
Fiona membawa Queen ke restoran steak yang berada di arah persimpangan sebelum kampus Belta. Mereka sampai di tempat itu dan Fiona langsung memesannya kepada pelayan.
""Kenapa untuk makan aja harus sejauh ini?" tanya Queen.
"Aku hanya ingin makan daging sapi." Jawab Fiona.
"Baiklah." Jawab Queen yang mengalah dan mengambil ponselnya. Ia teringat belum membaca pesan dari Al.
"Kenapa hanya di baca saja? Apakah masih sibuk di kelas?" tanya Al pada pesan selanjutnya yang belum di baca Queen.
"Aku sedang bersama dengan Fiona di restoran Steak tidak jauh dari kampus. Jemput di tempat ini saja." Jawab Queen dalam mengetik pesan yang akan dikirimkan ke Al.
"Kau sedang chattingan bersama dengan siapa?" tanya Fiona yang penasaran karena untuk pertama kalinya Queen sedang memainkan ponselnya.
"Tidak ada, hanya dengan Al." Jawab Queen.
"Al? Al teman Kakak Sam?" tanya Fiona.
"Bisa dikatakan begitu." Jawab Queen.
"Jadi benar? Kau dan dia sedang menjalin hubungan pacaran?" tanya Fiona.
"Tidak." Jawab Queen singkat.
"Benarkah? Aku tidak percaya dengan itu. Aku sudah melihat tatapannya yang begitu menyukai mu. Apalagi saat terakhir kita bertemu hotel. Saat kau pergi tanpa berpamitan dengan kami." Jawab Fiona mengingat kejadian saat di hotel.
"Kenapa dengan hal itu?" tanya Queen.
"Saat di pagi hari kami tidak menemukan dirimu, dia langsung meninggalkan sarapan yang mungkin hanya beberapa kali saja ia nikmati. Saat mendengar kau tidak ada di kamar dan sekeliling, Al pergi begitu saja dan tidak kembali. Kata kakak Sam, Al pergi mencari mu dan aku tidak perlu khawatir tentang diri mu." Jawab Fiona.
"Oh." Jawab Queen.
"Tapi kalian terlihat sangat cocok. Walaupun aku baru pertama kalinya bertemu dengan dia di kantor polisi, tapi kalau kakak Al aja menghormati dia maka dia adalah orang yang cukup baik. Dan saat aku melihat oufit yang digunakan olehnya sangat berkelas. Sepertinya dia adalah orang ya g tajir." Jawab Fiona.
__ADS_1
" Queen jika kau jadikan dengannya pasti akan sangat cocok. Dia tampan, kaya dan baik. Sedangkan kau cantik, pintar dan baik. Walaupun ada persamaan kalian yang sama -sama dingin kepada orang lain." Jawab Fiona.
"Benarkah aku dingin yang berarti cuek?" tanya Queen.
"Tidak. Bukan begitu. Kalau cuek, mana mungkin kau bisa disini bersama denganku." Jawab Fiona.
"Lalu?" tanya Queen.
"Ahh, sudah sudah jangan bahas itu." Jawab Fiona yang takut jika Queen akan marah dengannya. Queen tertawa kecil melihat ketegangan ekspresi wajah dari Fiona.
"Queen!" panggil Fiona yang merasa dirinya sedang di kerjai.
Saat mereka bercanda gurau, makanan yang sudah pesan telah datang. Mereka menikmati makanan itu santai sambil berbicara tentang rencana yang akan di lakukan setelah ujian berlangsung dengan mempersiapkan dengan baik. Jika mendapatkan hasil yang baik maka akan mempersiapkan camping tanpa pertimbangan. Queen dan Fiona menyepakati hal itu.
Sebuah mobil merek land Rover militer berwarna putih terparkir di depan restoran steak dimana Queen dan Fiona makan siang. Al tiba dengan cepat setelah mendapat balasan pesan dari Queen.
Saat Queen dan Fiona keluar dari restoran itu, Al yang berada di dalam mobil dengan menggunakan jaket berwarna hitam dengan dalaman kaos berwarna hitam dan celana sport berwarna hitam. Sedangkan Queen memakai oufit celana jeans berwarna biru dan baju kemeja berwarna hitam dan tas ransel berwarna hitam.
"Ternyata orang yang memiliki janji dengan mu itu adalah dia. Baiklah, aku tidak akan mengganggu waktu kalian bersama lagi. Aku pamit, selamat bersenang-senang." Jawab Fiona yang masuk ke dalam mobil yang telah menjemput dirinya. Fiona melambaikan tangan kepada Queen dari dalam mobil dan pergi meninggalkan Queen.
"Hy!" salam Al kepada Queen yang berdiri di depan setelah di tinggalkan oleh Fiona.
"Kenapa bisa sampai di sini?" tanya Queen.
"Tentu saja menjemput istri ku tercinta." Jawab Al dengan mudah ya.
"....." Queen tidak ingin membalas gombalan dari Al berjalan saja meninggalkan Al menuju mobilnya Al.
"Dasar pria aneh ini, bisa-bisanya sudah ganti lagi menggunakan mobil lain untuk menjemputku. Dan mobil kali ini jenis land Rover militer. Dari mana dia mendapatkan mobil abdi negara ini?" tanya Queen dalam hati berjalan mendekati mobil Al.
Al yang mengikuti Queen dari belakang dan langsung membukakan pintu mobil untuk Queen. Queen masuk ke dalam mobil lalu Al menutup pintunya dengan pelan dan berjalan ke arah pintu lainnya dan duduk di dalam kursi pengemudi.
__ADS_1
"Kita mau kemana?" tanya Queen.
"Aku ingin membawa mu bermain golf. Tapi jika kau tidak suka maka gantikan saja. Soalnya, aku tidak bisa berpikir apalagi yang akan kita lakukan saat bersama." Jawab Al yang mencari tempat kencan hanya memikirkan lapangan golf untuk bermain golf.
"Maksudnya tempat berkencan?" tanya Queen.
"Iya. Kalau orang yang pacaran, mereka lebih suka berpergian ke bioskop, mall, dan taman hiburan. Tapi kau dengan ku sudah menikah? Apakah kau mau melakukan seperti gadis remaja yang seperti itu? Aku mulai berfikir dan terlintas dalam pikiranku hanyalah bermain golf juga tidak begitu buruk. " Jawab Al.
"Oleh karena itu kau sudah memakai oufit olahraga seperti ini?" tanya Queen dan di anggukkan oleh Al.
"Ya sudah terserah kau saja." Jawab Queen.
"Benarkah?" tanya Al.
"Iya. Jadi kapan kita bisa jalan?" tanya Queen.
"Oh iya, tentu saja sekarang." Jawab Al yang langsung memutarkan kunci mobil dan berangkat menuju ke lapangan Golf.
Tiba di lapangan golf, Al dan Queen keluar dari mobil dan langsung masuk. Mereka mengambil reservasi VIP. Saat masuk, mereka di sambut dengan baik kepada pelayan.
Queen diberikan pakaian olahraga oleh pihak tempat golf. Queen mengganti pakaiannya dengan celaan sport berwarna putih baju berwarna pink. Dan di beri topi berwarna putih. Al juga di beri topi berwarna putih.
"Aku harus mengganti ini?' tanya Queen.
"Iya. Tidak mungkin kau akan menggunakan pakaian untuk bermain golf di lapangan." Jawab Al.
"Baiklah." Jawab Queen yang menerima sebuah tas berisi pakaian.
Queen berjalan menuju ke ruang ganti untuk memakai pakaian yang telah diberikan oleh pelayan. Al menunggu Queen yang berada di ruang ganti. Al juga sedang memilih stik golf dan bola yang akan digunakan oleh mereka nanti di lapangan sambil menunggu Queen selesai berganti pakaian.
"Ternyata memang cocok." Jawab Al yang melihat Queen baru keluar dari ruang ganti.
"Ini tadi mereka memberikan ini." Jawab Queen memberikan topi kepada Al.
__ADS_1
"Oh iya." Jawab Al menerima sambil tersenyum melihat Queen yang mungkin menurut Al bisa memakai oufit berwarna pink terlihat lebih hidup.