Gadis Monochrome

Gadis Monochrome
Episode 128


__ADS_3

Tim yang di pimpin oleh Arya dimana di dalam tim itu ada Queen. Mereka semua sampai di camp tepat waktu. Mereka semua kelelahan karena membawa dua ikat kayu bakar. Tapi tidak dengan Queen dan dua wanita lainnya.


Sampai di camp mereka meletakkan kayu bakar di tumpukan lainnya yang juga sudah melaporkan hasil mereka. Arya berserta dengan yang lainnya membawa kayu itu dan melaporkan kepada Grace. Karena Grace adalah pembina dari mereka.


"Bu, tim pencari kayu bakar memberikan laporan telah selesai membawa 14 ikatan kayu bakar." Ucap Arya.


"Tumpukkan ke sana bersama dengan yang lainnya." Jawab Grace.


"Baik Bu. " Jawab Arya.


"Jadi tim mu yang sudah mengumpulkan banyak kayu ini?" tanya Grace.


"Iya Bu." Jawab Arya.


"Bagus. Untuk saat ini kalian yang paling banyak membawa kayu bakar." Jawab Grace yang melihat mereka membawa kayu bakar dengan 14 ikatan sedang. Sedangkan yang tim lainnya tidak ada yang mengikat kayu bakar mereka sehingga mereka membopongnya begitu saja.


"Pintar juga kalian mengikat kayu bakar seperti itu agar mudah di angkat." Jawab Pemandu yang datang ke arah Arya.


Arya, pemandu dan Grace berbincang. Sementara yang lainnya hanya meletakkan kayu bakar dan bergegas pergi mencari teman satu tendanya.


Queen juga mencari keberadaan Fiona. Namun yang mendatangi Fiona lebih dulu sebelum Queen.


"Queen kau sudah kembali?" tanya Fiona yang melihat Queen sudah kembali dari mencari kayu bakar.


"Baru saja aku ingin mencari ku tapi kau sudah menghampiri aku lebih dulu." Jawab Queen dalam hati.


"Iya. Bagaimana dengan tenda kita? Apakah sudah berdiri?" tanya Queen.


"Sudah, ayo liat kesana. Aku juga sudah menyusun barang-barang mu di dalam." Jawab Fiona.


"Oke." Jawab Queen yang mengikuti Fiona untuk ke tendanya.


Saat sampai, Queen melihat tenda itu memang sudah berdiri, Queen mulai mengecek stik tali di tanah apakah sudah kokoh atau belum. Karena takut jika ada angin, tenda akan tumbang jika stik yang di tancapkan ke dalam tanah akan lepas. Queen juga melihat keseluruhannya dan sedikit memperbaiki.


"Apakah sudah sempurna?" tanya Fiona yang ingin di puji oleh Queen atas usahanya mendirikan tenda.


"Sudah. Hanya sedikit mengencangkan besi yang bersatu di tenda dan juga stik yang di tancapkan di tanah. Tidak terlalu buruk, sudah berhasil 75%." Jawab Queen.

__ADS_1


"Baguslah. Aku tadi juga membantu mereka mendirikan tenda karena mereka tidak paham." Jawab Fiona yang menunjukkan beberapa tenda yang sudah berdiri di sekitar tenda mereka.


"Bagaimana dengan garam? Kau tidak lupa menaburkan di sekitar sebelum mendirikan tenda?" tanya Queen.


"Sudah, susah aku lakukan." Jawab Fiona.


"Bagus. Setelah di tenda ini berdiri jangan lupa untuk menaburkan kembali garam mengelilingi tenda." Jawab Queen.


"Akan aku lakukan. Oh ya sebentar lagi kita akan makan siang. Kau istirahat saja di sini lebih dulu." Jawab Fiona.


"Oke." Jawab Queen yang duduk di depan pintu tenda dan melihat Fiona yang sibuk menaburi garam di sekeliling tenda.


Di sisi lain, Elena yang sedang berada di tempat konsumsi untuk menata makanan kotak yang akan dibagikan kepada semua orang. Mereka menyusunnya dan mulai membagikan kepada setiap kelompoknya. Elena membuat beberapa jebakan yang akan di lakukan olehnya untuk Queen.


Rencana pertama yang ingin di lakukan olehnya adalah meracuni Queen dengan sedikit memberikan obat diary ke dalam makanan Queen. Tapi ia mengurungkan niatnya karena pembagian makanan akan di lakukan secara terbuka. Sehingga ia memiliki ide yang lainnya.Elena menyuntikkan obat itu ke dalam air mineral botol dan akan di berikan oleh Queen.


"Arya kau sudah bisa mengambil makan siang untuk kelompok mu ke dapur umum. Di sana juga ada Elena. Kalian bisa langsung kesana untuk mengambilnya. Dan kita akan kumpul kembali di jam 14.00 Wib." Jawab Grace.


"Oke Bu. Terima kasih." Jawab Arya.


Arya berjalan pergi dan mendatangi teman satu timnya tadi satu persatu untuk memerintah mereka mengambil nasi kotak ke dapur umum.


"Kalian melihat Queen?" tanya Arya.


"Dia ke arah sana bersama dengan Fiona." Jawab mereka.


"Oke terima kasih. Kalian segera ambil nasi untuk makan siang dan akan kembali berkumpul lagi di lapangan pukul 14.00 WIB." Jawab Arya.


"Oke." Jawab mereka yang di berikan informasi.


Arya langsung ke dapur umum untuk mengambil makan siang.


"Elena bisa aku mendapatkan dua makan siang. Karena satunya untuk Queen." Jawab Fiona.


"Kebetulan sekali. Tanpa aku yang turun tangan." Jawab Elena dalam hati yang sudah menyiapkan rencananya itu.


"Tentu bisa karena kita teman kelas " Jawab Elena.

__ADS_1


"Ini makan siang mu beserta dengan air mineralnya. Dan ini milik Queen." Jawab Elena yang mengambil bungkusan Queen dari bawah meja bukan dari atas meja.


"Oh terima kasih." Jawab Arya.


"Sama-sama." Jawab Elena.


"Baguslah. Aku harap rencananya berhasil " Jawab Elena dalam hati.


Arya yang membawa makan siang Queen berjalan menghampiri Queen yang sedang duduk di tenda.


"Queen." Panggil Arya kepada Queen.


"Fiona." Panggil Arya juga.


"Hy Arya." Jawab Fiona yang baru selesai menaburkan garam di sekeliling tenda.


"Queen tadi aku mengambilkan makan siang mu sebagai ucapan terima kasih karena tadi sudah menyelamatkan aku." Jawab Arya.


"Hmmm, sebenarnya tidak perlu sampai seperti ini." Jawab Queen.


"Tidak apa-apa. Terima saja." jawab Arya yang memberikan bungkusan itu kepada Queen.


"Ha? Ucapan terima kasih apa? Apa yang terjadi ketika kalian di dalam hutan? Jangan bilang kau selingkuh dengan Arya?" tanya Fiona yang heboh.


Karena ucapan Fiona membuat Arya baru sadar. Bahwa tadi pagi Queen di antarkan oleh seorang lelaki yang begitu tampan dan kaya rasa dan juga sangat baik dalam memperlakukan Queen.


"Aku hampir lupa kalau dia memiliki kekasih." Jawab Arya dalam hati.


"Tidak, hanya sebuah kecelakaan kecil yang hampir terjadi." Jawab Arya untuk meluruskan.


"Baiklah, aku kembali ke tenda ku. Selamat makan siang." Jawab Arya yang buru-buru pergi karena malu dan tidak berfikir panjang.


"Arya! Bagaimana kau bisa tiba-tiba menyukai seorang wanita untuk pertama kalinya dan wanita itu sudah memiliki kekasih." Jawab Arya yang berjalan pergi meninggalkan tenda Queen.


"Apa yang terjadi? Aku juga ingin mengetahui." Jawab Fiona yang menggoda Queen.


"Hanya mengusir ular yang hampir mengigit ya." Jawab Queen

__ADS_1


"Oh ular. Apa? Ular? Bagaimana bisa kamu begitu berani? Bagiamana kau melakukannya?" tanya Fiona yang terkejut mendengar cerita singkat Queen.


"Sudah jangan di bahas lagi. Bagaimana jika kau ambil makan siang mu ke dapur umum. Kita makan siang bersama." Jawab Queen kepada Fiona untuk menghentikannya bertanya.


__ADS_2