
"Kau yang lebih mengetahui apa yang aku maksud." Jawab Queen.
"Memang tidak bisa membohongi mu dengan begitu saja. Yah, memang Aku adalah orang yang tidak terlalu banyak berbicara dan saat bersamamu aku menjadi orang yang berbeda dari seperti biasanya." Jawab Al.
"Aku juga tidak mengetahui mengapa bisa seperti ini." Jawab Al.
"Tapi yang harus kau ketahui bahwa selama ini tidak ada satu pun wanita yang aku perlakukan seperti ini. Karena sejak dulu aku tidak memilikinya. Hanya bisa melihat sekitar bagaimana memperlakukan seorang wanita yang dicintai. Aku belajar apa yang aku lihat." Jawab Al.
"Wkwkwkk." Queen tertawa kecil ketika mendengarkan penjelasan Al.
"Kau tertawa?" tanya Al.
"Wajah mu terlihat imut. Tenang saja, apapun yang kau lakukan jika itu benar aku akan tidak mempermasalahkannya." Jawab Queen.
"Benarkah?" tanya Al.
"Tentu. Untuk saat ini kau mendapatkan 30% kepercayaanku." Jawab Queen tersenyum.
"Kau terlihat cantik jika tersenyum seperti itu. Ku harap kau akan sering tersenyum." Jawab Al.
"Aku sudah selesai makan. Bisa kita pulang sekarang?" tanya Queen dengan mengambil tisu dan membersihkan mulutnya lalu berdiri mengajak untuk segera pulang.
"Oke." Jawab Al yang melihat bahwa Queen sedang malu.
Al berjalan kemeja kasir untuk membayar makanan yang di dipesan oleh mereka. Setelah itu mereka masuk ke dalam mobil untuk pulang. Di perjalanan, Al tidak tahu harus berbicara apa lagi, hanya ada keheningan. Queen yang sesekali melirik Al hingga membuatnya tertidur di dalam mobil.
"Benar apa yang di katakan oleh Guru. Jika dia orang yang jujur kepada orang yang sudah di percaya. Dengan makan yang banyak dan tidur begitu saja, dia sudah merasa nyaman." Jawab Al dalam hati sambil melihat Queen yang sudah tertidur.
Tiba di vila, Al yang tidak tega ingin membangunkan Queen akan menggendong ya ke tempat tidur. Namun saat Al akan menggendong Queen, Queen terbangun.
"Kita sudah sampai?" tanya Queen.
__ADS_1
"Sudah. Aku tadi ingin membangunkan mu." Jawab Al langsung.
Queen bangkit dari kursi dan keluar dari mobil. Al hanya berdiri di depan mobil dan menggeser saat Queen keluar.
Mereka masuk kedalam vila dan masing-masing membersihkan diri. Al yang tidur di sofa ruang tamu walaupun banyak kamar yang bisa di pakai olehnya. Queen tidur di kamar utama.
Queen yang sudah selesai mandi ingin mengambil air minum di dapur melihat Al yang terlihat tertidur di sofa tanpa menggunakan selimut. Queen kembali lagi ke kamar dan mengambil selimut untuk menutupi Al.
Saat Queen menutup Al, Queen duduk menghadap ke wajah Al.
"Apa memang seharusnya aku mengatakan semuanya?" tanya Queen dengan bergumam yang di dengarkan oleh Al yang sejak tadi sudah terbangun saat selimut menyentuh tubuhnya.
Queen berdiri dan melangkah pergi namun tangannya ditarik oleh Al untuk menghentikan Queen.
"Bukankah kau sudah berjanji untuk menceritakan semuanya malam ini?" tanya Al yang duduk dan masih memegang tangan Queen.
"Huh, baiklah." Jawab Queen yang melepaskan tangannya dari tangan Al. Dan duduk di samping Al.
"Semuanya." Jawab Al.
"Semuanya?" tanya Queen.
"Iya." Jawab Al dengan menganggukan kepalanya.
"Baiklah. 20 setahun yang lalu sebuah kecelakaan terjadi di jalan merak jingga. Sepasang suami istri menjadi korban kecelakaan itu di bawa ke rumah sakit. Dan saat itu sang istri sedang hamil. Dokter menyelamatkan anak mereka terlebih dulu atas permintaan mereka."
"Mereka adalah kedua orangtua kandungku. Princess Abraham dan Mirza Khan. Dan dokter yang mengoperasi adalah Bram."
"Setelah aku di lahir kan, aku di bawa oleh suster yang berencana membunuh ku tapi aku di culik lebih dulu oleh Ayah, Ayah Alex. Saat aku di bawa pergi oleh Ayah Alex untuk di bunuh, tapi tidak terjadi karena ayah melihat wajah ku yang mirip dengan ibu. Aku di bawa olehnya pergi."
" Tapi saat aku dibawa pergi waktu itu, ternyata aku memiliki seorang kembaran. Ayah Bram melihat Sella yang masih berada di dalam perut ibu princess."
__ADS_1
"Jadi kau memiliki kembaran?" tanya Al.
"Iya. Karena ayah Bram kehilangan aku maka mereka membuat laporan palsu bahwa ibuku melahirkan seorang anak perempuan yang sudah meninggal. Sella di bawah oleh ayah Bram sedangkan aku di bawa oleh Ayah Alex."
"Perintah dari keluarga Abraham untuk membunuh keluarga kami, tapi Ayah Alex tidak pernah mengetahui siapa orang yang telah memerintah Ayah Alex atau suster yang ada di rumah sakit itu untuk membunuh kami."
"Dan saat itu juga, Ayah Alex mengetahui bahwa aku memiliki seorang anak kembar yang sudah bersama dengan ayah Bram. Ayah Alex memerintah Ayah Bram untuk pergi menjauh dari kota ini agar tidak dapat ditemukan oleh keluarga Abraham. Ayah Bram bersama ibu Stella pergi meninggalkan kota ini." Queen yang menarik hal untuk berjalan menuju ke dalam kamar.
"Sampai pada akhirnya aku mengetahui hal ini saat ayah meninggalkan sebuah buku diary." Queen yang memberikan buku diary untuk Al.
"Kau bisa membaca masa lalu ku yang di beritahu Ayah dari diary ini." Jawab Queen.
"Lalu bagaimana bisa kamu menggantikan posisi Sella saat ini?" tanya Al.
"Yang tau identitas ku saat ini hanya kau, ayah Alex dan aku sendiri. Sementara, Ayah Bram dan Ibu Stella tidak mengetahui ini." Jawab Queen.
"Lalu bagaimana bisa kecelakaan itu terjadi?" tanya Al yang mengingatkan bahwa informasi yang didapatkan oleh Nya adalah tentang kecelakaan itu.
"Saat aku mengetahui rahasia ini, aku pergi untuk menemui Sella Queen. Namun takdir mempertemukan kami untuk pertama kali dan terakhir kalinya di dalam pesawat itu." Jawab Queen.
"Saat kami baru saja mengetahui tentang hal itu, kecelakaan terjadi....." Queen menceritakan tentang kejadian kecelakaan yang terjadi di pesawat saat itu bersama dengan Sella Queen.
"Jadi kau sengaja menggantikan posisi Sella hanya untuk memenuhi janji terakhir ya?" tanya Al.
"Iya, aku melakukan hal itu. Sekaligus ingin mengetahui siapa yang telah melakukan kejahatan yang terjadi 20 tahun yang lalu." Jawab Queen.
"Lalu kenapa saat John memintamu untuk tinggal di rumahnya, kau tidak datang?" tanya Al.
"Aku akan melakukannya jika memang aku sudah mengerti situasinya. Saat ini aku belum mengetahui tentang siapa saja keluarga Abraham. Yang aku tahu hanya Ada John dan juga Biel." Jawab Queen.
"Kenapa tidak mengatakan sejak dulu. Aku bisa mendapatkan informasi apapun yang kau butuhkan." Jawab Al.
__ADS_1
"Aku mengetahui hal itu, aku paham kau bisa melakukan hal itu. Karena aku mengetahui dengan jelas alasan ku untuk menikah dengan mu." Jawab Queen.