Gadis Monochrome

Gadis Monochrome
Episode 59


__ADS_3

Mobil yang membawa Zaki sudah sampai di alamat rumah Bram. Saat Zaki melihat situasi ke arah rumah Bram, terlihat pintu besi gerbang rumah terbuka dengan sebuah mobil hitam yang terparkir di depan pintu rumah.


"Apakah orang ya ada?" tanya Zaki dalam hati dan masih di dalam mobil dengan memperhatikan keadaan sekitar.


"Tuan tidak turun?" tanya supir.


"Nanti saja." Jawab Zaki.


Fealing Zaki yang sejak tadi sudah tidak enak sehingga tidak langsung turun dari mobil dan masuk ke dalam rumah Bram. Zaki melihat dua orang yang baru keluar dari mobil hitam itu dan berpencar masuk ke rumah. Satu orang dari depan pintu dan satu orang lainnya pergi ke belakang rumah.


Tidak tahu apa yang sedang dilakukan 2 orang itu di dalam rumah Bram. Tapi terlihat mencurigakan. Zaki saya ingin mengetahui lebih dekat apa yang sedang dilakukan oleh mereka membuat patung dari mobil dan mengatakan kepada sopir untuk tetap berada di dalam mobil.


Zaki bersembunyi dari 2 orang itu untuk mendekati mereka. Zaki mendengar bahwa mereka berdua tidak menemukan keluarga Bram lagi. Mereka juga membuka rumah itu dengan paksa tapi tidak menemukan apapun.


"Bagaimana ini? Bos pasti marah karena kita tidak dapat menemukan lelaki itu."


"Kemana yang lainnya? Apakah mereka mendapatkan informasi yang lainnya?"


Saat mereka berdua sedang berdialog dan memutuskan untuk pergi meninggalkan rumah Bram tiba-tiba mereka mendapat telepon tentang keberadaan keluarga Bram.


"Ayo pergi. Mereka masuk ke dalam tol."


Bram yang mendengarkan pembicaraan mereka langsung mengikuti mereka menggunakan mobil yang terparkir di depan pintu rumah Bram.


"Kita ikuti mereka." Jawab Zaki kepada supir.


Mereka mengikuti dua orang yang tidak asing itu ke jalan tol.


Tiba di tol, Zaki melihat ada sosok yang di kenalnya.


"Bukannya itu adalah salah satu orang yang pernah bersama dengan tuan Biel?" tanya Zaki dalam hati melihat orang itu keluar dari mobil dan menghajar beberapa orang.


"Aku benar-benar tidak salah lihat." Jawab Zaki langsung mengambil ponselnya untuk mendapatkan bukti dengan cara memotret apa yang sedang dilihat kalinya.

__ADS_1


"Tuan bagaimana?" tanya supir.


"Kau keluar saja pura-pura membenarkan mesin mobil." Jawab Zaki


"Baik tuan." Jawab supir.


Mereka yang melakukan akting itu untuk tidak dicurigai oleh mereka yang sedang berhenti di jalan tol dengan memukul satu arah. Hanya melihat itu Zaki mengetahui bahwa mereka adalah orang bawahan dari lelaki yang sering bersama Biel.


"Kenapa lelaki itu ada di sini. Dan apa kaitannya dengan Biel?" tanya Zaki dalam hati.


Mereka hanya berhenti sebentar, setelah puas memukulinya mereka kembali masuk ke dalam mobil dan melanjutkan perjalanan mereka.


"Jangan sampai gagal lagi. Ikutin mereka serang juga. Mereka menggunakan mobil ini dengan platnya ini." Jawab lelaki itu dengan memberikan file mobil Stella dan Bram kendarai.


"Baik bos." Jawab mereka bertiga.


Zaki juga mengikuti mereka dengan cara mendahului mobil mereka gambar pura-pura berhenti di tempat pemberhentian jalan tol. Tidak di sangka, mobil yang telah diikuti oleh Zaki juga berhenti di situ. Mobil yang di ikuti oleh Zaki berhenti di sebuah mobil hitam di depannya. Mereka keluar dan mengetuk mobil hitam itu.


"Apa yang di lakukan mereka?" tanya Zaki dalam hati.


Zaki yang penasaran, ia keluar dari mobil setelah orang-orang yang di ikuti mereka pergi. Dan saat itu Zaki mengehentikan suami istri itu untuk masuk ke dalam mobil.


"Maaf tuan dan nyonya. Boleh saya bertanya mengapa orang-orang itu menghentikan kalian?" tanya Zaki.


Suami istri itu saling memandang satu sama lain memberikan kode isyarat.


"Kami juga tidak mengetahui mengapa mereka datang. Mereka hanya bertanya kami mau kemana." Jawab sang istri.


"Ada apa ya?" tanya sang suami.


"Saya hanya penasaran apa yang mereka lakukan. Terima kasih." Jawab Zaki.


Jadi mereka mengejar Bram namun tidak menemukan petunjuk apa pun?" tanya Zaki dalam hati sambil berjalan menuju mobilnya.

__ADS_1


"Tuan kita mau kemana lagi?" tanya supir Zaki.


"Kita kembali ke rumah Bram. Mungkin kita dapat menemukan sesuatu di sana." Jawab Zaki.


"Rumah yang tadi?" tanya Supir.


"Iya, rumah yang tadi." Jawab Zaki


Mereka keluar dari jalan tol menuju ke rumah Bram. Sedangkan suami istri itu sudah dapat bernafas lega karena telah selesai menjalankan perintah.


Zaki yang tiba di rumah Bram memerintahkan supir untuk menutup pintu gerbang dan menunggu Zaki di luar.


Zaki yang langsung dapat masuk ke dalam rumah Bram tanpa menggunakan kunci karena sebelumnya orang suruhan Biel sudah merusak pintu rumah itu.


Zaki yang masuk rumah dengan melihat perabotan yang berada di dalam rumah telah ditutupi oleh kain putih. Di mulai dari ruang tamu dengan sofa yang ditutupi kain putih. Zaki berjalan lagi menuju ke lorong gambar di dekat ruang tamu.


Yah, kamar Bram dan Stella itu dekat dengan kamar tamu. Zaki masuk ke dalam kamar dan melihat tempat tidur yang sudah di tutupi kain putih juga. Zaki membuka lemari dan beberapa laci yang ada di dalam kamar itu untuk mencari sesuatu yang dapat dijadikan sebagai petunjuk. Namun, semuanya kosong.


Saat Zaki ingin melangkah keluar, matanya tertuju ke sebuah bawah tempat tidur yang asa sebuah foto terjatuh. Zaki mengambilnya untk melihat lembaran foto apa yang terjatuh itu. Saat Zaki mengambilnya, ternyata itu adalah foto keluarga. Ada 3 orang di dalam photo itu.


Queen Sella yang berada di tengah dalam foto itu dengan Stella di sebelah kanan dan Bram di sebelah kiri.


"Jadi benar ini adalah rumah yang pernah di tinggali oleh Queen dan keluarganya?" tanya Zaki dalam hati yang sedang memegang foto selembar itu.


Zaki kembali mencari setiap sudut di dalam rumah untuk menemukan petunjuk lainnya namun tidak menemukan apapun kecuali hanya selembar kertas itu saja. Sudah ke dalam kamar Queen namun tidak ada, di dapur dan tempat lainnya.


"Mereka benar-benar menghilangkan jejak dengan meninggalkan rumah ini dengan begiru bersih." Jawab Zaki yang sedang berdiri dengan melihat sekeliling rumah di ruang tamu.


Zaki yang berjalan melangkah akan keluar dari rumah ini dan menguncinya dari luar dengan hanya menutup saja. Dan saat ia mau masuk ke dalam mobil tiba-tiba ada mobil lain datang.


"Anda siapa?" tanya orang yang baru datang.


"Saya hanya mencari seseorang yang ada di rumah ini namun sepertinya tidak ada." Jawab Zaki.

__ADS_1


"Saya pemilik sekarang." Jawab seseorang yang menjadi pemilik rumah Bram sekarang.


"Saya mencari pemilik lama. Maaf telah menganggu." Jawab Zaki yang berpamitan dan langsung pergi begitu saja karena tidak ingin berlama-lama.


__ADS_2