
Ibu Queen yang sudah jatuh cinta dengan orang biasa. Keluarga yang menentang akan hal itu membuat, Princess diusir keluar dari rumah. Dan Princess tetap memilih lelaki yang di cintai ya walaupun tidak memiliki banyak harta.
Biel Abraham, itulah nama adik tiri dari ibu. Sosok yang memiliki latar belakang mafia yang tidak di ketahui oleh keluarga Abraham. Ia adalah pembisnis yang tidak menjalankan bisnis secara bersih. Namun semua yang dilakukan dia hanyalah semata-mata untuk meminta kekuasaan dengan cara yang mudah.
"Jadi Biel yang melakukan semua ini?" tanya Queen dalam hati saat membaca bagian itu.
"Ayah juga tidak mengetahui dengan jelas bagaimana Biel melakukan hal itu. Dan entah hal apa lagi yang telah di lakukan olehnya. Hanya saja ku harap jangan berdekatan dengannya. Dan ku harap Queen jangan melakukan balas dendam. Bahagia dengan cara mu sendiri. Ayah hanya memberikan kejelasan apa yang sudah ayah ketahui. Karena ayah mengetahui hal ini dari orang yang telah memerintahkan ayah untuk membunuh keluarga mu. Maaf karena terlambat mengetahui ya dan maaf telah melakukan merenggut kebahagiaan mu. Ayah hanya bisa menebus dosa itu semua dengan menjaga mu. Semoga kau bisa memaafkan ayah." tulisan di buku diary Alex.
"Tidak seharusnya aku membenci ayah, jika waktu itu adalah pembunuh lain, mungkin aku tidak akan mengetahui keberadaan ini dan tidak bisa hidup hingga saat ini. Aku malah ingin berterima kasih kepada Ayah karena telah menjaga dan merawat ku dengan baik. Walaupun selama ini ayah mendidik ku dengan cara yang keras, tapi semua itu hanya karena ingin aku tumbuh menjadi sesosok wanita tangguh yang tidak lemah dan mudah di tindas orang lain." Jawab Queen setelah membaca lembaran itu.
Queen membuka lembaran berikutnya demi lembaran berikutnya. Membaca tentang kisah Alex sendiri, hingga sampai tiba di lembaran 3 halaman terakhir.
"Jika kau lebih memilih untuk mengetahui kebenaran yang terjadi 20 tahun dengan cara sendiri. Ayah tidak akan pernah melarang dan menahan mu. Karena semua pilihan ada di tangan mu. Tapi ayah harap, kau memilih seorang pendamping yang mampu menyokong mu untuk melakukan itu. Ayah pernah menolong seorang anak lelaki. Dia memiliki mental kuat, ambisi yang luar bisa hingga saat ini dia sudah menguasai banyak hal yang tidak aku duga. Ku kira dia selama ini hanyalah seorang anak yang penuh dengan dendam karena kehilangan kedua orangtua."
"Orangtuanya meninggal karena banyak hutang ke keluarga Abraham, ada kaitannya dengan keluarga Abraham walaupun sebenernya bukan keluarga Abraham keseluruhan. Saat itu aku hanya di perintahkan oleh seorang yang memiliki kekuasaan di negara Boyalia. Tapi karena kekuatan, ketangguhan dan kegigihan ia, Anak itu telah merebut sedikit demi sedikit kekuasaan Boyalia hingga berada di tangannya. Dan ia telah membalaskan dendam ya."
"Karena telah membalaskan dendam ya itu, saat ini dia tidak memiliki tujuan yang jelas. Dan ia ingin membalas keluarga Abraham namun tidak memiliki bukti yang jelas. Ia tidak bisa menyalahkan keluarga Abraham dan ayah juga tidak bisa membuktikan apapun. Karena saat itu terlalu rumit untuk di jelaskan. Tapi, ayah harap kalian bisa saling melengkapi. Mungkin saja jika kau bersama dengannya. Ayah akan tenang melihat kalian. Ayah bisa merasa lega karena sudah menyerahkan mu kepadanya. Dan tidak ada yang lebih pantas lagi selain dia yang menjadi pendamping mu. Tapi tetap seperti sebelumnya, ayah hanya memberikan sebuah pilihan untuk mu. Semua tentang pilihan mu" dalam tulisan 2 lembar terakhir.
"Namanya adalah Altezza Altaric, seorang pembisnis properti, perhotelan, wisata dan emas. Bukan hanya menjadi sosok milyader muda tapi juga seorang yang memiliki kekuasaan di dunia gelap dan hukum. Kekuasaan dan kekuatan yang di dapatkan dia saat ini tidak lepas karena kemampuan dia yang melebih lelaki biasa. Ada hal yang berbeda dari laki-laki biasa dari dirinya. Yaitu bertahan hidup yang penuh dengan keajaiban. Dan dia memiliki kekuatan fisik yang begitu mengagumkan. Otak yang jenius. Dia lelaki yang luar biasa."
"Jadi itulah alasan Ayah mengirimkan pesan untuknya? Jadi dia tidak bohong dengan ku?" Tanya Queen dalam hati lalu menutup buku diary itu yang sudah siap ia baca.
__ADS_1
Queen mulai mengerti situasi yang terjadi pada kehidupannya 20 tahun yang lalu hingga saat ini. Queen juga sedang memikirkan tindakan apa yang akan dilakukannya ke depan.
Flashback Off
Queen yang sudah selesai makan bersama dengan pada malam itu. Queen memulai percakapan awal dengan Al.
"Bagaimana kau bisa menyetujui dengan cepat permintaan dari ayah untuk menikahiku?" tanya Queen.
"Uhukhhh," Al tersedak dan langsung meminum air mineral.
"Maaf aku terkejut, kau sudah mau membahas akan hal itu?" tanya Al langsung setelah minum air.
Queen hanya terdiam dengan wajah yang datar.
"Bagaimana bisa kau jatuh cinta dengan ku?" tanya Queen.
"Tentu saja aku sulit menjelaskannya dengan kata-kata tapi yang pasti aku selalu penasaran tentang dirimu dan juga semakin aku mengenal dirimu Aku selalu ingin kau menjadi wanita ku " Jawab Al.
"Jika seperti itu, itu namanya obsesi saja." Jawab Queen.
"Jika hanya sekedar obsesi mungkin aku akan memaksamu sejak awal dan tidak ingin merencanakan persetujuannya terlebih dahulu." Jawab Al.
__ADS_1
"Hmmm. Aku akan menikah dengan mu tapi dengan dua syarat." Jawab Queen.
"Dengan 2 syarat?" tanya Al.
"Iya." Jawab Queen.
"Katakanlah." Jawab Al.
"Pertama, bantu aku melakukan balas dendam dengan keluarga Abraham. Kedua, jika dalam setahun aku tidak bisa mencintai mu maka bebaskan aku setelah membalaskan dendam." Jawab Queen.
"Oke." Jawab Al.
"Oke?" tanya Queen yang heran karena Al dengan begitu cepat menyetujui permintaan.
"Kenapa?" tanya Al.
"Aku yang seharusnya bertanya kenapa kau menyetujui hal itu dengan cepat." Jawab Queen.
"Karena kesempatan tidak akan datang untuk kedua kalinya. Kau sudah memberikan kesempatan untuk ku maka aku harus melakukan dengan baik. Apalagi permintaan mu itu tidak sesulit yang aku fikirkan tadi." Jawab Al.
"Tidak sulit?" tanya Queen.
__ADS_1
"Bukannya hanya menjadi menyokong mu ketika kau membutuhkan bantuan untuk balas dendam? Kau bisa memakai diriku sebagai tameng kekayaan, kekuasaan atau hal lainnya dari Ki. Karena sudah sewajarnya aku melakukan itu, kau adalah wanita ku. Dan untuk membuat mu jatuh cinta kepada ku, aku akan melakukan yang terbaik. Aku punya keyakinan untuk meluluhkan hati mu dan menjadi cinta pertama sekaligus cinta terakhir untuk mu. Seperti bunga tulip yang memiliki arti cinta pertama dan cinta sejati yang bersatu. Aku akan berusaha selama waktu yang sudah kau tentukan selama kau mengizinkan dan mau mencoba. Itu lebih dari cukup untuk ku." Jawab Al yang santai berbicara dan tersenyum kepada Queen.