Gadis Monochrome

Gadis Monochrome
Episode 51


__ADS_3

Hallo Readers. Maaf banget beberapa hari ini author cuman update 1 episode aja. Di hari Kamis author sedang tidak sehat, berusaha memulihkan diri dengan berbagai cara. Hehehhe karena di hari Sabtu dan Minggu author ada jadwal liburan. Sebenernya udah ada stok hingga episode 49. Hanya saja itu tadi, karena kondisi tubuh yang kurang fit dan berusaha untuk fit. Mungkin memang butuh liburan heheheh. Tenang aja, hari berikutnya bakalan crazy up untuk menebus episode-episode yang tidak 2 episode setiap hari ya. Tapi ingat, tetap terus dukung auto dengan like, komentar, point', koin dan share. Terima kasih sudah menemani author hingga saat ini. Terima kasih atas dukungan dan doa baiknya. Semoga doa-doa baiknya kembali ke readers juga. Ingat tanpa readers. Author gak bisa apa-apa. Hehehhe. selamat membaca.


Al yang berjalan kearah dapur lalu membuka kulkas untuk melihat bahan-bahan yang dapat dimasak olehnya. Saat Al membuka kulkas, ternyata isi kulkasnya begitu rapi. Dan di dalam terdapat banyak susu kaleng, air mineral, sayuran dan buah-buahan tersusun rapi di setiap lantai kulkas.


"Bersih, rapi dan benar-benar tipe ku." Jawab Al tersenyum melihat isi kulkas.


Al mengambil brokoli, ayam, wortel dan kentang. Lalu mengambil bahan rempah-rempah untuk membuat sup. Al juga mengambil 2 ons beras putih untuk di buat bubur.


Pertama-tama Al merebus daging ayam itu. Air hasil rebusan daging ayam di tuangkan ke dalam beras yang sudah di cuci bersih dengan air. Al memasaknya di kompor pertama menggunakan panci kecil berukuran tinggi 25 cm dengan bidang 14 diameter.


Menunggu beras menjadi bubur. Al mendinginkan daging ayam yang di rebus tadi untuk di hancurkan dengan belender. Dan memotong sayuran lalu di bersihkan dengan air.


Melihat panci yang berisi beras itu sudah mendidih, Al mengaduknya dengan perlahan-lahan isi panci, memasukkan daging ayam yang telah di hancur. Lalu memasukkan beberapa rempah-rempah dan garam untuk menjadi penyedap rasa bubur secara alami. Selama beberapa saat akhirnya bubur telah jadi. Al mematikan kompor dan melanjutkan masakan berikutnya.


Al membuat sop ayam dengan rempah-rempah alami walaupun sudah banyak rempah-rempah simpel untuk membuat sop. Al begitu telaten mengolah bahan makanan yang adam Al begitu pandai memasak. Hingga dua jenis masak itu sudah selesai.


Al menghias bubur ayam itu dengan taburan kacang polong, bawang doreng dan dendeng. Lalu menghias sup ayam dengan daun seledri. Al membawanya ke dalam kamar Queen.


Sudah 1 jam lebih Al memasak dan meninggalkan Queen di dalam kamar. Queen belum sadar juga. Al melihat Queen yang masih tertidur dan belum membuka matanya. Namun saat Al meletakkan dua makanan itu di atas lemari kecil di samping tempat tidur Queen. Queen menggerakkan matanya.


Perlahan-lahan dua kelopak mata yang menutup terbuka. Queen melihat keatas lagu kekanan dan kekiri. Queen melihat sekitar dan menggerakkan tangannya.


"Jangan banyak gerak." Jawab Al yang melihat Queen berusaha untuk mengangkat tangannya.


"Kau?" tanya Queen.


"Jangan banyak bergerak dulu dan bertanya kenapa aku bisa ada di sini. Sekarang makan dulu bubur ini." Jawab Al.

__ADS_1


Queen yang ingin menolak tapi tidak memiliki sama sekali tenaga untuk bergerak dengan bebas. Kepalanya masih pusing dan pandangan masih sedikit tidak stabil. Al mengangkat tubuh Queen untuk menggantikan posisi tidur menjadi setengah duduk dan setengah tertidur. Al meletakkan bantal di belakang Queen untuk sandaran ia duduk.


"Duduk lah." Jawab Al.


Queen hanya mengikuti saja tanpa ada bersuara.


"Buka mulut mu!" ucap Al dengan mengambil kubur yang sudah disediakan oleh dia. Al mendinginkan bubur yang hangat sebelum di suapi ke dalam mulut Queen. Queen menerima sesuap demi sesuap bubur dari sendok yang di sodorkan oleh Al. Al hanya tersenyum karena Queen sudah mau makan dengan lahap.


"Apakah enak?" tanya Al.


Queen hanya menganggukkan kepala.


"Laki-laki ini..." Jawab Queen yang bergumam di dalam hati sambil melihat Al yang begitu lembut merawat dirinya yang sedang sakit.


"Baiklah. Makan juga sop ayam ini." Jawab Al dengan pelan-pelan memberikan menu makanan yang kedua. Queen juga begitu lahap memakannya. Mungkin faktor utama Queen begitu lahap memakan masakan Al karena ia belum ada makan apa-apa sejak kemarin, masakan Al yang enak, dan porsi makanan yang di sediakan Al tidak terlalu banyak. Sehingga Queen dapat menghabiskan makanan itu.


"Aku tidak pernah minum obat." Jawab Queen dengan pelan.


"Maksudnya tidak pandai?" tanya Al.


Queen hanya menganggukkan saja.


"Begitu memalukan untuk ku mengatakan hal itu." Jawab Queen dalam hati.


"Baiklah, aku akan menggiling obat ini atau di letakkan ke dalam makanan lain. Apakah kau bisa menahan rasa pahit?" tanya Al.


"Bisa."Jawab Queen.

__ADS_1


"Berarti di giling saja." Jawab Al.


"Apakah aku sudah membuka kelemahan ku di hadapannya?" tanya Queen dalam hati.


"Tapi kenapa laki-laki itu bisa masuk ke rumah?" tanya Al dalam hati.


Al pergi ke dapur untuk menggiling semua obat yang diberikan oleh Sam menjadi satu dan meletakkannya ke dalam gelas. Setelah itu di isi air sedikit dan memerintahkan Queen untuk meminumnya.


"Ini?" tanya Queen.


"Tutup mata mu dan telan saja seperti sedang minum air mineral. Mengerti?" tanya Al.


"Baiklah." Jawab Queen sambil mengkerut kan keningnya.


Al membantu Queen untuk menyuapi gelas itu ke mulut Queen. Lalu menekan hidung Queen. Lalu berkata "telan."


Queen langsung menelannya begitu saja. Al meletakkan gelas itu lalu mengambil madu untuk memberikan kepada Queen.


"Minum ini biar tidak terasa pahit." Jawab Al.


Queen langsung meminum madu yang dituangkan di atas sendok dan menyuapinya lagi.


"Gadis pintar. Sekarang berbaring lagi. Istirahatlah lagi untuk segera pulih. Aku pergi membereskan semua ini di dapur." Jawab Al yang menunjukkan semua piring kotor yang akan dibawanya ke dapur. Queen hanya menganggukan kepalanya dan melihat Al yang berjalan keluar membawa semua piring kotor ke dapur.


"Dia cukup baik merawat ku." Jawab Queen dalam hati.


Al yang sibuk membersihkan semua hal yang sudah membuat dapur Queen berantakan. Sedangkan Queen tidak bisa untuk tidur dulu, ia duduk lalu obatnya baru terasa efeknya yaitu mengantuk. Queen membaringkan tubuhnya dan terlelap. Saat Al melihat Queen sudah terlelap kembali ia membenarkan selimut untuk menyelimuti tubuh Queen.

__ADS_1


Al kemudian mencari alas untuk membuat tempat tidur di bawah tempat tidur Queen. Al yang juga sudah kelelahan dan tertidur di bawah.


__ADS_2