
Mereka yang mendengarkan penjelasan dari Grace sudah mengerti. Dan beberapa pertanyaan muncul kembali satu persatu.
"Jadi bagaimana dengan tenda Bu?"
"Memilih teman tidur di tenda bebas, asal laki-laki dan wanita terpisah." Jawab Grace.
"Kalau hanya 2 orang saja?"
"Boleh, asal kalian sudah memiliki tenda sendiri, bukan tenda dari kampus." Jawab Grace.
"Bagaimana dengan Toilet darurat Bu?"
"Tempat kita berkemah tidak jauh dari aliran sungai. Sekitar 10 meter jalan ke bawah sudah bertemu dengan aliran sungai. Jadi, untuk tim yang mendirikan tenda, ibu mau setelah itu membuat toilet umum antara wanita dan pria yang berbeda. Untuk perlengkapan sudah ada di bagasi bus. Jadi kalian tidak perlu khawatir." Jawab Grace.
"Bagaimana untuk tim memasak? Apakah kami juga harus mencari bahan makanan dalam hutan?"
"Iya Bu, bagaimana jika kami mengambil jamur beracun? Kami semua akan memberi racun kepada teman-teman?"
"Hahahah." Semua orang tertawa.
"Tentu saja tidak, bahan makanan yang akan di masak sudah tersedia dari pihak jurusan. Jadi kalian hanya mengolahnya saja nanti." Jawab Grace.
"Bagaimana dengan pencahayaan Bu?"
"Tenang saja, setiap tenda sudah di sediakan 1 senter dan satu lampu gantung yang menggunakan baterai. Cukup untuk di gunakan selama 20 jam." Jawab Grace.
"Bagaimana dengan acara malam api unggun?"
"Untuk itu nanti kita akan bicarakan kembali. Karena kita camping tidak hanya satu jurusan namun beberapa jurusan yang mencakup satu fakultas kita maka untuk kelas kalian, ibu yang akan bertanggung jawab." Jawab Grace lagi.
"Bagaimana dengan Pak Azlan? Aku tidak melihat ya sejak kita berangkat? " tanya seseorang.
"Kemungkinan pak Azlan memang sudah tidak bisa bertemu dengan kita. Karena yang ku dengar dia sudah selesai menggantikan profesor. Dia sudah kembali ke negara Asalnya." Jawab Grace.
"Jadi berita benar?"
__ADS_1
"Kita tunggu saja kebenaran ya." Jawab Grace yang sedikit melamun saat membahas Al yang mereka ketahui dia adalah Azlan.
"Ada lagi yang ingin di tanyakan seputar camping atau kemah kita kali ini?" tanya Grace.
"Apakah benar kita akan melakukan kegiatan sebelum menjelang malam?"
"Iya. Hal itu di namakan jam perkenalan. Kalian yang sudah di bagi tim ya sesuai pekerjaan apa yang akan dilakukan. Kalian akan berkenalan sesama tim selama melaksanakan tugas. Tugas yang di maksud seperti mencari kayu bakar, mendirikan tenda, memasak dan sebagainya."
"Setelah selesai melaksanakan misi, poin dari misi akan di hitung sesuai ketentuan juri dengan kelompok lain yang sesuai dengan tugas yang sama. Contoh tim pencari kayu bakar akan di nilai seberapa banyak kayu bakar yang di dapatkan. Hasil itu akan di bandingkan dengan tim pencari kayu bakar lainnya."
"Setelah itu, semua tim dari bus ini akan di jumlahkan poin ya. Jika bisa mengalahkan dengan tim lainnya maka kita tidak akan melakukan apa-apa. Sedangkan tim yang kalah akan melakukan persiapan pesta malam api unggun dan menyiapkan sarapan keesokan harinya." Jawab Grace yang menjelaskan secara rinci.
"Maksud ibu. Kita memiliki tim besar dan tim kecil. Tim besar adalah seluruh orang yang berada di dalam bus ini, sementara tim kecil adalah pecahan dari sini yang telah dipilih masuk untuk melakukan misi masing-masing seperti mencari kayu bakar, dirikan tenda dan sebagainya."
"Iya benar. Yang di nilai adalah keberhasilan setiap misi, kekompakan dan kesesuaian misi." Jawab Grace.
"Ke sesuaian yang di maksud seperti tim memasak. Bukan hanya kekompakan dalam melaksanakan misi memasak bersama dengan yang lain. Namun juga bagaimana penyajian, rasa dan makanan yang sesuai sehat atau tidak?"
"Benar. Seperti itu yang akan dilakukan penilaiannya." Jawab Grace.
"Ada 12 bus yang pergi. Namun, angkatan kalian hanya ada 10 bus. 2 bus lainnya adalah alumni yang iku menjadi panitia yang akan memandu kalian di alam bebas." Jawab Grace.
"Jadi kami tidak akan di lepas begitu saja?"
"Tentu saja tidak, setiap tim akan memiliki pemandunya masing-masing. Kalian akan belajar banyak dari panitia dan juga sudah di katakan bahwa acara ini bertujuan untuk mempererat kalian satu sama lain. Jadi kalian harus menikmati ya." Jawab Grace.
"Boleh saya bertanya?' tanya Queen yang tiba-tiba buka suara.
"Ada apa?" tanya Grace.
"Bagaimana dengan keselamatan? Mungkin ada yang daya tahun tubuhnya lemah sehingga perubahan lingkungan alam bisa saja mengakibatkan sakit?" tanya Queen.
"Tentu saja pihak kampus sudah membawa tim medis sendiri yang akan menjaga kalian 24 jam. Jadi semuanya sudah standby seperti tahun-tahun yang lalu." Jawab Grace menjelaskan.
"Apa mungkin dia memiliki penyakit atau alergi?" tanya Grace dan Elena di dalam hati bersamaan saat Queen bertanya tentang hal itu .
__ADS_1
"Baguslah." Jawab Queen yang tersenyum.
"Bu apakah kegiatan kita hanya itu saja?" tanya Fiona.
"Tentu saja tidak. Gambaran yang aku ketahui hanya itu. Untuk hal ini akan disampaikan oleh wakil dekan yang akan ikut bersama dengan kita. Wakil dekan akan menjelaskannya ketika kita semua sudah sampai ditempat dan diwariskan seluruhnya untuk mendengarkan nasihat dari wakil dekan." Jawab Grace.
"Bagaimana bisa memilih di tempat ini?"
" Mungkin karena sejak dulu hutan ini adalah usaha yang dimiliki oleh yayasan sekolah. Jadi kita nikmati saja untuk mengenal satu sama lain lebih dekat sebagai siswa yang seangkatan satu sama lain walaupun jurusan berbeda berkuliah di Belta." Jawab Grace
"Kami sudah mengerti." Jawab mereka semua mengangguk kepala.
"Ada lagi yang ingin bertanya?" tanya Grace lagi.
"Tidak Bu, semuanya sudah jelas kami dengarkan dengan baik tentang apa yang telah disampaikan oleh ibu."
"Baguslah. Sekarang bersiap-siap lah. Kalian akan segera sampai di tempat. Dan kalian harus mencari tempat camping dengan teman satu tim besar ini. Kalian harus terlhat kompak." Jawab Grace.
"Baik Bu " Jawab mereka
Tiba-tiba semua orang menatapku dengan tatapan yang sangat jijik. Mereka mendengarkan bisikan dari Elena dan Yosi bahwa kau hanya memanfaatkan aku kan?" tanya Queen dalam hati.
Queen mengambil tas ransel yang ada di atas bagasi bus. Semua orang juga sedang bersiap-siap untuk turun dari bus. Semua bus berjajar depan halaman luas dengan hamparan hijau.
"Seharusnya mereka tidur saja dari pada bekerja." Jawab Fiona yang mengobrol dengan Queen.
"Kenapa tidur? dan siapa yang kau maksud?" tanya Queen kepada Fiona.
"Tidak apa-apa, hanya ingin menyampaikan bahwa aku sangat senang sekali. Aku merasakan berkemah di depan rumah seperti sedang berkemah di hutan-hutan." Jawabnya
Hy semua jangan lupa like, komentar, bintang 5 dan masukkan ke rak favorit.
Aku sayang kalian. Terima kasih
sudah mendukung dengan begitu lama.
__ADS_1