
Selamat Membaca!
Jangan lupa like, komentar, vote, hadiah dan juga terus ikuti episode-episode selanjutnya. Dan jangan lupa follow Instagram author Wichan606 dan juga tik tok author wichan606
Di pagi hari, Queen yang terbangun bertepatan dengan Al yang masuk ke dalam kamar membawa sarapan pagi.
"Sudah bangun? Baru saja aku ingin membangunkan mu karena sudah pukul 9 pagi. " Jawab Al yang baru saja melangkah dan mendekatkan dirinya ke arah Queen. Meletakkan sarapan di samping meja kecil di samping tempat tidur.
"Hmmm." Ucap Queen yang masih melihat kanan dan kiri.
"Tunggu sebentar, aku akan menyiapkan air hangat untuk mu." Jawab Al yang berjalan ke arah toilet menyiapkan air hangat.
"Aku sudah menyiapkannya, bersihkan diri mu lebih dulu. Setelah itu makan sarapannya." Jawab Al kepada Queen yang baru saja keluar dari toilet.
Queen hanya menganggukkan kepalanya dengan malas berjalan turun dari tempat tidur. Al yang tiba-tiba mendekati Queen dan memberikan ciuman selamat pagi pada kening Queen.
"Semangat lah, aku ke taman dulu." Ucap Al kepada Queen dengan tersenyum setelah mencium keningnya. Queen yang terkejut langsung melotot. Seketika tersadar dari tidur. Ingin berbicara namun ternyata, Al sudah tidak ada di dalam kamar. Al sudah keluar dari kamar.
"Di mana dia?" tanya Queen yang mencari keberadaan Al di sekitar.
Queen baru tersadar apa yang di katakan oleh Al kepadanya.
"Ah sudahlah, tidak mungkin aku mengejarnya sekarang dengan keadaan seperti ini hanya untuk membuatnya tidak mengulangi hal yang sama." Jawab Queen yang membiarkan hal itu saja dan pergi mandi
Sedangkan di tempat lain,
"Apa yang sebenarnya terjadi?" tanya Eldon yang menerima perintah bahwa Biel memintanya untuk bertemu.
"Apa jangan-jangan semua usaha yang di bawah kendali ku telah hancur membuat bos manggil ku kali ini? " tanya Eldon dalam hati.
__ADS_1
Eldon yang sudah bersiap langsung mengambil kunci mobilnya dan keluar dari kamar. Elena yang melihat sang ayah seperti terburu-buru pergi sampai tidak sempat sarapan bersama dengan di meja makan.
"Ayah tidak sarapan terlebih dahulu?" tanya Elena.
"Tidak. Ayah sedang buru-buru." Jawab Eldon yang langsung pergi meninggalkan rumah. Elena yang sudah siap sarapan berjalan ke arah sofa dan menonton siaran televisi.
"Telah terjadi aksi perlindungan antara abdi negara dengan mafia. Mereka yang tidak ingin menyerahkan diri akibat kesalahan yang telah menjadi mafia kayu dan binatang yang dilindungi oleh negara mengakibatkan mereka mati di tangan tentara. Untuk melindungi diri dari 4 orang mafia yang telah ingin melarikan diri dengan cara menyerang para tentara. Mereka semua telah dikalahkan oleh para tentara sehingga kehilangan nyawa mereka. Berikut keterangan dari Jendral." Ucap reporter pembawa berita di dalam televisi.
"Mereka berempat sudah menjadi buronan para aparat namun saat mereka di temukan dan akan di tangkap. Mereka telah berbagi memberontak melarikan diri. Untuk melindungi diri, rekan-rekan seperjuangan kami harus melakukan tindakan perlawanan. Namun tidak bisa di kendalikan, mereka kehilangan nyawa sebelum mendapatkan informasi lebih banyak tentang siapa bos mereka."
"Kami hanya akan melanjutkan penyelidikan menyeluruh tentang siapa saja 4 orang yang telah menjadi mafia di dalam hutan lindung ini."
"Dan kami telah menemukan sedikit informasi tentang keempat mayat yang telah terbunuh ini. Sudah banyak bukti bahwa mereka adalah mafia. Jika mereka juga tertangkap oleh kami, mereka semua juga akan di eksekusi mati. Jadi jangan pernah berani-beraninya melakukan tindakan yang tidak baik." Ucap singa yang memberikan penjelasan.
"Kalau bagaimana dengan keluarga 4 mayat itu?" tanya report.
"Apakah anda mengenal ke 4 ini? " tanya report lagi.
"Tidak. Sepertinya sudah cukup jelas. Jadi saya sudah bisa pergi. Terima kasih atas dukungan kalian semua. Dan tetap menjaga diri dimana pun berada." Jawab singa yang mematikan Video."
"Baik pemirsa, itu saja breaking news kita di jam ini. Ikuti berita selanjutnya dan selamat pagi." Jawab Reporter yang mematikan siarannya.
Tidak hanya Elena yang mendengar berita itu, itu tapi juga Queen, Biel dan Eldon. Biel melihat di ruang tamu bersama dengan Grace. Eldon melihat berita itu dari mobilnya. Sedangkan Elena melihatnya di ruang tamu, tempat Al tadi malam tidur di situ.
"Dia tadi malam tidur di sini?" tanya Queen yang melihat sebuah bantal dan juga selimut yang sudah tersusun rapi di atas kursi sofa. Queen membaringkan dirinya duduk dan menekan tombol on pada remote TV. Di saat seperti itulah Queen yang sudah mengetahui bahwa berita tentang kematian 4 mayat itu telah di beritakan.
"Apa ? Jadi berita yang telah di bicarakan oleh media sosial itu benar?" tanya Biel yang mendengarkan.
"Jadi berita itu sudah muncul pada pagi hari ini sesuai dengan yang di katakan sebenarnya dari Elena?" tanya Eldon yang melihatnya sambil menyetir.
__ADS_1
"Ada apa ayah?" tanya Grace yang baru saja keluar dan ingin duduk bersama dengan Biel namun Biel tiba-tiba ingin pergi.
"Lihat beritanya sudah tayang. Dan Ayah ingin pergi kerja sekarang. Kau tetaplah di bersama dengan kakek. Kakek akan segera bangun. Temani dia dan jangan kemana-mana." Jawab Biel.
"Oke." Jawab Grace ya sebenarnya ingin bertanya apakah sang ayah ingin pergi ke kantor atau tidak. Karena Biel memakai outfit serba hitam. Dan pada pagi hari ini tidak adanya aura untuk kerja kantor. Namun, Grace mungkin kan niatnya karena melihat bahwa Biel sepertinya sedang terburu-buru.
"Dia melakukannya dengan sangat baik." Ucap Al udah hadir di belakang sofa Queen duduk dan melihat berita.
"Kau sudah makan?" tanya Al yang duduk di samping Queen.
"Kau sudah mengetahui akan di berikan seperti ini?" tanya Queen.
"Tentu saja. Ini hanya sebuah taktik untuk memancing ikan besar agar tertangkap." Jawab Al.
"Maksudnya?" tanya Queen.
"Dalang dari kejadian ini akan segera muncul. Jadi kita hanya perlu bersiap-siap saja." Jawab Al.
"Apa yang harus aku lakukan?" tanya Queen.
"Pulihkan saja dulu tubuhnya sampai benar-benar pulih. Setelah sembuh, baru merencanakan sesuatu." Jawab Al kepada Queen.
"Kau merahasiakan apalagi kepada ku?" tanya Queen.
"Tidak ada. Untuk sekarang fokus saja kepada kesehatan mu. Lagi pula ini hanyalah awal saja, aku masih banyak kejutan lagi untuk mereka. Dan ketika aku sudah menemukan siapa mereka, aku akan berusaha menghancurkan mereka dengan cara yang sama." Jawab Al
"Kenapa kau yang jadi emosional daripada aku?" Jawab Queen.
"Mungkin saja karena aku ingin segera menyingkir kecoak dari hidup mu." Jawab Al yang tersenyum kepada Queen.
__ADS_1