
Semua orang yang mendengarkan penjelasan Al yang begitu tegas dan juga menakutkan. Mereka saling mengerti satu sama lain saat Al menjelaskan tentang sebuah penghianatan.
"Baik tuan, kami akan lebih memperhatikan setiap bawahan kami untuk tidak ada penghianat lagi."
"Iya kami akan melakukan dengan baik."
"Kami akan memperhatikan lagi."
"Kami akan melakukan yang terbaik."
Semua orang bersemangat untuk melakukan yang terbaik.
"Dan yang kelima sebagai tambahan. Aku ingin 5 orang orang yang dapat dipercaya dari setiap bawahan yang kalian pimpin. Berarti ada 50 orang dari kalian yang masing-masing mengirimkan 5 orang yang terbaik." Ucap Al kepada mereka.
"Baik tuan." Jawab mereka.
"Apakah ada pertanyaan?" tanya Al.
Semua orang hanya mendiam mengangguk karena sudah tidak ada lagi pertanyaan yang ingin ditanyakan oleh mereka. Semuanya sudah jelas dari penjelasan apa yang diperintahkan oleh Al.
"Baguslah. Jika nantinya ada pertanyaan maka tanyakan langsung kepada Joy. Dan aku harap kalian tetap memegang kuat simbol dari organisasi kita. Menyendiri dan selalu berkelompok." Jawab Al.
"Pasti kamu akan selalu ingat tentang hal itu." Jawab mereka semua bersama.
Seperti seekor serigala akan sangat liar dan juga hidup bergerombolan dengan kelompok tetapi tidak pernah mengganggu hewan lainnya kecuali nggak diganggu. Itulah yang di maksud dengan menyendiri dan berkelompok.
Al yang selalu memberitahukan kepada bawahannya untuk tidak mencampuri urusan orang lain atau kelompok lain selama kelompok itu tidak mengganggu kelompok mereka. Dan selalu mengerti balas budi. Dan mereka harus saling menghormati, menyayangi dan melindungi sesama rekan.
"Sisanya aku serahkan kepada mu Joy." Jawab Al.
"Tuan tidak disini saja malam ini?" Jawab Joy.
"Tidak, aku akan ke perusahaan untuk menyelesaikan beberapa dokumen yang belum sempat aku tandatangani. Dan ada proyek yang harus aku pelajari." Jawab Al.
"Kenapa harus terburu-buru?" tanya Joy.
"Karena dua hari ke depan aku tidak ingin diganggu oleh kalian." Jawab Al.
"Selamat menikmati liburan bos." Jawab Joy yang sudah mengetahui bahwa Al akan bersama dengan Queen di Sabtu dan Minggu.
....
Jumat, di pagi hari Queen seperti biasanya sudah bangun dan langsung bersiap-siap untuk pergi ke kampus. Queen membuka pintu kamar dan melihat dua orang yang menjaganya sudah menyediakan sarapan pagi.
"Selamat pagi nona Queen." Jawab mereka berdua.
"Pagi, bagaimana tidur kalian?" tanya Queen.
__ADS_1
"Sangat nyenyak dan kami berterima kasih karena menyenangkan menjaga nona."
"Nona, kami sudah menyediakan sarapan Anda. Silahkan." Jawab ya.
"Terima kasih." Jawab Queen.
Queen berjalan ke meja makan dan duduk untuk menikmati sarapannya sambil mengajak mereka untuk bergabung. "Kalian tidak ikut sarapan?" tanya Queen.
"Tidak nona, kami sudah lebih dulu sarapan." Jawab mereka.
"Baiklah. Tapi lain kali jangan terlalu banyak membeli makanan karena sangat mubazir jika tidak ada yang memakannya." Jawab Queen.
"Baik nona, lain kali kami akan menanyakan terlebih dahulu makanan apa yang ingin anda makan." Jawab mereka.
"Itu lebih bagus." Jawab Queen.
Queen memakan sandwich yang sudah disediakan oleh mereka di meja makan dan meminum segelas susu hangat.
"Nona saya antar ke kampus." Jawabnya.
"Hmmmm, baiklah. Tapi jangan sampai masuk ke dalam gerbang cukup antarkan aku di depan gerbang saja." Jawab Queen.
"Baik nona."
Satu pengawal tinggal di dalam rumah untuk membereskan apartemen Al. Dan seorang lagi pergi bersama Queen untuk mengantarkan ke kampus. Ia mengantarkan kan dengan menggunakan mobil yang cukup mewah.
"Saya tidak tahu nona, mungkin ada ratusan. "
"Ratusan?" tanya Queen kaget.
"Iya nona, karena tidak perlu membeli mobil. Mobil yang digunakan ini hampir semua adalah mobil pemberian."
"Pemberian?" tanya Queen lagi menjadi heran.
"Iya, dari beberapa perusahan produksi mobil yang bekerja sama dengan Tuan Al akan selalu mengirimkan mobil terbaru ketika mereka mengeluarkan jenis model terbaru."
"Wah, benarkah?" tanya Queen.
"Iya nona, tapi sering sekali tuan Al menolak ya. Dan ia lebih memilih membeli mobil yang dikirimkan itu ketika ada bawahannya yang menginginkan mobil itu. Dan begitu pula dengan kendaraan lainnya."
"Apa dia sekaya dan sekuasa itu?" tanya Queen.
"Lebih tepatnya, dia adalah sosok lelaki yang tidak nyata. Seperti sebuah dongeng atau hanya sekedar cerita fiksi."
"Mungkin itu lebih tepat untuknya." Jawab Queen.
Mereka sampai, pengawal yang mengantarkan Queen memberhentikan mobilnya di depan gerbang. Ia berjalan ke arah pintu mobil untuk membukakan pintu Queen.
__ADS_1
"Terima kasih. Aku sulit untuk memanggilmu karena peraturan yang diberikan oleh Al."
"Tidak apa-apa nona, anda bisa memanggil saya sesuka anda saja." Jawabnya tersenyum.
Karena Al berpesan untuk tidak memberitahu nama asli mereka berdua. Dan orang-orang seperti mereka hanya menggunakan nama samaran atau nama panggilan dalam kelompok mereka.
"Baiklah." Jawab Queen yang mengambil tasnya.
"Semangat belajar nona." Jawabnya.
"Iya." Jawab Queen yang melangkah pergi meninggalkanmu di depan gerbang.
Queen melangkah berjalan menujukan ke kelas. Sampai di kelas, semua orang sedang membicarakan tentang ujian yang mendatang dan juga semangat tentang acara camping bersama.
"Queen akhirnya kau datang. Camping sudah di tentukan. Setelah ujian semester berlangsung yang lainnya diadakan selama 5 hari. Dan Di hari Sabtu dan Minggu yang jatuh pada tanggal Minggu depan kita akan mengadakan camping bersama." Jawab Fiona yang langsung menyambut kedatangan Queen yang duduk disampingnya.
"Benarkah?" tanya Queen.
"Iya. Kau harus ikut bersama ku. Kita akan satu tenda bersama." Jawab Fiona.
"Akan aku usahakan untuk pergi." Jawab Queen.
"Ahhh, terima kasih." Jawab Fiona.
Dosen masuk ke dalam kelas mereka dan mempresentasikan materi yang dibawakan oleh hingga sebelum kelas diakhiri, dosen itu memberikan pengumuman yang telah dibicarakan oleh banyak orang di kelas.
"Aku harap yang kalian nantikan bukan hanya sekedar camping bersama setelah ujian. Tapi mempersiapkan ujian dengan baik sehingga mendapatkan hasil yang baik dan menikmati camping bersama dengan penuh kebahagiaan. Selamat siang."
"Senin sudah ujian dan juga kita sudah mempersiapkan beberapa materi yang telah kita cari dari buku-buku di perpustakaan. Kita sudah memiliki bahan yang akan di bacakan, hanya tinggal belajar ulang untuk lebih mengingat. Jadi bisakah kita pergi makan siang bersama?" tanya Fiona.
"Aku sangat lapar, please temani aku makan." Jawab Fiona lagi.
Suara pesan masuk dari ponsel Quuen.
"Jam berapa aku bisa menjemputmu?" tanya Al.
"Tapi Aku memiliki janji dengan orang lain." Jawab Queen setelah membaca pesan Al.
"Sebentar saja. Hanya untuk makan." Jawab Fiona.
"Baiklah. Tapi ingat jangan terlalu lama." Jawab Queen.
"Iya aku janji. Jadi ini oke?" tanya Fiona.
"Iya." Jawab Queen.
"Baguslah, ayo kita pergi ke restoran steak yang legendaris itu." Jawab Fiona.
__ADS_1
"Kemana?" tanya Queen.