
Crazy Up 3 episode aja ya heheh.
Selamat Membaca Readers Tersayang 🔥🔥🔥
Jangan lupa like, komentar, vote and hadiah❤️
Terima kasih atas segala dukungannya❤️
🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹
"Akhirnya aku mendapat mu." Laki-laki itu membopong tubuh Queen untuk membawanya masuk kedalam hutan lebih dalam lagi.
Sesuai dengan rencana, Queen akan di bawa olehnya sesuai dengan perintah Eldon.
Lelaki itu membawa Queen berjalan ke dalam hutan mencari tempat yang pas untuk menjatuhkan Queen ke dalam jurang. Lelaki itu menaikinya jalan ke atas bukit untuk mencari tempat yang pas.
Sampai di tengah jalan, Queen samar-samar merasakan dirinya sedang di gendong orang lain tapi tidak memiliki banyak kekuatan untuk melawan.
"Jika aku melawan sekarang pasti aku akan kalah, sial. Obat bius ini sangat kuat." Jawab Queen dalam hati yang tetap memejamkan matanya.
Lelaki itu kelelahan menggendong Queen sehingga menurunkan Queen di bawah pohon besar. Mereka sudah berjalan cukup jauh dari arena camping.
"Baguslah. Aku bisa berfikir apa yang bisa aku lakukan untuk melawannya." Jawab Queen dalam hati. Queen tetap memejamkan matanya seolah-olah sedang pingsan.
Lelaki itu yang kelelahan duduk sebentar dan melihat sekitar.
"Sepertinya aku sudah cukup jauh pergi dari tempat itu. Lebih baik aku sekarang mencari arah jalan untuk membuang Queen. Mungkin arena jurang ada di sekitar sini." Jawab lelaki itu dalam hati.
"Merepotkan saja. Padahal hanya wanita lemah yang tidak tahu apa-apa. Kenapa harus aku yang pergi ke tempat ini menjalankan tugas ini." Jawab lelaki itu berdiri di depan Queen.
__ADS_1
"Tidak apa-apa aku tinggal sebentar. Lagian efek bius ya bisa bertahan 1 jam. Dan ini masih berjalan setengah jam." Jawab Lelaki itu membalikkan tubuhnya dan melangkah menelusuri sekitar. Ia mencari jurang yang dapat membuang Queen.
Ketika lelaki itu pergi, Queen membuka matanya perlahan-lahan. Karena sering di latih dengan obat bius, Queen sudah terbiasa untuk lebih cepat sadar dari orang normal lainnya. Hanya saja tetap sama, rasa lemas dan tidak bertenaga adalah hal yang wajar.
"Sial, aku terlalu lemah. Jika bukan karena latihan Ayah Alex, tidak mungkin aku bisa membuka mata secepat ini. Tapi tetap saja, aku tidak memiliki banyak tenaga." Jawab Queen dalam hati melihat sekitar.
"Selagi lelaki itu pergi lebih baik aku mencari cara untuk menyelamatkan diri. Jika aku pergi sudah pasti akan tertangkap dengan mudah. Apa yang harus aku lakukan?" tanya Queen dalam hati berusaha berdiri.
Queen yang melihat sekitar ada sebuah pohon Namibian Bottle Tree. Jenis ini dapat berupa perdu atau pohon dengan tinggi hingga 6 meter dan ditandai dengan batang tebal berbentuk botol, yang hampir tidak bercabang sampai ke atas. Cabang-cabangnya sedikit dan ditutupi oleh duri ramping hingga panjang 30 cm. Daunnya lonjong dan ditutupi rambut pendek di kedua permukaannya. Bunga- bunga , yang ditunjukkan di bawah ini secara rinci, hadir di musim semi, ketika pohon itu tidak berdaun. Bunganya berwarna putih, ciri dari famili Apocynaceae, bergerombol di sekitar ujung cabang.
Tanaman ini menghasilkan getah berair, kaya akan alkaloid beracun, yang digunakan oleh penduduk setempat sebagai racun panah untuk berburu. Jika terkena mata, lateks ini dapat menyebabkan kebutaan.
"Bagaimana mungkin di sini ada pohon Namibian Bottle Tree?" tanya Queen dalam hati yang heran bahwa pohon Namibian Bottle Tree bisa hidup di hutan ini. Namun tidak berfikir panjang, Queen langsung mengeluarkan pisau yang sengaja di bawa olehnya dari apartemen.
"Ada untungnya juga aku membawa ini. Dan pria itu tadi mengetahui bahwa aku membawa hal ini di samping celana ku." Jawab Queen dalam hati.
Queen yang mengeluarkan belati itu dan menancapkan belati ke pohon Namibian Bottol tree. Agar belatinya terkena getah pohon yang di jadikan sebagai senjata beracun untuk melukai pria itu.
Queen yang sudah menancapkan belati ke pohon segera menarik kembali dan Queen berjalan kembali ke arah pohon dimana ia di letakkan pada posisi yang sama. Posisi yang di letakkan oleh lelaki itu. Queen sudah sedikit memiliki kekuatan untuk pulih dari rasa lemas akibat dari bius.
Queen yang mendengarkan suara langkah kaki dari pria itu langsung memejamkan mata setelah menyembunyikan belati yang menjadi senjata miliknya.
Lelaki itu kembali mendatangi Queen dan segera untuk menggendong Queen untuk menuju ke suatu tempat.
"Akhirnya aku menemukan jurang yang cocok, untuk membuang mu." Jawabnya yang berbicara sendiri. Queen mendengarkan apa yang di katakan olehnya menjadi emosi.
__ADS_1
Tangan Queen yang mulai meraba celana untuk mengambil belati, pada posisi lelaki itu menggendong Queen dari depan tubuhnya seperti sedang menggendong anak kecil.
Queen dengan cepat menusukkan belati itu pada punggung kiri lelaki itu dan menariknya lagi. Lelaki itu terkejut dan menjatuhkan Queen. Sebelum terjatuh Queen langsung meletakkan tangannya ke mata lelaki itu untuk membuat ya buat.
"Apa yang kau lakukan wanita brengsek." Jawab lelaki itu dengan nada marah.
Menolehkan kepalanya ke belakang dan matanya tiba-tiba kabur tak bisa melihat.
"Apa yang kau lakukan?" tanya lelaki itu
"Tentu saja membunuh mu. " Jawab Queen yang tergeletak di tanah karena lelaki itu.
"Sial, apa yang kau berikan pada mata ku dan punggung ku sakit sekali." Jawab lelaki itu.
"Hahahah, " Queen yang tertawa kecil melihat lelaki itu sungguh kesakitan dan tidak tahu harus ke arah mana. Lelaki itu meraba-raba dan mengkucek-ucek mata yang kabur tiba-tiba.
"Hahahah aku hanya memberikan mu getah pohon Namibian Bottol tree. Lihat saja mata mu akan buta dan juga kau akan kehilangan banyak darah dan akan mati segera." Jawab Queen.
"Brengsek kau wanita ******! Kau kira kau bisa mengalahkan ku." Jawab lelaki itu yang menutup matanya dan mulai memasang kuda-kuda. Lelaki itu tidak bisa di remehkan begitu saja. Ia dapat menyerang Queen dengan mata yang tertutup.
"Hebat juga diri mu bisa menghindar pak. Apakah kau benar-benar pemandu pak Eza?" tanya Queen.
"Eza? Bagaimana kau bisa mengenal Abang saya?"tanya lelaki itu.
Lelaki itu mendorong Queen dengan sekuat tenaga karena berfikir bahwa dirinya bisa melihat posisi Queen. Queen yang tidak memiliki banyak tenaga dengan mudahnya di dorong dan membuat dirinya terdorong dengan mudah. Queen yang terdorong ke arah jurang yang tidak jauh dari mereka bertengkar.
"aaaaa, kau Gilak " Jawab Queen yang terjatuh ke dalam jurang.
Sedangkan lelaki itu langsung terjatuh ke tanah. Karena racun yang ada pada berlatih Queen membuat lelaki itu lumpuh sulit untuk bergerak dan bernapas.
__ADS_1