HANTU-HANTU CANTIK

HANTU-HANTU CANTIK
Waktu Terus Berlalu


__ADS_3

Dari informasi yang Ozil dengar, pemuda itu lantas menerka nerka, siapa wanita yang mengaku artis tersebut. Otak ozil benar benar bekerja keras memikirkan setiap kejadian, yang dia lewati selama beberapa hari, sejak Ozil menjadi bintang tamu di berbagai acara. Hingga beberapa saat kemudian Ozil menemukan satu nama artis yang kemungkinan adalah wanita itu.


"Dari suaranya emang sama persis. Apa jangan jangan dia?" Ozil bergumam dalam hati dengan pikiran yang terus berkelana. Yang sangat disayangkan, Ozil tidak pernah nonton sinetron, karena dia memang tidak menyukainya. Namun setelah tahu hal ini, Ozil bertekad akan mencari dua sinetron yang dibintangi wanita itu. Ozil ingin memastikan hasil pemilkirannya.


Hingga beberapa jam berlalu, dua ronde sudah Ozil lewati dengan wanita misterius itu. Kini Ozil sudah rapi kembali dengan pakaiannya lalu tak lama setelah itu diapun merasakan lengannya ditarik oleh seseorang. Wanita itu sempat bilang Ozil akan diantar pulang dan wanita itu juga memberi hadiah kepada Ozil berupa uang dan beberapa barang.


Ternyata benar, kini Ozil sudah sampai di tempat tinggalnya dengan selamat. Ada lima godie bag berukuran besar dan Ozil yakin itu adalah barang barang dari si wanita misterus. Ozil segra saja bergegas masuk ke dalam untuk mengeceknya. "Astaga! Ini sih barang barang mahal semua," gumamnya begitu dia sampai kamar dan memeriksa semua isi godie bag yang dia bawa.


"Astaga! Kalau diculik kayak gini sih, aku tiap hari juga mau banget, hihihii," Ozil terlihat begitu senang. Setelah puas membongkar semuanya, kini saatnya Ozil mencari tahu wanita yang telah menculiknya. dari informasi yang Ozil dapat, dia langsung mencocokan dengan dugaan yang sedari tadi dia pikirkan.


"Pernah jadi bintang tamu bersamaku dan sekarang dia menjadi pemeran utama di dua sinetron," gumam Ozil sembari mencari jejak semua tayangan dimana Ozil menjadi bintang tamu dalam aplikasi video Kamutube.

__ADS_1


"Nah kan, ketemu!" seru Ozil beberapa menit kemudian setelah saling mencocokan setiap kepingan dugaan dan informasi yang ada dalam pikirannya. "Aku yakin pasti ini artis yang menculik aku," tebaknya dengan yakin sambil memandang artis yang terkenal dengan nama Amanda Mengapa.


Waktu berlalu begitu cepat. Tanpa terasa kini sudah satu tahun berjalan, sejak kasus penculikan terbongkar. Akhirnya Mbah Wiro dan Sakurata mendapatkan hukuman dari perbuatannya. Para wanita yang pernah menjadi hantu pun kini telah menjalani hidup masing masing. Kelima wanita yang pernah menjadi hantu, kini sudah menikah dan tinggal di luar negeri. Sedangkan tiga wanita korban lainnya, masih sibuk meniti karir.


Ozil pun masih berhubungan baik dengan mereka semua. Bahkan Ozil sesekali bertemu dengan Zhang, Seruni dan Sakura. Jika bersama Zhang dan Sakura, Ozil paling bertemu di kafe, tapi kalau dengan Seruni, Ozil sesekali bertemu di atas ranjang. Ozil juga sudah berhenti berhubungan badan dengan dua janda karena dua janda itu sudah memiliki kekasih.


Hubungan Ozil dan Nirmala pun semakin dekat. Wanita itu membuka usaha dengan menjual roti goreng di taman kota yang tidak jauh dari komplek tempat tinggal mereka. Kehidupan Nirmala sekarang semakin lebih baik. Beban berat yang pernah dia alami seakan sirna. Meski kadang wanita itu merasa sedih jika mengingat keluarganya, tapi kehadiran Ozil mampu membuat Nirmala sedikit terhibur.


Ini adalah hari sabtu dan Ozil berencana ingin mengunjungi teman temannya. Sejak beberapa hari ini, pemuda itu sedang merasa dilema dan dia membutuhkan dua sahabatnya untuk berbagi cerita. Apa lagi Ozil juga jarang bertemu dengan mereka, jadi Ozil menggunakan kesempatan libur kerjanya untuk menemui Cipto dan Surya.


"Kencan dari hongkong," bantah Ozil. "Mau ke tempat temen, mumpung kita sama sama libur kerja."

__ADS_1


"Teman apa teman," ledek Nirmala.


"Temen, Nir, hih, nggak percayaan banget," sungut Ozil gemas.


"Hahaha ... bukannya nggak percaya. Kalau emang mau ketemu pacar ya nggak apa apa. Emang apa hakku?"


Ozil sontak mencebikan bibirnya. "Hillih, bilang aja kamu cemburu. Pakai pura pura sok tegar kamu."


"Siapa yang cemburu?" bantah Nirmala dusta sambil menyerahkan kantung plastik ke pemuda yang dia sukai sejak pertama kali bertemu. Ozil malah cengengesan lalu mencubit pipi Nirmila. "Aduh, sakit Mas," pekik wanita itu sambil mengusap pipinya yang habs kena cubit.


"Ya abis kamu gemesin banget," ucap Ozil. "Jangan mikir yang aneh aneh, udah ya? Aku berangkat."

__ADS_1


Nurmala hanya mencebikan bibirnya. Namun saat Ozil melajukan motornya dan terus menjauh, senyum wanita itu terkembang. "Susah banget sih naklukin hati kamu, Mas. Apa aku harus buka baju agar kamu mau menjadi kekasih kamu?"


...@@@@@...


__ADS_2