ada satupun wanita yang dibawa olehnya di rumah besar atau kami semua melihat tuan Al dekat dengan seorang wanita. Tuan Al tidak pernah bermain-main dengan wanita seperti tuan Sam atau tuan Joy. Tuan Al memiliki pemikiran yang kami saja tidak paham seperti apa."
"Bukannya dia memiliki banyak uang dan kekuasaan. Dengan mudah wanita mendekati dia." tanya Queen.
"Tidak Nona. Semua penghuni rumah besar sangat mengetahui bahwa tuan Al sangat anti dengan wanita. Ia tidak suka di dekati oleh wanita bahkan kami tidak sering berkomunikasi dengannya. Tuan Al sangat jarang berbicara dengan penghuni."
"Mungkin dia di luar playboy." Jawab Queen.
"Tidak. Walaupun tuan Al sering berganti identitas di luar sehingga banyak orang yang tidak mengenali dirinya. Dan saat dia menjadi orang lain juga tidak pernah berdekatan dengan wanita walaupun dia dalam menyelesaikan masalah yang ingin dia selesaikan. Tuan Al lebih bersikap profesional sesuai identitas yang di pakai olehnya."
"Menjadi orang lain?" tanya Queen yang tidak maksud dengan perkataan mereka.
"Kami adalah pengurus rumah besar yang sudah di percaya oleh tuan Al. Hanya beberapa orang yang mengetahui wajah asli tuan Al. Karena tuan Al selalu menggunakan topeng serigala."
Queen yang mendapatkan jawaban itu langsung berpikir tentang kejadian saat mereka datang ke kantor polisi.
"Jadi itu alasan dia memakai topeng di kantor polisi." Jawab Queen dalam hati.
__ADS_1
"Dan terkadang tuan Al menjadi penghuni baru di rumah besar hanya untuk mencari tahu apakah ada penghianat atau tidak. Atau hanya sekedar ingin mengetahui siapa saja yang sudah bekerja dan tidak bekerja."