Gadis Monochrome

Gadis Monochrome
Episode 116


__ADS_3

Mereka semua sangat terkejut saat Queen mengeluarkan Black card dari dalam tasnya.


"Bagaimana dia bisa mendapatkan kartu hitam itu? Apakah ini milik Kakek?" tanya Grace dalam hati.


"Dari mana kau mendapatkan kartu itu Queen?" tanya Fiona yang heran.


"Black card?" tanya pelayan dan kasir.


"Nona, boleh tunggu sebentar? Saya ingin memanggil manajer toko." Jawab Pelayan yang sudah di beri kode oleh kasir untuk memanggil manajer mereka datang.


" Ada apa? Kenapa kalian semua sangat terkejut? Apakah aku tidak bisa membayar dengan kartu ini?" tanya Queen.


"Tentu saja bisa nona, tapi ketentuan dari toko kami adalah melayani pembeli yang memiliki kartu vip dari toko ini dan juga memiliki kartu seperti Anda ini maupun kartu Gold Card." Jawab Kasir.


"Maaf, dengan nona?" tanya manajer yang baru saja datang memberikan hormatnya kenapa Queen, Fiona dan Grace.


"Queen."Jawab Queen karena manajer itu menunjuknya.


"Nona Queen bisa ikut dengan saya ke ruang saya?" tanya Manajer.


"Ada apa ini?" tanya Queen.


"Seperti yang sudah saya katakan tadi bahwa pembeli yang memiliki ketentuan yang sudah saya katakan akan mendapatkan pelayanan yang berbeda dari pembeli yang lain." Jawab kasir.


"Bisa saya ikut? Saya temannya." Jawab Fiona.


"Tentu." Jawab Manajer.


"Bu kami permisi." Jawab Fiona lalu diberikan anggukan Queen kepada Grace tanpa berbicara apa-apa.


"Sial! Sudahlah." Jawab Grace pergi meninggalkan toko dengan membawa tas yang berisi jaket yang telah dibeli oleh nya tadi.


Queen dan Fiona masuk ke dalam ruangan manager sudah dipersilahkan duduk.


"Ini bos." Jawab kasir memberikan kartu hitam Queen dan Electronic Data Capture atau EDC. EDC adalah sebuah alat penerima pembayaran yang dapat menghubungkan antar rekening bank.


"Tunggu sebentar. Silahkan masukkan pin ya Nona?" Ucap manajer kepada Queen. Queen menekan angka sandinya lalu memberikan lagi kepada mereka. Struk keluar dari mesin EDC.


"Nona, karena telah berbelanja di toko kami dengan limit yang telah melewati batas dari ketentuan untuk mendapatkan kartu VIP dari kami, maka Anda mendapatkan kartu VIP utama dari kami. Kami juga memberikan sedikit bonus diskon karena telah berbelanja begitu banyak." Jawab Manajer.


"Hadiah?" tanya Fiona yang heboh sedangkan Queen hanya diam saja.

__ADS_1


"Jadi apa sebenarnya keistimewaan dari kartu itu?" tanya Queen dalam hati sejak dari tadi yang melihat ekspresi orang-orang ketika ia memegang kartu hitam itu.


"Kalian ambilkan jaket musim dingin beserta dengan syal yang baru saja datang satu jam yang lalu dari fashion show tadi malam." Jawab manajer lagi.


"Baik bos." Jawab pelayan yang pergi mengambilkan jaket dan syal atas perintah manajer kepada mereka.


"Nona, ini kartunya saya kembalikan." Jawab Manajer dan Queen hanya menerima ya.


Manajer toko langsung memberikan hadiah kepada Queen dan Fiona yang masing-masing satu dari barang-barang yang diperintahkan olehnya untuk diambil.


"Saya juga dapat?" tanya Fiona.


"Tentu saja. Tema dari jaket ini adalah cople bersama dengan sahabat. Dan untuk syal ini, sayang ya hanya ada satu jadi..." Jawab manajer yang langsung di potong oleh Fiona.


"Wah benarkah, tidak apa-apa. Syal itu milik Queen sepenuhnya. Aku mendapat jaket saja sudah menjadi suatu kebahagiaan." Jawab Fiona.


"Ah iya ini milik Anda. Dan ini milik Anda Nona Queen." Jawab manajer memberikannya kepada mereka.


"Terima kasih." Jawab Queen dengan menerimanya. Fiona juga mengucapkan terima kasih kepada manajer yang telah memberikan jaket di musim dingin.


Fiona yang langsung melihat isi bingkisan yang berupa jaket itu dengan melihat bandrol yang tertera.


"Dan ini kartu VIP utama untuk anda. Jika anda datang kembali di toko ini maka aku akan melayani Anda secara langsung. Jadi anda katakan saja ketika ingin berkunjung kemari agar saya dapat bersiap-siap menyambut anda." Jawab manajer.


"Baik pak terima kasih." Jawab Fiona kepadanya.


"Silahkan di minum dulu." Jawab manajer.


"Iya." Jawab Queen.


Untuk menghargai pelayanan yang diberikan oleh manajer dan stafnya, Queen meminum sedikit dan kemudian kembali berdiri dan tersenyum kepada semuanya.


"Sudah bisakah kami kembali?" tanya Queen.


"Tentu nona setelah anda melakukan testimoni penggunaan jaket dan yang lainnya ." Jawab manajer.


"Bagaimana aku melakukan ya?" tanya Queen.


"Silahkan mencoba jaketnya dan syal milik anda. Saya akan memotret ya. Dan mungkin akan menjadi brandabasador toko kami." Jawab manajer.


"Baiklah. Lakukan dengan cepat." Jawab Queen kepada mereka yang mengikuti staf untuk ke ruang ganti memakai barang-barang yang di beli.

__ADS_1


Queen yang sudah selesai langsung di potret dengan kamera yang di miliki oleh manajer.


"Wanita ini benar-benar seperti model saja. Sifat alaminya di kamera." Jawab Manajer dalam hati.


"Queen kenapa kau bisa sangat baik di depan kamera. Jika masuk ke modeling pasti sangat bagus." Jawab Fiona yang melihatnya.


"Hmmm. Bagaimana? Apakah sudah bisa berganti?" tanya Queen.


"Sudah, terima kasih banyak." Jawab Manajer.


Queen yang mengganti pakaian ke semula dan kembali duduk di ruangan manajer.


"Maaf sudah merepotkan Anda." Jawab Manajer saat Queen kembali ke dalam.


"Tidak apa-apa. Jadi sudah bisa saya kembali?" tanya Queen.


"Tentu silahkan? Kami akan mengantarkan kalian ke depan. Dan biarkan staf saya yang membawa barang-barang kalian." Jawab Manajer.


"Tidak perlu. Kami bisa sendiri." Jawab Queen.


"Jangan di tolak nona, ini semua adalah layanan yang harus kami berikan." Jawab manajer.


Manajer memberikan salam penghormatan kepada mereka dengan senyuman yang begitu indah terpancarkan dari wajahnya. Queen dan Fiona keluar dari toko.


"Queen, katakan kepadaku tentang asal usul dari black card itu." Jawab Fiona.


"Mendapatkannya dari Al." Jawab Queen.


"Apa? dari Al teman Kakak Sam yang hanya diam saja itu?" tanya Fiona.


"Dia memang berbeda dari yang lain. Jadi sekarang aku yang bergantian bertanya kepadamu tentang kartu Black card ini." Jawab Queen.


"Sulit untuk menjelaskannya panjang lebar namun singkatnya kartu Black Card ini adalah kartu yang dimiliki hanya beberapa orang saja di negara ini. Jadi kartu ini hanya sebagai kartu yang dapat mentransfer uang dari isi kartu ke rekening orang lain." Jawab Fiona


"Wah benar-benar canggih." Jawab Queen.


"Iya. Tapi kenapa anggota Kakak Sam dapat memiliki kartu yang ini?" tanya Fiona yang ingin mengetahui lebih banyak tentang Al.


"Apa dia tidak mengetahui bahwa yang sebenarnya bos adalah Al dan Sam itu hanya bawahan Al?" Tanya Queen dalam hati.


"Itu tidak penting, yang penting sekarang bukannya kita sudah mendapatkan beberapa keperluan selama camping?" tanya Queen kepada Fiona untuk mengalihkan pembicaraan.

__ADS_1


__ADS_2