
Mereka semua penasaran dengan Queen yang datang bersamaan dengan Al. Mereka saling memberi pendapat masing-masing tentang Queen. Sedangkan Queen dan Al yang di dalam mobil hanya berdiam diri.
Al melajukan mobil sport dengan kecepatan penuh di jalan yang kosong tidak ada pengendara sama sekali. Mereka tiba di biro catatan pernikahan dengan waktu 10 menit.
"Kita sampai." Jawab Al dengan memberhentikan mobilnya.
"Kita...." Jawab Queen yang melihat di balik kaca mobil gedung yang ia datangi.
"Iya. Bukannya kau yang tidak ingin ada pesta besar. Jadi aku hanya membawa mu di biro catatan pernikahan. Mendandani mu seperti ini untuk photo yang akan di letakkan di buku nikah dan juga di rumah kita. Ayo kita masuk." Jawab Al yang melepaskan sabuk pengaman dan membuka kedua pintu mobil ke atas dengan menekan tombol mobil.
Queen yang terbengong melihat tindakan Al, menculik dirinya hanya untuk melakukan hal ini.
"Sudah jangan merasa bingung. Ikuti saja." Jawab Al.
Al mengulurkan tangannya untuk membantu Queen keluar dari mobil. Queen yang menerima uluran tangan dari Al keluar dari mobil. Al meletakkan tangan Queen dan melingkarkan tangannya ke tubuh Queen untuk berjalan menaiki tangga menuju kantor biro pernikahan.
"Tuan sudah sampai?" tanya Joy yang ternyata mengurus tentang persiapan pernikahan ini. Al melakukan pernikahan bersama Queen di biro pernikahan secara hukum dan agama. Mereka menyelesaikannya dengan cepat tanpa ada kendala. Dan setelah itu, melakukan pemotretan untuk diletakkan fotonya di buku nikah.
Queen diperintahkan oleh Al untuk tersenyum. Queen sedikit memberikan senyuman bahagia di depan kamera. Beberapa pose pemotretan dilakukan di ruangan. Dan foto mereka langsung dicetak di tempat dalam durasi waktu yang sangat singkat. Menunggu beberapa menit di ruang tunggu, Al dan Queen sudah mendapatkan sertifikat nikah.
"Tuan ini sertifikat ya dan ini kunci beserta berkas yang anda perintahkan untukku." Jawab Joy yang memberikan sertifikat nikah beserta dengan kunci sebuah vila beserta dengan sertifikat vila atas nama Queen.
"Untuk urusan foto ukuran 1 meter yang menjadi pajangan di vila nanti aku serahkan kepadamu." Jawab Al yang menerima pemberian dari Joy.
"Kita sudah menjadi suami istri yang sah di mata hukum dan agama."Ucap Al dengan memberikan sertifikat pernikahan.
"Dan ingat perjanjian kita." Jawab Queen.
__ADS_1
"Tentu. Queen aku akan membawamu ke suatu tempat." Jawab Al kepada Queen dengan tersenyum sambil memberikan sertifikat villa atas nama dirinya.
"Apa ini?" tanya Queen.
"Lihat nanti saat di mobil, sekarang kita masuk mobil dulu untuk pergi ke tempat itu." Jawab Al yang menggandeng Queen.
Saat mereka masuk ke dalam mobil, Queen membuka dokumen yang diberikan olehnya tadi, Queen membaca sebuah perjanjian pernikahan mereka beserta dengan sertifikat villa.
"Kau memberikan ini?" tanya Queen yang terkejut dengan harga 1 villa tertera pada sertifikat itu sebesar 10 Milyar.
"Bukannya kau mengatakan untuk melakukan sebuah perjanjian putih diatas hitam maka silakan tanda tangan untuk hal yang sudah kita setujui di awal." Jawab Al yang sedang menyetir mobil putihnya ke arah villa.
"Bukan itu yang ku maksud tapi ini." Jawab Queen dengan menunjukkan sertifikat villa atas namanya.
"Oh itu, villa itu adalah kado pernikahan kita dariku untukmu. Jangan khawatir, walaupun pada akhirnya nanti kau tidak mencintaiku dan akan berpisah denganku villa itu akan tetap untukmu. Tapi aku yakin aku mampu membuatmu untuk mencintaiku." Jawab Al yang tersenyum melihat Queen.
"Apa kau lupa, aku memiliki banyak uang sehingga aku bisa membeli apapun yang aku inginkan. Jadi hadiah kecil ini hanyalah sebuah sambutan awal untukmu. Pada akhirnya nanti juga kau yang akan menikmati apa yang aku miliki Jadi terima saja tanpa ada protes dan penolakan. Kau tau aku tidak suka penolakan." Jawab Al.
"Dasar pria narsis."Jawab Queen dengan pelan sambil menggerutu.
Queen mengambil pena yang ada di atas dokumen itu untuk menandatangani surat perjanjian pernikahan antara dia dan juga Al.
"Surat perjanjian itu, kau saja yang memegangnya agar aku tidak dapat menipumu."Jawab Al.
"Bagaimana jika Aku yang akan menipu mu?" tanya Queen.
"Tidak apa-apa, aku tidak masalah."Jawab Al dengan sangat santai mempersilahkan Queen untuk menipunya.
__ADS_1
Queen yang tidak dapat berkata-kata hanya terdiam sambil melirik wajah Al yang begitu serius mengatakan hal seperti itu.
Mobil mereka tiba di sebuah gerbang villa yang otomatis terbuka ketika mereka di depan. Dari jalan masuk gerbang ke depan pintu villa hanya sekitar 20 meter yang ditanami kebun yang hijau. Nuansa lingkungan villa yang begitu asri dan sejuk dan juga sangat bersih.
"Selamat datang di rumah kita." Jawab Al saat membukakan pintu mobil untuk Queen.
Queen yang turun dari mobil langsung melihat sekitar dengan menghirup udara yang sangat segar dan ia tersenyum tipis.
"Silahkan masuk." Jawab Al membukakan pintu villa untuk Queen.
Saat mereka masuk, nuansa rumah yang terlihat klasik tapi mewah dengan desain interior warna hitam dan putih. Bahkan seluruh perabotan yang ada di dalam berwarna hitam dan juga putih. Saat pertama masuk sudah disuguhkan ruang tamu dengan sofa berwarna hitam dan juga putih beserta lampu gantung mewah di atasnya.
Al mengajak Queen berkeliling villa yang sederhana itu yang hanya tingkat 1 saja dengan luas 100 m. Al menunjukkan ruangan musik yang terdapat sebuah piano berwarna silver. Lalu Al menunjukkan ruang makan keluarga dengan nuansa meja kaca dan kursi yang berwarna putih dan hitam. Beserta dapur yang juga berwarna yang sama.
Ruang kerja, ruang belajar yang terdapat perpustakaan pribadi dan terdapat sebuah ruangan yang berada di belakang rumah dengan nuansa alam yang disejajarkan dengan sofa leter u dan ditengahnya terdapat api unggun. Karena di belakang villa itu ada sebuah hutan. Dan saat membuka kamar utama akan terlihat pemandangan bukit-bukit yang dihiasi oleh pepohonan.
"Bagaimana?" tanya Al kepada Queen yang sejak tadi hanya memperhatikan apa yang ditunjukkan oleh Al tanpa ada berkomentar apapun ketika melihat setiap ruangan yang mereka datangi.
"Sangat bagus dan mungkin ini adalah salah satu rumah impian yang ingin aku bangun."Jawab Queen yang tanpa sadar tersenyum saat melihat Al.
"Baguslah. Aku juga menyesuaikan desain interior warna yang kau sukai." Jawab Al.
"Kau tau di mana bahwa Aku menyukai putih dan juga hitam?" tanya Queen.
"Apa kau lupa siapa aku? Aku mengetahui semua tentangmu dengan caraku sendiri." Jawab Al tersenyum.
"Terima kasih." Jawab Queen tanpa sadar mengucapkan terima kasih kepada Al.
__ADS_1