
Mereka tertawa dengan candaan Arya yang dapat mencairkan suasana mereka dalam berjalan kaki menelusuri hutan.
"Sepertinya kita dapat berhenti. Disini banyak kayu kering. Mari kita kumpulkan." Jawab Arya yang memerintah mereka berhenti.
Di tempat yang sekitar 7 meter dari camp sudah menemukan sedikit kayu bakar. Dahan-dahan ranting yang kering dan juga batang pohon yang sudah kering berjatuhan di atas tanah yang memiliki sedikit rerumputan.
"Kalian jangan terlalu jauh dari titik ini. Pergilah ke penjuru arah agar lebih luas jangkauannya tapi jangan lebih dari 5 meter." Jawab Arya.
"Baik." Jawab mereka.
Queen mulai mengumpulkan batang-batang pohon dan menggendong ya dan meletakkannya ke tempat pengumpulan bersama dengan kayu lainnya.
Sekeliling itu, ada beberapa rumput yang tinggi-tinggi dan lembab di datangi oleh Arya. Terlihat di atas rerumputan tinggi itu memang banyak dahan ranting yang jatuh. Arya berusaha mengambilnya karena ia memiliki kaki yang panjang dan tubuh yang kekar.
Arya mulai mengambil kayu bakar dari tempat itu. Dan anggota lainnya juga di penjuru arah mengumpulkan kayu bakar dan mulai menumpukkan di satu tempat. Queen yang melihat tumpukan kayu itu sudah banyak membuatnya berinisiatif untuk mengikatnya menjadi satu agar mudah di bawah.
Queen berjalan ke arah tempat Arya, karena ia melihat ada pohon Ficus atau beringin yang memiliki banyak akar yang bergantungan. Queen berfikir untuk mengambil akar itu untuk di jadikan sebagai tali yang akan merekat kayu bakar menjadi satu.
Tapi secara tiba-tiba setelah lama mereka mengumpulkan kayu bakar. Arya kembali lagi ke tempat itu dan sedang mengambil kayu bakar yang sedikit lebih kedalam rerumputan. Arya juga menginjak tanah yang lembab. Arya sedang menganggu seekor ular yang berada di rerumputan tinggi itu.
Ular itu merayap ke arah kaki Arya dan terlihat oleh Queen. Queen yang sudah mendapatkan akar Ficus dan membawanya melihat Arya akan di gigit oleh ular itu jika dia melangkah lebih maju lagi. Queen dengan cepat menarik Arya untuk menjauh.
"Awas ular!" Ucap Queen dengan berteriak kepada Arya dan menarik. Suara Queen terdengar dengan rekan lainnya sehingga mereka mendatangi Queen dan Arya.
Arya yang di tarik oleh Queen kebelakang Queen, dan Queen sudah memegang ranting yang telah dipegangnya sejak tadi untuk dijadikan sebagai tongkat mengusir ular itu. Queen menjulurkan ranting itu ke badan ular lalu mencampakkan ular itu menjauh dari mereka.
"Kau tidak apa-apa?" tanya Arya kepada Queen.
"Tidak. Ular itu berbisa, untung saja kau tidak berjalan lebih dalam lagi tadi." Jawab Queen.
"Kalian kenapa?"
"Ada apa?"
__ADS_1
Semuanya panik mendengar suara Queen yang berteriak tadi.
"Aku tidak apa-apa, untung saja ada wanita ini? Siapa nama mu? Karena tadi kita sudah berkenalan namun masih aku yang memperkenalkan diri." Jawab Arya yang sebenarnya takut dengan ular.
"Queen." Jawab Queen yang sedang memperhatikan ular itu yang sudah pergi jauh.
"Ada apa sebenarnya?" tanya mereka lagi.
"Tadi aku hampir saja di gigit ular." Jawab Arya.
"Apa? Ular?" tanya mereka yang terkejut dan juga dua wanita lainnya yang takut mendengar kata ular.
"Hanya ular yang memiliki bisa sedikit. Kalaupun tergigit juga tidak akan mengakibatkan fatal. Paling hanya pingsan sementara." Jawab Queen dengan entengnya dengan membelakangi mereka karena dirinya masih melihat ular yang telah di campakkan olehnya dengan tongkat.
"Ular jenis apa? Kenapa hanya memiliki bisa sedikit? Bukannya semua jenis ular itu berbahaya bagi manusia?" tanya Arya yang takut namun tetap aja bertanya karena penasaran.
" Eastern Water Snake, Family Colubridae Gebus Sinonatrix. Ular berbisa ringan, berukuran kecil menengah, kepala lonjong, mulut tumpul, memiliki bentuk kepala dengan berbeda pada leher. Tubuh tebal dan bulat. Berhabitat di pegunungan, kolam, sawah, sungai dan juga ditemukan di tanah." Jawab Queen menjelaskan.
"Dan tadi kau sudah hampir masuk ke daerah rumah nya." Jawab Queen lagi.
"Kau banyak mengetahui tentang ular ya?" tanya yang lainnya.
Queen yang tidak ingin menjawab pertanyaan dari mereka, langsung berjalan menuju ke arah akar pohon Finus yang tadi sudah diambil olehnya. Queen ya sudah mengambil akar pohon itu melanjutkan langkahnya ke arah tumpukan kayu. Queen mulai membuat dua sisi akar itu saling berhadapan di tanah.
"Apa yang ingin Queen lakukan?" tanya Arya yang mengikuti Queen karena di cuekin.
Queen mulai menunjukkan kayu di atas akar yang sudah di posisikan olehnya.
"Agar mudah di bawa." Jawab Queen yang sedang penumpukan kayu.
"Oh, kau cerdas juga. Apakah kau seorang anak Pramuka di masa lalu? Atau seorang pendaki?" tanya Arya yang ingin dekat dengan Queen.
"Mungkin saja." Jawab Queen menghentikan gerakkannya dan menatap Arya karena terlalu banyak bicara.
__ADS_1
"Tatapannya begitu tajam." Jawab Arya dalam hati.
"Yang lainnya ambil beberapa akar Finus lagi. Kita akan membantu Queen untuk menyusun kayu bakar yang kita dapatkan agar di ikat." Jawab Arya.
"Ayo." Jawab mereka.
Mereka sudah mendapatkan lima tumpukan kayu bakar.
"Kita istirahat sebentar." Jawab seseorang yang sudah kelelahan.
.
"Iya, kita istirahat dulu. Dan akan melanjutkan nanti. Kalian istirahat lah sebentar dan minum air mineral yang di bawa, jangan sampai dehidrasi." Jawab Arya.
"Oke." Jawab mereka.
"Kita sudah berada 10 meter dari camp. Dan waktu kita sudah terlewati 45 menit. Jadi kita masih bisa memiliki waktu lagi untuk mengumpulkan kayu bakar." Jawab Arya
"Baiklah." Jawab mereka
Mereka yang beristirahat selama 10 menit lalu lanjutkan perjalanan hingga 15 meter dari camp. Mereka mulai mengumpulkan kayu bakar kembali sehingga mendapatkan 14 kelompok kayu bakar yang berukuran sedang.
"Tidak di sangka kita mendapatkan banyak kayu bakar. Bagaimana jika kita kembali? Kita juga hanya memiliki waktu setengah jam lagi. Itu sudah cukup untuk kita perjalanan kembali sehingga tepat waktu." Jawab Arya.
"Oke. Aku juga berfikir seperti itu karena perut ku sudah keroncongan." Jawab seseorang.
"Kau benar, aku lapar." Jawabnya.
Queen merasakan bahwa ada seseorang yang sedang memperhatikan mereka dari kejauhan. Namun Queen tetap tenang dan terlihat biasa saja.
"Baiklah, seperti yang sudah dikatakan tadi bahwa yang mengangkat kayu adalah lelaki. Jadi karena ada 14 tumpukan. Kalian hanya perlu membawa 2 tumpukan masing-masing orang. Dan para wanita bawakan air mineral kami yang masih tersisa." Jawab Arya
"Baik." Jawab mereka bersama-sama.
__ADS_1
Mereka semua berbaris 1 memanjang lagi, dengan para lelaki yang masing-masing membawa 2 tumpukan kayu bakar. Dengan membawanya di samping kanan kiri menggunakan tangan kanan dan tangan kiri membawa 1 tumpuk masing-masing. Mereka berjalan kembali menuju arahkan Camp.