Gadis Monochrome

Gadis Monochrome
Episode 78


__ADS_3

Zaki yang mendorong kursi roda ijon menuju ke depan. John dan Zaki berdiri di depan semua orang. Cara akan segera di mulai. Tapi Biel tetap memperhatikan Queen yang sedang makan desert dengan lahap.


"Terima kasih atas kehadiran semuanya yang telah memberikan doa dan dan kado dalam acara pesta ulang tahunku hari ini. Tidak ada doa dan harapan yang lebih penting di tahun ini selain tentang sebuah kebahagiaan yang dapat berkumpul kembali bersama dengan keluarga tercinta." Ucap John yang sedang mengumpulkan acara yang akan dimulai dari sambutan dirinya.


" Terima kasih juga untuk anakku tercinta Biel Abraham yang telah mempersiapkan acara ini sesuai dengan permintaan aku. Acara kali ini tidak seperti acara yang sebelumnya nya. Karena ini adalah permintaan ku sendiri karena tidak ingin terlalu banyak orang dan juga media yang mengetahui tentang hal ini." Jawab John lagi.


"Dan malam hari ini, di hari ulang tahun ku yang ke 60 tahun. Ada hal yang ingin aku sampaikan kepada kalian semua bahwa aku akan memperkenalkan anggota baru dari keluarga Abraham sekaligus aku akan mengumumkan bahwa dia akan menjadi pemegang saham sebanyak 50% milik ku yang berpindah kepadanya." Jawab John lagi.


"Ayah ingin memberikan saham itu akhirnya? Tapi kenapa ada yang ambigu dari pengumuman itu?" tanya Biel dalam hati.


Belum siap berpikir terlalu banyak, John melanjutkan pengumuman sehingga membuat semua orang terkejut terutama Biel yang tidak menerima.


"Dan orang itu adalah Sella Queen yang akan berubah menjadi Queen Abraham." Jawab John dengan memandang ke arah Queen yang berdiri di samping meja desert.


"Aku?" tanya Queen dalam hati saat sedang siap minum jus setelah makan desert.


"Queen?" tanya Sam yang terkejut.


"Queen?" tanya Fiona dan keluarganya yang terkejut.


"Nona Queen, silahkan kemari!" Ucap Zaki yang meminta Queen untuk mendekati mereka berdua.


"Merepotkan saja." Jawab Queen dalam hati.


"Tapi ini sebuah kesempatan untuk masuk ke ruang lingkup keluarga Abraham dalam merencanakan hal itu." Jawab Queen lagi dalam hari ketika berfikir.


Queen berjalan mendekati Zaki dan John yang berada dihadapan semua orang. Semua mata tamu undangan tertuju kepada Queen yang sedang berjalan menuju ke arah Zaki dan John.

__ADS_1


"Mendekatlah." Jawab John ketika jarak Queen sweater dengan dirinya. Queen mendekati dan berdiri di samping John.


"Sekali lagi, aku perkenalkan kepada kalian semua cucu kandung ku yang telah lama hilang telah kembali bersama. Dia adalah Queen Abraham, anak dari Princess Abraham dan Mirza Khan." Jawab John kepada para tamu.


Semua tamu bertepuk tangan setelah mendengar pengumuman tersebut.


"Maaf sebelumnya, aku belum bisa menerima tentang pemberian saham Abraham. Karena yang lebih pantas mendapatkan itu adalah Paman saya Biel Abraham. Karena selama ini, dialah yang membantu segala sesuatu tentang pasang surutnya perusahaan Abraham sejak ibu ku meninggalkan keluarga ini. Jadi tidak pantas bagi ku menerima pembagian saham ini." Jawab Queen tersenyum melihat Biel yang masih terdiam diri berdiri melihat semua kejadian.


"Tenang saja, aku juga akan menggumumkan bahwa sahamku yang tinggal 30% lagi di tangan ku akan aku berikan kepada Biel Abraham." Jawab John yang memiliki 90% saham pribadi di perusahaan Abraham sedangkan 10% yang lainnya dimiliki oleh beberapa rekan lainnya yang tidak di ketahui banyak orang.


"Ayah hanya memberikan aku 40% saham miliknya setelah selama ini yang aku lakukan untuk memperjuangkan perusahaan Abraham." Jawab Biel dalam hati dengan menahan emosi pada dirinya dengan cara menggenggam erat tangannya.


Biel mulai melangkah berjalan mendekati posisi Zaki, Queen dan John yang ada di depan.


"Terima kasih ayah, seharusnya malam ini adalah sebuah malam yang dikhususkan untuk mu Namun bukan Ayah yang mendapatkan hadiah tetapi aku yang mendapatkan hadiah yang begitu istimewa." Jawab Biel dengan memberikan ekspresi tersenyum bahagia di hadapan banyak orang.


"Iya. Aku akan menceritakan detail nya setelah pesta ini." Jawab John.


"Baiklah." Jawab Biel.


"Selamat datang keponakan ku dan selamat atas saham yang telah diberikan oleh Ayah kepadamu." Jawab Biel dengan memeluk Queen dengan cepat lalu melepaskan nya.


"Sial, dengan cepat dia memeluk dan melepaskan begitu saja. Kalau saja dia berlama-lama memeluk ku, aku mungkin akan menendang tubuhnya itu menjauh dari aku " Jawab Queen dalam hati.


"Ayah, pantas saja ketika pertama kali aku melihat wajah Queen, mengingatkanku dengan Kak Princess. Karena wajah mereka begitu mirip. Wajah Queen ini sama seperti wajah Kak Queen ketika masih remaja." Jawab Biel.


"Iya, karena hal itulah aku penasaran dengan identitasnya. Dan setelah melakukan tes DNA aku mendapatkan hasil yang cocok." Jawab John.

__ADS_1


"Pantas saja. Baiklah, maafkan kami yang menampilkan reunian keluarga di hadapan kalian semua. Jadi silahkan nikmati pesta malam ini." Jawab Biel kepada para tamu Untuk menghentikan perbincangan mereka lebih lanjut.


"Jadi itulah alasan Zaki meminta pertolongan kepada kita?" tanya Serli kepada Samuel.


"Sepertinya begitu. Aku benar-benar tidak menyangka akan hal ini terjadi. Apakah pertemuan pertama dengan kita itu adalah awal mula semua ini?" tanya Samuel.


"Apa iya?" tanya Serli.


"Aku berfikir seperti itu." Jawab Samuel.


"Tidak penting tentang hal itu yang terpenting adalah bahwa kita telah membantu mempersatukan keluarga mereka kembali." Jawab Serli.


"Iya. Tapi yang aku lihat, Queen bersikap santai dengan wajah datarnya itu. Seharusnya dia terkejut namun wajahnya terlihat biasa saja. Dan seharusnya ia bahagia namun terlihat biasa saja. Sejak saat bertemu dengannya, wajah dan ekspresi tampilkan Queen itu tanpa ekspresi." Jawab Samuel.


"Apa yang sayang katakan itu benar. Aku juga merasakan hal itu." Jawab Serli melihatnya.


Semua tamu 1 per 1 mendekati mereka untuk mengucapkan selamat sehingga membuat Queen sedikit lelah karena telah bersikap ramah untuk semua para tamu. Namun pada akhirnya, Queen berusaha menyingkirkan dirinya dan bergabung dengan Fiona dan Sam.


"Queen bagaimana bisa kau adalah cucu kandungan keluarga Abraham?" tanya Sam yang bertanya langsung saat Queen di hadapannya.


"Iya, bagaimana itu bisa terjadi?" tanya Fiona.


"Jadi inikah alasan tuan Zaki datang ke rumah dan meminta pertolongan kami untuk membawa Queen hadir pada pesta malam ini. Semua itu di lakukan untuk mengumpulkan hal penting ini di hadapan banyak orang." Jawab Fiona dalam hati.


"Bisakah kalian membawaku pergi dari tempat ini?" tanya Queen dibanding yang tidak menjawab pertanyaan dari mereka berdua namun memberikan pertanyaan lain.


"Kau ingin kabur?" tanya Sam.

__ADS_1


"Kalau kau tidak bisa, aku akan pergi sendiri." Jawab Queen tidak menunggu jawaban dari Sam langsung saja berjalan ke arah pintu keluar.


__ADS_2