Gadis Monochrome

Gadis Monochrome
Episode 183


__ADS_3

"Anak ini berfikir begitu baik tentang segala hal yang berkaitan dengan Queen. Ku fikir dia memang lelaki yang pantas untuk berada di sisi Queen. Aku mulai menyukainya dan juga sedikit berkurang rasa khawatir kepadanya." Jawab Bram dalam hati.


"Kita akan meletakkan ini kemana ayah?" tanya Al yang bertanya kepada Bram yang masih terdiam karena sedang berfikir.


"Ke dalam gudang." Jawab Bram kepada Al.


Mereka membawanya ke dalam gudang, Bram yang membuka gudang yang berada di belakang rumah mereka dari jalan kebun. Al yang melihat langsung isi dalam gudang terkejut.


"Tempat yang benar-benar sudah tua namun terlihat sangat bersih dan rapi." Jawab Al.


"Hahaha, tentu saja. Kebersihan itu adalah hal yang utama dalam membuat sebuah makanan atau minuman. Dan untuk kerapian memang harus di jaga dengan benar." Jawab Bram.


"Ternyata ada mesinnya juga." Jawab Al.


"Tentu saja. Zaman terus berkembang kalau dulu menggunakan kaki, lalu beralih dengan kayu dan sekarang mesin." Jawab Bram.


"Ini untuk?" tanya Al tentang alat yang ada di depannya.


"Mesin Crushing. Mesin ini berfungsi untuk menghancurkan buah anggur lalu memisahkan antara ampas dengan air yang telah di keluarkan oleh buah ketika di hancurkan." Jawab Bram.


"Oh begitu. Bagaimana dengan proses pembuatan Wine itu sendiri ayah?" tanya Al yang memang memiliki sifat ingin tahu dalam segala hal.


"Memanen (harvesting): Proses pembuatan wine pertama diawali dengan memanen. Pada proses ini dipilih anggur yang memiliki tingkat keasaman, manis dan rasa yang tepat. Tingkat keasaman dan manis anggur harus seimbang. Proses memanen pun tergantung dari cuaca. Untuk hasil yang berkualitas, para pembuat wine (winemaker) memanen tidak menggunakan mesin melainkan tangan mereka sendiri. Hal ini dikarenakan dikhawatirkan mesin dapat merusak kualitas anggur. Seperti yang kita lakukan saat ini." Jawab Bram yang memperlihatkan anggur yang sudah ada di gerobak yang telah di dorong.


"Lalu?" tanya Al kepada Bram lagi.


"Kau ingin mencoba membuat Wine?" tanya Bram.

__ADS_1


"Apakah boleh Ayah?" tanya Al yang begitu senang.


"Tentu saja. Sekarang bantu aku untuk mencuci semua anggur ini dengan air yang mengalir. Kita hanya perlu memasukkan ke mesin yang sebelah sana." Jawab Bram kepada Al.


Ada mesin yang akan mencuci bersih anggur yang telah di panen. Al dan Bram mengangkat anggur dari gerobak untuk di masukkan ke dalam mesin pencuci yang telah di hidupkan airnya oleh Bram. Hanya membutuhkan 10 menit sudah selesai mencuci bersih semua anggur yang berada di gerobak.


"Setelah ini kita pindahkan ke mesin Crushing." Jawab Bram.


" Mesin ini digunakan untuk proses saat dimana anggur siap untuk dihancurkan. Penghancuran dengan mesin meningkatkan kualitas dan ketahanan wine. Untuk menghasilkan white wine, maka dalam proses penghancuran anggur akan dipisahkan kulit, biji dan dagingnya agar menghasilkan warna bersih yang diinginkan." Jawab Bram menjelaskan saat mereka memasukkan anggur ke dalam mesin Crushing.


"Lihat, air yang keluar dari mesin itu. Itulah air buah anggur yang akan menjadi wine." Jawab Bram.


"Setelah ini Ayah?" tanya Al lagi.


"Fermentasi (fermentation) adalah proses fermentasi dimulai selama 6-12 jam ketika ditambahkan ragi. Proses ini berlanjut sampai memberikan gula. Air hasil fermentasi akan berubah menjadi alkohol. Untuk menghasilkan wine dengan cita rasa yang manis, maka winemaker akan menghentikan proses ini sebelum gula berubah menjadi alkohol. Proses fermentasi bisa dilakukan dimana saja selama 10 hari hingga 1 bulan bahkan lebih." Jawab Bram yang menjelaskan. Sebuah wadah seperti mangkok besar yang menampung air buah anggur.


"Semakin lama akan semakin bagus. Namun biasanya ayah membuatnya hanya sebulan saja di dalam gentong ini. Kemudian akan di letakkan ke dalam botol kemasan. Nah, di botol kemasan inilah akan di tulis tanggal pembuatan. Dan botol-botol itu akan di simpan dengan baik. Semakin lama penyimpanan maka semakin mahal harga ya. Karena kualitas rasa yang di tawarkan benar-benar enak." Jawab Bram.


"Penjelasan formal ya itu penjernihan (Clarifycation), setelah proses fermentasi selesai, maka dimulai proses pemisahan ragi, tannins dan protein. Wine akan dipindahkan ke dalam bejana seperti oak barrel atau stainless steel tank sehingga Wine akan menjadi jernih dan bersih." Jawab Bram lagi menjelaskan.


"Penuaan & Pengemasan: Proses membuat wine di tahap terakhir ini memiliki 2 pilihan yaitu langsung di kemas pada botol atau dituakan (aging). Proses penuaan wine akan menghasilkan wine dengan rasa yang halus." Jelas Bram kembali.


"Jadi ayah memilih untuk pengemasan botol?" tanya Al.


"Iya begitulah. Tinggalkan itu, biar mesin itu berjalan dengan sendirinya. Kau kemari lah ikut ayah melihat anggur yang sudah di fermentasi selama sebulan." Jawab Bram.


"Oke ayah." Jawab Al.

__ADS_1


 "Wine adalah salah satu minuman yang berbahan anggur. Untuk beberapa orang, menikmati wine lebih pas saat ada momen spesial. Proses pembuatan wine yang sangat kompleks dan detail ini diawali dengan menuai anggur segar berkualitas untuk menghasilkan rasa wine yang nikmat." Jawab Bram saat mereka bersama-sama melangkah ke arah kanan untuk melihat wadah yang menampung anggur yang telah di fermentasi selama sebulan.


"Lihatlah?" Jawab Bram lagi saat membuka penutupnya.


"Aroma ya benar-benar menggoda selera." Jawab Al.


"Kau juga jago mabuk?" Jawab Bram.


"Hahaha. Bisa sih ayah, hanya saja tidak terlalu suka meminum alkohol yang berlebihan kecuali terpaksa." Jawab Al kepada Bram.


"Hahaha, kau terlalu jujur. Padahal Ayah ingin mengajak mu minum sepuasnya setelah dari sini." Jawab Bram.


"Hahah, jika hanya sedikit mungkin aku bisa ayah." Jawab Al.


"Hahaa." Bram yang berbicara dengan Al juga sambil menghidupkan mesin pengemas yang akan mengemas anggur yang telah di fermentasi selama sebulan itu di pindahkan ke dalam botol-botol kosong yang sudah di sediakan. Semua proses hampir keseluruhan melalui mesin.


"Jadi keseluruhan proses menggunakan mesin? Dan ayah sendiri yang mengatur ini?" tanya Al.


"Iya. Lagian hanya mengecek saja dan melihat proses ya tanpa bekerja sampai lelah.Jadi hanya Ayah dan Mama yang bekerja di sini." Jawab Bram.


"Apakah tidak ingin membayar pekerja?" tanya Al.


"Hahaha, sudah ayah katakan. Kalau proses di sini hanya boleh keturunan asli atau menantu dari keturunan asli. Yang tidak ada kaitannya dengan keluarga tidak boleh." Jawab Bram.


"Lalu untuk produksi yang biasa di kirim ke berbagai negara itu bukannya dari kemasan botol yang seperti ini juga?" tanya Al yang memegang sebuah botol wine yang sudah siap dari proses mesin itu.


" Untuk itu, pabrik ya tidak jauh dari sini. Kalian tadi kemari juga melihat ada beberapa hektar kebun anggur yang di lewati? Dan ada sebuah pabrik besar yang ada di ujung kebun ini? Di sanalah tempat ya." Jawab Bram.

__ADS_1


.


__ADS_2