Gadis Monochrome

Gadis Monochrome
Episode 85


__ADS_3

Queen yang mengatakan hal itu membuat Sam terkejut namun tidak dapat menjawab pernyataan yang di diberikan oleh Queen. Queen juga langsung meninggalkan Sam yang sudah meletakkan Fiona ke dalam mobil. Queen menuju ke sepeda motornya untuk mengikuti Sam dari belakang menuju ke apartemen.


Mereka tiba di apartemen Queen, Sam membawa Fiona sampai ke dalam apartemen Queen.


"Letakkan aja di kamarku, masuk lah." Jawab Queen kepada Sam yang menggendong Fiona.


"Baiklah, aku pergi." Jawab Sam.


"Iya." Jawab Queen.


Sam pergi dari apartemen Queen. Queen membantu Fiona melepaskan sepatunya dan menyelimuti tubuh Fiona. Queen pergi membersihkan dirinya terlebih dahulu sebelum istirahat.


Disisi lain, Sama yang sedang di luar apartemen perjalanan menuju ke lift dengan memegang ponsel untuk menelepon Al.


"Kapan kau kembali?" tanya Sam.


"Sedang dalam perjalanan ke bandara menuju ke rumah." Jawab Al.


"Ada yang ingin aku laporkan kepada mu secara langsung. Aku tunggu di rumah." Jawab Sam.


Yang disebut dengan rumah adalah rumah kayu yang sering di kunjungi oleh Al.


Sam sampai di rumah itu terlebih dahulu sebelum Al. Sam yang menunggu Al datang sekitar 30 menit.


"Apa saya ingin kau bicarakan secara langsung ?" tanya Al yang baru saja masuk membuka jasnya dan duduk di sofa.


"Tentang wanita mu." Ucap Sam.


"Ha, kenapa dengan Queen?" tanya Al yang langsung khawatir.


"Dia tidak kenapa-kenapa hanya saja 2 hari ini banyak hal yang terjadi padanya." Jawab Sam.

__ADS_1


"Apa itu?" tanya Al.


"Pertama, kemarin malam aku mengikuti Queen dan juga Fiona dari mall hingga mereka menghadiri pesta ulang tahun John Abraham. Kau tau apa yang baru saja terjadi di pesta itu? John Abraham memberikan pengumuman bahwa Queen adalah cucu kandungnya. Dan dia memberikan 50% saham yang ada di tangannya untuk Queen. Dan menyerahkan 30% sisanya di berikan oleh Biel Abraham." Jawab Sam.


"Apa? Berapa banyak indentitas Queen yang tidak aku ketahui." Jawab Al.


"Entahlah, wanita mu itu benar-benar penuh dengan misteri. Dan apa yang aku lihat saat itu benar-benar tidak mengerti apa yang sedang dipikirkan oleh wanita. Saat John menginginkan hal itu, Queen sama sekali tidak terkejut dan ekspresinya selalu seperti biasanya. Datar tanpa ekspresi......." Sam menjelaskan situasi pada malam itu.


"Jadi dia sudah mengetahui tentang dirinya yang memiliki hubungan darah dari keluarga Abraham?" tanya Al.


"Iya. Tapi jika dia sudah mengetahui hal itu, mengapa dia tidak segera memberitahu keluarga Abraham atau mengambil kesempatan ketika John mengumumkan hak itu. Di tambah, Jika dia menolak atau menyangkal hal itu, mengapa dia tidak berbicara apapun?" tanya Sam.


"Al, aku benar-benar tiga paham yang sedang dipikirkan oleh Queen." Jawab Sam lagi.


"Wanita itu memang misterius dan juga penuh dengan kejutan. Entah hal apalagi yang tidak aku ketahui tentang dirinya." Jawab Al.


"Ia, seperti yang sudah aku katakan bahwa dia meninggalkan pesta itu begitu saja disaat John sibuk mendapatkan ucapan selamat. Dan yang membuatku penasaran adalah bagaimana bisa terjadi bahwa Queen adalah cucu John. Dan di saat itu, bukan hanya Queen yang pergi dari pesta itu namun juga Biel yang pergi dari pesta itu dengan wajah yang suram." Jawab Sam.


"Baiklah akan aku lakukan." Jawab Sam.


"Kau tadi mengatakan pertama? maka ada hal lain lagi?" tanya Al


"Oh iya aku hampir lupa. Pagi tadi, ada sebuah berita tentang Queen yang dikatakan sebagai wanita murahan yang mencari penyokong orang-orang kaya. Dan foto pertama dari berita itu adalah foto mu." Jawab Sam.


"Foto ku?" tanya Al.


"Iya. Di dalam berita itu ada dua foto yang diambil. Yang pertama adalah fotomu yang menarik Queen masuk kedalam mobil dan foto kedua adalah Zaki yang sedang menjemput Queen." Jawab Sam yang sudah screenshot berita itu sebelum dihapus, memberikan bukti itu yang disimpan dari ponselnya kepada Al.


"....." Al yang menerima ponsel Sam untuk melihat bukti itu.


Al yang membaca berita itu sambil mendengarkan penjelasan dari Sam.

__ADS_1


"Aku mengetahui berita itu tanpa sengaja. Saat itu aku di telpon oleh Fiona. Fiona minta bantuan kepadaku untuk menemukan keberadaan Queen. Queen menghilang setelah menghadap masuk ke ruang dekan. Mungkin sekitar 4 jam Queen menghilang sebelum kami menemukan ya....." Jawab Sam yang menceritakan kejadian tadi.


"Jadi berita ini tiba-tiba terhapus begitu saja dan muncul berita baru yang mengklarifikasi tentang berita pertama. Bahwa itu benar adalah foto Queen bersama dengan orang lain yang tidak di kenal. Dan foto kedua adalah foto Queen bersama dengan Zaki karena adanya urusan pekerjaan?" tanya Al.


"Siapa yang membuat berita kedua itu? Aku di anggap sebagai orang lain? Aku adalah suaminya. Dan yang paling ingin aku ketahui adalah siapa yang telah melakukan ini? Siapa yang mencari masalah dengan wanitaku?" tanya Al dengan emosi.


"Aku sudah melakukan tindakan untuk memerintah orang-orang dari tim IT untuk mencari keberadaan IP address yang telah menyebarkan awal dari berita tersebut. Kita hanya tinggal menunggu kabar." Jawab Sam.


"Dimana mereka? Kita ke sana." Jawab Al.


"Apa kau tidak lelah?" tanya Sam.


"Tidak perlu istirahat. Aku ingin mengetahui siapa yang sudah berani mengganggu wanitaku?" tanya Al mas langsung berdiri dari sofa dan membuka kancing tangan baju kemejanya dan menggulung sampai siku.


Al dan Sam pergi menuju ke markas alias rumah besar. Namun, baru saja berjalan sebentar dengan Sam yang menyupir. Ponsel Sam berdering memberikan informasi tentang alamat IP address. Tim IT memberikan informasi lokasi tentang tempat itu. Al dan Sam bergegas pergi langsung menuju ke titik alamat yang telah di berikan.


"Ada yang ingin aku katakan lagi kepadamu." Jawab Sam.


"Apa itu?" tanya Al.


"Aku merasa bahwa Queen sudah mengetahui siapa dalang dari akar masalah yang menyebarkan berita itu." Jawab Sam.


"Kenapa kau berbicara seperti itu?" tanya Al.


"Setidak ekspresi apapun seseorang pada wajahnya pasti akan ada perubahan jika terkejut entah itu hanya sekedar terdiam satu detik, mata bergerak atau alis bergerak atau yang lainnya. Pasti akan terlihat sedikit berbeda dari ekspresi biasanya." Jawab Sam.


"Intinya saja." Jawab Al.


"Saat aku dan Fiona menemukan Queen supermarket. Fiona mengatakan tentang terhapusnya berita itu dan munculnya berita lain untuk mengklarifikasi berita pertama kepada Queen. Tapi wajah yang terlihat dari Queen tidak terkejut bahkan tidak ingin membahas hal itu." Jawab Sam.


"Lalu?" tanya Al.

__ADS_1


"Helm yang digunakan oleh Queen sedikit tergores. Dan terlihat goresan itu baru saja di dapat. Dan tangan Queen sedikit lebam, seperti orang yang baru saja selesai berkelahi." Jawab Sam.


__ADS_2