HANTU-HANTU CANTIK

HANTU-HANTU CANTIK
Bergosip Sambil Bekerja


__ADS_3

Karena sudah memiliki uang dari hasil sumbangan oleh orang orang yang peduli akan nasib yang menimpanya, Nirmala kini bisa menyewa tempat tinggal sendiri. Wanita itu benar benar memanfaatkan uang yang dia dapatkan untuk segala kebutuhan pribadinya dan juga untuk modal usaha seperti yang pernah dia bicarakan bersama Ozil.


Nirmala memilih kontrakan yang dekat dengan tempat kerja Ozil karena wanita itu tidak ingin jauh dari pemuda tersebut. Selain karena mungkin memang ada rasa dalam hati Nirmala, wanita itu juga sengaja memilih tempat tinggal yang dekat dengan Ozil karena di kota sebesar ini hanya Ozil yang dia kenal dan sudah terlanjur dekat.


Di saat Nirmala sedang sibuk dengan merancang usaha sendiri, Ozil juga kembali ke aktifitasnya sebagi Ob. Meskipun sudah banyak uang, pemuda itu malah masih betah bekerja sebagai Ob. Selain rekan kerjanya yang hangat dan kekeluargaan, Ozil juga masih betah tinggal di kota besar. Biar bagaimanapun pemuda itu belum terlalu lama tinggal di tempat baru, makanya dia ingin menambah banyak pengalaman terlebuh dahulu


Untuk urusan uang yang Ozil terima, Lebih banyak yang Ozil simpan untuk masa depannya nanti. Tak lupa juga Ozil juga mewujudkan keinginan orang tuanya yang ingin memiliki sawah sendiri dan juga warung sembako. Ozil membelikan ayahnya lahan yang cukup luas dan juga mendirikan warung untuk ibunya. Untuk urusan sang adik, Ozil menyerahkan segalanya kepada orang tua karena Ozil tidak tega jika adiknya minta sesuatu padanya lalu dia nolak. Ozil cuma tidak ingin adiknya jadi anak yang manja.


"Zil, nanti kamu ikut ya? Biasa, tugas lapangan," ucap Mas Santos saat Ozil baru saja masuk sembari membawa nampan berisi air minum pesanan para karyawan.


"Beres, Mas," ucap Ozil mantap. "Aku juga udah kangen dengan tugas lapangan, hehehe ..."

__ADS_1


"Iya juga ya?" sahut pria yang sama. "Tapi gimana rasanya jadi artis dadakan? Senang nggak?"


Ozil pun tersenyum sembari meletakan satu persatu gelas air minum sesuai pesanan di meja para karyawan. "Ya seneng nggak seneng, Mas. Tapi ya dimaklumi aja sih. Kan kalau viral juga terkenalnya paling nggak bertahan lama."


"Hahaha benar juga," Santos pun tidak melempar pertanyaan lagi.


"Tapi, Zil, Nirmala cantik loh, kenapa kamu nggak pacarin aja?" sekarang gantian Mas Edwin yang mengeluarkan suaranya. "Lagian, gosip kamu dengan dia sudah menyebar luas, dan banyak yang mendukung kalian juga."


"Bener itu, Zil," sahut karyawan pria yang lain. "Kalau aku jadi kamu, sudah aku sikat tuh, cewek secantik Nirmala."


"Astaga! Tapi dia sepertinya suka sama kamu loh, Zil," kini giliran Mbak Lisa yang berkomentar. "Dari sikapnya, aku sih yakin kalau dia ada rasa sama kamu?"

__ADS_1


"Apa kamu jangan jangan lebih suka para wanita yang kamu tolong dulu, Zil?" terka wanita lain yang kerja di sana. "Pasti iya kan? Kamu suka salah satu dari mereka."


Ozil kembali tersenyum lebar. "Enggak lah, Mbak. Mereka kan ada yang mau nikah dan juga ada yang mau keluar negeri. Lagian latar belakang kami aja beda. Belum tentu juga aku dapat restu jika beneran suka sama salah satu dari mereka."


"Ya udah, kamu sikat aja itu si Nirmala," Mas Santos kembali bersuara. "Menurut aku sih, kesempatan nggak datang dua kali, Zil. Kalau Nirmala tulus sama kamu, Kenapa kamu nggak coba aja dulu jalan sama dia. Lagian kalau kamu mengejar cewek lain, bisa jadi, dia suka sama kamu karena kamu viral doang."


Mendengar ucapan Mas Santos, seketika pikiran Ozil langsung mencernanya. Dalam benak pemuda itu membenarkan ucapan dari pria yang beberapa bulan lagi akan melangsungkan pernikahan tersebut. Dengan adanya gosip hubungan antara OZil dan Nirmala, mungkin memang ini saatnya pemuda itu harus memikirkan langkah hidup yang lebih serius lagi.


Seperti yang sudah direncanakan, begitu menjelang siang, Ozil mengikuti Mas Santos untuk melaksanakan tugas lapangan. Saat ini Ozil sudah berada di salah satu hotel yang akan dijadikan acara pernikahan seorang anak pengusaha. Ozil melakukan tugasnya dengan baik, hingga jam pulang pun datang.


Petang ini Ozil terpaksa pulang menggunakan Ojek Online karena tadi siang Mas Santos bilang kalau malam ini dia ada pertemuan dengan keluarga dari calon istrinya. Ozil tidak keberatan sama sekali dan saat ini anak muda itu sudah berada diperjalanan menuju pulang.

__ADS_1


Tapi beberapa menit kemudian, Ozil dibuat terkejut saat tiba tiba ada mobil yang menghentikan Ojek yang dia naiki. Ozil pun terperangah dan semakin tidak bisa berkutik saat dua orang keluar dari mobil dan mengacungkan senjata, lalu memaksa Ozil untuk ikut dengan dua orang tersebut.


...@@@@@@...


__ADS_2