
"Dari mana kau mengetahui tentang organisasi mengerikan itu Queen?" tanya John yang heran.
"Benar kata ayah, bagaimana kau bisa mengetahui tentang mereka? Apa jangan-jangan kau ada hubungannya dengan mereka? Ia, benar. Apakah kau orang yang katanya menyamar di sekitar kami?" tanya Biel.
"Benar juga, sama seperti paman. Paman juga yang mengetahui mereka terlebih dahulu di bandingkan aku. Jadi paman juga orang dari organisasi itu?" tanya Queen menanyakan balik kepada Biel. Queen menyerang dengan kalimat yang sama kepada Biel.
"Kau!" ucap Biel.
"Diam!!!!" Jawab Biel dengan wajah yang melotot. Dan mengatur napas dengan perlahan setelah membentak.
"Katakan kepada ku Biel apa yang kau ketahui tentang organisasi itu?" tanya John.
"Informasi ya sudah aku beritahu semua yang aku ketahui." Jawab Biel.
"Baiklah. Sedangkan kau Queen?" tanya Biel.
"Aku tidak banyak mengetahui tentang mereka. Hanya saja aku pernah mendengar dari ayah angkat ku bahwa mereka sebenarnya bukan mafia yang sebenarnya mafia. Bagaimana aku harus menjelaskannya?" tanya Queen yang berfikir.
"Maksud ya?" tanya Biel.
"Mereka itu memerangi mafia lainnya, gangster lainnya, penjahat lainnya. Tapi dengan cara mereka, cara yang kejam. Tapi tidak ada yang mengetahui siapa mereka dan apa sebenarnya tujuan mereka sebenarnya. Jika memang harta yang di cari, mengapa mereka tidak membuka produksi dan produsen untuk barang-barang tidak baik? Bukannya itu akan mempercepat mereka mendapat uang?" tanya Queen.
"Jika Mereka mengincar tahta, mengapa mereka tidak ingin memunculkan wajah mereka ke publik tapi menyembunyikannya. Jadi untuk ketenaran, harta dan tahta mereka tidak menginginkan itu. Mungkin kalau rumornya benar maka bisa di pastikan bahwa mereka membunuh ayah dan ibu bukan karena 3 hal tersebut." Jawab Queen.
"Bisa saja ada hal yang lebih menarik dari hal itu." Jawab Biel.
"Contohnya apa?" tanya Queen lagi.
"Aku juga tidak tau." Jawab Biel.
"Jika paman juga tidak mengetahui mengapa harus menebak mereka yang melakukan semua itu?" tanya Queen tersenyum.
__ADS_1
"Kenapa sejak tadi sepertinya aku yang di serang balik?" tanya Biel dalam hati.
"Dia membela ku?" tanya Al dalam hati dengan pipi yang merona.
"Biel," panggil John.
"Iya ayah." Jawab Biel.
"Sekali lagi aku tanya, jawablah dengan jujur. Apakah benar yang kau katakan itu?" tanya John.
"Kenapa ayah bertanya itu lagi. Tentu saja aku menjawabnya dengan benar." Jawab Biel.
Tiba-tiba Zaki datang beserta dengan dokter keluarga John.
"Baguslah kalian berdua sudah datang." Jawab John.
"Ada apa tuan?" tanya Zaki yang bingung melihat semua orang yang ada di ruang tamu itu.
"Tuan Biel, tuan John apa yang bisa saya bantu? Apakah tuan John sedang sakit?" tanya dokter itu.
"Kenapa ayah berkata seperti itu?" tanya Biel dalam hati.
"Tidak mungkin ayah bisa mengetahui isi folder tersembunyi di dalam komputer itu." Jawab Biel.
"Zaki, kau sudah melayani ku sejak lama. Apakah kau pernah melakukan kesalahan tanpa sepengetahuan ku?" tanya John.
"Maksud tuan?" tanya Zaki.
"Dan kau, bisakah kau jelaskan tentang obat yang selalu kau berikan kepada ku?" tanya John kepada dokter itu.
"Kenapa kakek bertanya kepada paman Zaki dan dokter tentang hal itu? Aku benar-benar tidak mengerti apa yang sebenarnya terjadi." Jawab Grace yang memotong percakapan mereka.
__ADS_1
"Kakek, mau aku yang jelasin?" tanya Queen kepada John.
"Tidak perlu. Biar kakek yang menjelaskan saja." Jawab John.
"Jadi bisa aku mendapatkan jawaban dari kalian?" tanya John.
"Kalian tidak ingin menjawabnya?" tanya John lagi setelah menunggu beberapa saat namun hanya ada keheningan di dalam ruangan itu.
"Baik, aku akan menjawabnya sendiri. Biel, aku tidak menyangka bahwa kau melakukan semua ini kepada ku terutama kepada saudara mu sendiri. Dan kau Zaki, aku benar-benar tidak menyangka bahwa kau menyukai anak ku sendiri tapi juga membantu Biel untuk menyingkirkan lelaki yang di cintai putri ku. Kalian benar-benar membuat ku kecewa."
"Ayah apa maksud ya ini?" tanya Biel.
"Tuan, apa yang anda katakan?" tanya Zaki.
"Aku sudah melihat semuanya yang ada di dalam komputer mu Biel. Bagaimana kau menyembunyikan semua bukti yang selama ini aku cari. Bukti kecelakaan yang telah di alami saudara mu dan kakak ipar mu." Jelas John dengan nada yang tinggi ekspresi marah.
"Dan ternyata, kau sudah melakukan banyak rencana pembunuhan saudara mu sendiri bahkan kau mengancam Zaki. Dan dengan bodohnya, Zaki menyetujui hal gila yang kau tawarkan. Zaki, kau benar-benar kehilangan akal. Cinta mu itu bukan cinta tapi menjadikan mu sebagai pembunuh. Kau menutupi semuanya selama ini."
"Oh satu lagi, bahkan kau berencana untuk membunuh ku melalui dokter ini. Obat yang selama ini aku konsumsi sudah di sabotase oleh kalian yang akan membuat ku perlahan-lahan mati." Jawab John dengan terbata-bata ketika kata terakhir. Jantungnya sedikit melemah.
"Kakek jangan di paksakan." Jawab Queen untuk menenangkan John.
"Apa? Apa maksudnya kakek, ayah. Apa yang kau lakukan kepada kakek? Apakah yang di katakan oleh kakek itu benar?" tanya Grace yang bingung.
"Tidak usah berpura-pura Grace. Kau juga mengecewakan aku, kau bersama dengan ayah mu hampir membunuh Queen di acara perkemahan di kampusnya. Kau menutup mata untuk semua itu. Sebenarnya apa yang kau inginkan Biel? Apa?" tanya Biel lagi.
"Apa yang tidak aku berikan kepada mu, semua sudah aku berikan kepada mu walaupun kau bukan anak kandung ku. Kasih sayang, harta, tahta dan seluruhnya sudah aku berikan. Apa yang telah aku lakukan sehingga kau berbuat seperti ini Biel? Apa?" tanya John lagi dengan wajah yang menahan sakit karena jantungnya nyeri.
"Tuan, aku benar-benar mohon ampun kepada mu. Aku benar-benar salah saat itu, aku mengakui itu. Aku hanya takut kau akan membenci ku. Aku selama ini ..." Zaki yang menjatuhkan dirinya memohon ampun kepada John.
"Hahahahhaha." Biel yang tertawa keras menghentikan Zaki berkata. Mereka semua terdiam melihat wajah Biel yang tertawa.
__ADS_1
Biel berjalan mendekati John dengan wajah aslinya. Al sudah menyiapkan pistol yang ada di balik bajunya di pegang dengan erat.
"Bertanya tentang apa yang sudah kau lakukan? Tentu saja aku ingin semua harta mu. Karena aku yang mengelola perusahaan mu selama ini, aku yang membuat perusahaan mu berkembang. Tapi apa yang aku dapat? Kau bahkan hanya memberikan aku sedikit bagian. Sedangkan kepada putri mu itu, kau memberikannya lebih banyak di bandingkan aku. Bahkan kau memberikan 5% saham perusahaan kepada lelaki ini? Lelaki yang hanya sekedar bawahan kita." Jawab Biel kepada John.