HANTU-HANTU CANTIK

HANTU-HANTU CANTIK
Ozil Pun Terkejut


__ADS_3

Sementara itu di lain tempat, Ozil sendiri saat ini masih menjalankan tugas lapangan bersama Mbak Lisa. untuk pembicaraan yang terjadi di antara keduanya, Ozil sampai sekarang belum memberi jawaban yang pasti. Entah kenapa, meskipun sering membayangkan melakukan yang enak enak, dalam benak Ozil masih ada rasa takut untuk melakukannya.


Mungkin karena pria itu bukan tipe pria brengsek jadi, Ozil masih berpikir banyak untuk melakukan hal hal melebihi batas. Namun jika Ozil terus dihadapatkan dengan berbagai godaaan dari berbagai sisi, apa mungkin Ozil akan sangat kuat menahan hasratnya karena godaan yang setiap kali datang?


Di dalam kamarnya ada Seruni yang sudah berani memainkan isi celananya dan juga menginijkan Ozil memainkan bukit kembarnya. Belum lagi lima hantu cantik yang mengenakan pakaian tembus pandang hingga semua yang ada di dalam baju terlihat dengan jelas. Ditambah godaan dua janda cantik yang ada di kantor tempat kerja Ozil. Semuanya membuat kepala Ozil pening karena godaaan yang selalu menghampiri.


Karena terlalu fokus bekerja, tanpa terasa petang kini telah menyapa. Ozil dan Mbak Lisa lantas bersiap diri untuk pulang. Meski sekarang sudah petang, Ozil sengaja menyiapkan makanan untuk Seruni, Walaupun kalau petang Seruni bisa keluar sendiri untuk mencari makanan. Sekarang Ozil sudah berada di dalam mobil bersama wanita berstatus janda.


"Zil, gimana? Mau kan main ke rumahku?" Mbak Lisa ternyata masih memukirkan hal itu. Ozil pikir karena terlalu sibuk, Mbak Lisa sudah lupa akan tawarannya. Namun ternyata tidak.


"Apa harus malam ini, Mbak? Besok kan masih ada kesibukan?' tanya Ozil mencoba mencari jawaban agar wanita itu tidak tersinggung seperti Mbak Rini kemarin.


"Ya nggak lah, besok aja kalau libur, gimana?" Mbak Lisa sangat terlihat berharap dengan wajah yang berbinar.


"Ya, akan aku usahakan ya, Mbak, takutnya tiba tiba ada halangan."


"Okeh, deh," Mbak Lisa langsung merasa senang. Ozil hanya tersenyum tanggung. Tak lama kemudian kedua orang itupun sampai di depan kantor mereka. Ozil bergegas pamit turun. Sebelum turun, Mbak Lisa kembali mengingatkan Ozil tentang ajakan main di rumahnya.

__ADS_1


Ozil tertegun dan terdiam sambil memandang kepergian mobil yang dikendarai Mbak Lisa. Dalam hatinya, Ozil dibuat heran, kenapa dua janda yang dia kenal, seperti terobsesi pada dirinya. Padahal di kantor itu, juga banyak laki laki. Diluaran sana juga banyak laki laki yang lebih baik dari Ozil.


"Bang, ngapain bengong?" salah satu hantu tiba tiba muncul di sisi kanan Ozil sampai pria itu sedikit terjengat karena kaget.


"Astaga! Ngangetin aja kamu, Mel," sungut Ozil, lalu dia segera bergerak membuka pintu gerbang. Melati hanya bisa cengengesan. Hantu yang lain pun ikut bermunculan.


"Bang, jangan ke kamar dulu," ucap Cempaka. "Kami akan memberi tahu sesuatu sama kamu."


"Apa!" Ozil seketika menghentikan langkahnya dan langsung menatap para hantu.


"Kita duduk di sana, Bang," ajak Cempaka sembari menunjuk ke arah taman samping seperti biasanya. Ozil pun menuruti mereka.


"Apa! Pamannya Seruni? Bagaimana bisa?" tanya Ozil dengan segala rasa terkejutnya.


"Kita juga baru tahu, Bang. Namanya dokter Sakurata."


"Hah!" Ozil memekik dengan suara yang cukup keras sampai kelima hantu sedikit terkejut melihat reaksinya.

__ADS_1


"Kenapa, Bang? Kok kamu kayak terkejut banget?' tanya Mawar.


"Wajar dong aku kaget, semalam baru saja Seruni cerita kalau dia mendapat kabar tentang Pamannya yang datang ke negara ini. Seruni dengar kabar dari ibunya."


"Hah! Seruni menghubungi ibunya, Bang?" sekarang gantian para hantu yang terlihat terkejut.


Ozil pun mengangguk. "Semalam Seruni salah paham. Dia pikir aku sedang ngomong sama penjahat. Semalam dia melihat kita sedang ngobrol. Makanya selama dia langsung marah kan? Terus dia pingsan saat kalian datang dan bertindak. Namun setelah Seruni sadar dari pingsannya karena perbuatan kalian, aku cerita aja yang sebenarnya kalau aku bisa melihat hantu."


"Owalah gitu toh?" sahut Anggrek. "Terus sekarang gimana?"


"Ya setelah aku menjelaskan, Seruni ngertiin dan dia ternyata berbohong. Dia juga mendapat telfon dari Ibunya, dari situ juga, Seruni dapat kabar kalau Pamannya yang dari jepang akan datang ke negara ini."


"Wahh! Bener bener plot twist yang sangat membagongkan," ucap Melati. "Mending kamu sekarang masuk deh, Bang, kasih tahu yang sebenarnya sama Seruni, siapa pamannya itu."


"Kalau dia tanya bukti gimana?"


"Kan ada kita. Biar kita yang tunjukkan jalannya."

__ADS_1


Ozil menyanggupi dan dia segera saja pergi ke kamarnya. Namun saat Ozil membuka pintu kamar, mata pemuda itu langsung membelalak begitu melihat apa yang terjadi di sana.


...@@@@@...


__ADS_2