
2 Jam sebelum Al tiba di apartemen Queen. Queen yang terbangun dari istirahatnya. Melihat kantong cairan infus sudah hampir habis. Queen langsung mencabut jarum infus yang ada di tangannya. Queen membuka jarum itu begitu saja tanpa ada teknik walaupun sebenarnya ia sudah sering melakukan itu sendiri. Jadi tidak melukai tangannya.
"Menyusahkan saja." Jawab Queen yang merasa lega karena sudah melepaskan jarum infus dari tangan. Queen merasa sudah dapat bergerak dengan bebas tanpa harus memperhatikan jarum yang terhubung dari selang ke cairan infus.
Queen berjalan pelan-pelan membereskan sedikit kekacauan yang ada di dalam kamarnya. Setelah membuang selang beserta kantong infus ke dalam tong sampah. Queen mengambil ponselnya untuk melihat pukul berapa. Queen menghidupkan ponselnya kembali setelah pengisian daya baterai sudah selesai.
"Sudah jam 4?" tanya Queen dalam hati melihat waktu. Namun, Tiba-tiba pesan masuk terus berdatangan. Yang membuat Queen terkejut adalah panggilan tidak terjawab dari Stella dan Bram. Panggilan tak terjawab sebanyak 32 kali dari Stella dan Bram.
"Mengapa mama dan Ayah sampai seperti ini?" tanya Queen dalam hati. Queen mencoba menelepon ke nomor Stella namun tidak dapat terhubung begitu juga dengan nomor telepon Bram. Mereka berdua tiba-tiba tidak bisa di hubungi.
"Apa yang sebenarnya terjadi?" tanya Queen dalam hati khawatir tentang keadaan Stella dan juga Bram.
Queen yang tidak dapat menghubungi kembali Stella dan Bram menjadi panik. Namun terhenti saat Queen membaca pesan dari mereka.
"Sayang, Ayah dan Mama akan pergi ke Negara B kota A di Desa A. Kampung halaman mama, kami akan memulai sebagai petani. Karena ada beberapa lahan yang sudah kami kumpulkan untuk masa tua nanti. Jangan khawatirkan kami. Jika liburan tiba, segera pulang kemari untuk berkumpul kembali. Mama rindu dengan mu begitu juga Ayah. Jaga kesehatan dan lindungi diri di sana. Belajar dengan baik." Pesan pertama.
__ADS_1
"Mama Stella?" Queen yang membaca tersenyum dan sedikit lega. Kemudian melanjutkan membaca voice note yang di kirim oleh Stella.
"Queen, apa kau baik-baik saja? apakah keluarga Abraham mencari mu? Bagaiman keadaan mu? Kenapa tidak mengangkat telepon dari kami? Apakah keluarga Abraham sudah mengetahui keberadaan seperti mereka sudah mengetahui keberadaan kami?" Queen mematikan voice ya.
"Apa? Mama dan Ayah sedang di buru keluarga Abraham. Apa yang sebenarnya terjadi?" tanya Queen dalam hati.
"Setelah kepergian mu kemarin, ada seorang yang mencari tau identitas mu. Tapi tidak ada tindakan apapun setelah itu. Namun, sebelah yang lalu ada orang yang mencari tahu keberadaan kami, dan seperti sebelum ya itu bukan keluarga Abraham. sedangkan bulan kemarin itu adalah keluarga Abraham. Jadi untuk tidak meninggalkan jejak dan resiko. Kami memutuskan mempercepat pengurusan pensiun Ayah. Dan hari ini kami bersiap akan pergi meninggalkan kota menuju ke kampung halaman mama. Queen jaga diri baik-baik, dan jangan khawatir kami. Ingat jangan beritahu identitas asli mu kepada orang lain. Jika terjadi apa-apa segera kembali menyusul kami." Jawab pesan Voice pertama.
"Kami mengalami kesulitan. Ternyata apa yang sudah kami lakukan selama ini tidak bisa bisa meninggalkan jejak begitu saja dari keluarga Abraham. Kami hampir saja di tangkap di jalan tol. Tapi ada sebuah pertolongan mendadak sehingga kami bisa lolos. Tapi kami harap, Queen jangan menyusul kami untuk sementara waktu. Dan berkuliah dengan baik, jangan memberi tahu tentang identitas mu yang sebenarnya. Keluarga Abraham begitu mengerikan. Bersembunyi untuk sementara waktu. Kau mengerti Queen? Kami menyayangi mu, Ayah dan Mama sangat menyayangi mu." Jawab Stella.
"Walaupun sudah mendengar penjelasan dari mereka tapi tidak terlalu puas mendengar penjelasan singkat ini dari mereka. Dan untuk apa keluarga Abraham masih mencari mereka berdua? Dan apa yang sebenarnya terjadi hingga mereka berfikir bahwa Bram dan Stella masih memiliki hubungan dengan cucu mereka? Dan siapa keluarga Abraham yang sedang memburu selama ini? Mengapa mereka mau membunuh keluarga mereka sendiri? Apakah karena kekuasaan? atau hal lain?" Queen terus bertanya dalam hati.
"Sepertinya aku harus bertindak lebih dulu sebelum di dahului mereka." Jawab Queen dalam hati.
Queen langsung mengambil buku diary Alex untuk membaca keseluruhan cerita arah dapat memahami situasi yang terjadi. Queen menyingkirkan rasa sedih ia yang belum bisa mendapatkan kabar dari Alex. Queen memutuskan untuk memfokuskan dirinya mengetahui segala yang terjadi untuk di pahami. Ia harus mengetahui semua hal agar mengetahui apa yang harus di lakukan olehnya.
__ADS_1
Queen kembali duduk di atas tempat tidur dan mencari buku diary Alex yang terletak di atas kasur. Queen yang sudah membaca 5 lembar buku diary itu dan lembaran terakhir itu, Queen mengulang membacanya dari halaman pertama hingga akhir untuk mengetahui apa yang sebenarnya terjadi 20 tahun yang lalu dan apa yang terjadi saat ini.
Queen yang baru saja mengetahui tentang latar belakang Alex.
Alex adalah anak yatim piatu yang di selamatkan oleh John Abraham saat di jalanan karena Alex pernah menyelamatkan Princess, anak John. Alex di latih oleh John menjadi seorang yang pandai bela diri dengan perjanjian melindungi Princess seumur hidupnya. Namun, John melepaskan perjanjian itu karena permintaan Princess. John mengabulkan hal itu dan membuat Alex bebas dari belenggu perjanjian. Karena hal itu juga, Alex menjadi pembunuh bayaran yang di takuti oleh banyak orang di daerah Boyalia.
Tidak ada orang dunia bawah yang tidak mengenal dia. Karena banyak petinggi, penguasa, artis dan orang-orang ternama yang sering meminta jasa Alex. Ia melakukan pembunuhan berencana tanpa ada cela dan tidak dapat di lihat oleh hukum.
Waktu itu, ia mendapatkan sebuah perintah dengan bayaran yang mahal untuk membunuh seseorang. Tapi tanpa di sadari, ia telah membunuh orang yang pernah dekat dengannya. Saat mengetahui hal itu, ia sangat merasa bersalah dan takdir mengatakan untuk menembus hal itu karena telah tidak membunuh Queen saat itu. Dan saat itu, ia tidak terlambat.
Untuk menebus kesalahan ini, Alex merawat Queen dengan sisa hidupnya. Dan saat ia mengetahui bahwa Queen memiliki kembaran, ia menyelesaikan hal itu dengan membantu menyembunyikan hal itu dari keluarga Abraham.
Alex juga menyingkirkan semua kecurigaan keluarga Abraham. Dan saat itu Alex tidak mengetahui siapa keluarga Abraham yang telah memerintahkan ya. Karena berjalannya waktu, Alex mencari tahu hal itu. Ternyata yang melakukan adalah anak tiri dari John Abraham. Untuk motif Alex mengatakan bahwa itu hanyalah sebuah perebutan harta warisan.
Karena Princess memilih menikah dengan seorang dosen yang tidak memiliki latar belakang seperti mereka. Hanya orang biasa yang membuat John Abraham mengusir Princess.
__ADS_1