
Mendengar penjelasan Vera yang mengejutkan berhasil membuat Robin terdiam dengan tangannya masih mencekik leher perempuan teman ranjangnya itu.
"Balas dendam katamu!?"Robin menatap Vera dengan tatapan beringasnya.
Vera mengangguk dengan cepat," Be..benar, arrkhhh kau membuatku sesak lepaskan aku dulu baru kita bicara!" ucap Vera sambil berusaha mendorong Robin dari depan tubuhnya.
Mereka berdua berdiri dalam posisi berhadapan. Robin tampak sangat terkejut mendengar berita ini. Gadis yang dia hamili dulu malah muncul lagi dalam keadaan yang tidak terduga.
Balas dendam, hal yang tidak pernah dia bayangkan bisa dilakukan oleh seorang perempuan miskin seperti Gretta. Yang benar saja, apa dia harus menghadapi perempuan itu?
"Berani juga jal4ng itu mengatakan bahwa dia akan balas dendam, cuihhh!!!" dia meludah ke lantai. Tatapan matanya menunjukkan sebuah rasa takut sekaligus marah.
Takut karena rahasia buruknya akan mempengaruhi prosesnya mendapatkan harta warisan dan perhatian kakek neneknya, dan marah karena Gretta orang yang dia anggap miskin dan hina bisa melontarkan kata kata balas dendam.
" Kami bahkan tidak selevel, berani sekali jal4ng sialan itu melakukan ini!!" Robin mengeraskan rahangnya sambil mengepal erat kedua tangannya.
Ingin rasanya dia segera menghancurkan gadis itu sekarang. Melihat Robin yang dipenuhi dengan amarah, Vera tersenyum dengan sinis sambil mendekat.
Tangannya yang lembut mengusap punggung pria itu sambil tersenyum licik," Kita harus menghancurkan nya sampai mampus kali ini, jika tidak karir kita akan hancur!" ucap Vera menakut-nakuti pria itu.
" Lihat semua pencapaian mu selama beberapa tahun terakhir, teman teman yang lain juga sudah mendapat posisi penting di pekerjaan mereka, jika sampai perempuan sialan itu melakukan sesuatu..." Vera berhenti lalu mengusap rahang pria itu dan menatapnya dengan tatapan rubah licik.
" Maka harta warisan itu tidak akan jatuh ke tanganmu, kau akan jadi gelandangan, saudara saudaramu akan memanfaatkan hal ini!!" ucap Vera memasuki pikiran Robin.
Sejujurnya, Vera juga takut karirnya di dunia model hancur, padahal sebentar lagi dia akan debut menjadi seorang aktris Yang akan berkiprah di layar kaca dan bermain di film film hebat.
Jika hanya karena Gretta karirnya hancur, maka dia tidak akan membiarkan hal tersebut terjadi. Gretta harus mati agar mereka semua selamat.
Mendengar ucapan Vera membuat tekat Robin bulat. Hal ini akan mereka bicarakan dengan teman teman mereka yang lain Gretta tidak boleh hidup lagi di dunia ini.
__ADS_1
" Di pertemuan nanti, panggil semua teman lama kita," ucap Robin.
" Masalah ini akan membuat mereka takut, dan sama seperti dulu, mereka akan menghancurkan gadis itu lagi!" ucap Robin dengan tatapan jahatnya.
Vera tersenyum, kali ini dia akan benar benar menghancurkan Gretta, dan dengan demikian dia bisa menikahi Diego dan menjadi nyonya muda Michels yang hidup dalam berkecukupan.
Sementara itu, acara yang dinantikan telah tiba. Para tamu undangan telah datang dengan pasangan mereka masing-masing. Membawa diri dan prestasi mereka sebagai ajang pamer di acara ulangtahun sekaligus pertemuan alumni SMA HARAPAN BANGSA.
Tak bisa dipungkiri bahwa, banyak siswa alumni sekolah itu kini menjadi orang-orang hebat. Memegang jabatan penting dan jadi orang terkenal di tempat mereka berada.
Tamu undangan datang dengan kemewahan dan arogansi yang menunjukkan bahwa mereka berbeda level dengan semua orang di sana. Padahal kenyataannya belum tentu mereka sehebat itu.
Ada saja yang menyewa pakaian atau tas branded dan memamerkan nya ke publik seolah dia mampu membeli benda itu padahal makan tiga kali sehari saja dia tak sanggup.
Seluruh tamu undangan tampaknya sangat menikmati acara ini. Hingga acara inti tiba.Kedatangan Pimpinan Grup Kent menjadi highlight dari acara ini.
Yang artinya, mereka menantikan kedatangan Simon Mignolet Kent yang merupakan siswa populer di angkatan ke 30, siswa berprestasi dan dikenal banyak orang bahkan sampai saat ini semua lemah mengenalnya sebagai pemimpin yang membawa Kent grup menuju kejayaan dengan caranya sendiri.
Simon dan Laura tersenyum, sekalipun banyak yang salah otak di sana, tapi tak dipungkiri teman teman seangkatan Simon adalah orang orang benar.
Keduanya berdiri dari tempat duduk mereka, Diego dan Gretta yang duduk semeja dengan mereka bertepuk tangan sambil tersenyum bahagia menatap mereka.
Simon tampan dan gagah dengan jas hitam bak pengantin laki laki, sedang Istrinya terlihat sangat elegan dengan gaun merah merona tanpa peperangan. Baby bumpnya terlihat menggemaskan dan mereka sangat serasi.
Keduanya berjalan diantara para tamu, dengan bangga Simon membawa istrinya yang dia cintai.
Tentu saja semua orang terpukau dengan Kharisma kedua anak manusia ini. Belum lagi kedatangan tuan besar Kennedy dan istrinya serta kelompok organisasi bawah yang mereka pimpin tampak berjaga dengan ketat di sekitar kedua orang ini.
Semua nya tentu saja takjub dengan pemandangan ini.
__ADS_1
" Mereka sama sama orang berpengaruh, dengar dengar istrinya adalah anak dari kelompok mafia dan kakak laki-lakinya adalah dokter Zayn sedang adiknya adalah influencer top Roseanne Kennedy!"
"Mereka luar biasa!"
"Istrinya sangat cantik dan suaminya menarik sekali, mereka pasangan yang hebat!"
Semua orang memuji keduanya dengan cara yang berlebihan. Di sisi lain, Vera, Anna, Rina, Loli dan Robin tampak tengah gelisah. Tak hanya mereka, teman teman mereka yang lain juga ketakutan saat melihat ada Gretta di sana dan duduk semeja dengan orang penting yang baru saja naik ke atas panggung.
Mereka semua hanya bisa terdiam sambil gigit jari melihat posisi Gretta yang kini jauh di atas mereka. Circle gadis itu bahkan tak bisa mereka raih.
Bagaimana bisa perempuan yang mereka anggap murahan itu bergaul dengan orang-orang penting yang menjadi penguasa di dunia bisnis negeri ini?
“ Ver... apa yang harus kita lakukan, apa kita akan membiarkan dia terus di sini? Aku sangat kesal melihat wajahnya itu, “ bisik Anna seraya menatap Greta dengan tatapan sinis.
“ Stthhh diamlah, aku sedang putra otak, lagipula kenapa dia bisa ikut? Dia bahkan bukan alumni sekolah,” ucap Vera dengan nada ketus.
Melihat Gretta di sana sukses membuat mereka semua panik. Takut jika gadis itu akan membongkar perlakuan mereka pada Gretta.
Semuanya fokus pada Simon dan Laura, Simon memberikan kata sambutan sekaligus memperkenalkan istrinya ke hadapan publik. Seluruh dunia kini tahu siapa Laura dan seperti apa pengaruhnya dalam dunia bisnis terutama dunia Fashion bersama dengan semakin berkembangnya butik yang didirikan oleh perempuan itu.
Saat semuanya sedang menikmati acara dan mendengarkan kata sambutan dari orang orang peting yang hadir hari itu, Greta sendiri menatap ke arah kelompok para mantan siswa yang seharusnya menjadi angkatannya juga sedang duduk bersama di sisi lain ruang acara.
“ Lama tidak bertemu, mereka semua telah berubah banyak tapi sifatnya masih tidak berubah sama sekali, apa yang akan mereka katakan jika mereka melihatku di sini? “ pikir Gretta seraya menatap orang-orang itu dengan penuh dendam.
Melihat kekasihnya demikian, Diego mengambil tangan Gretta dan menggenggamnya dengan lembut,” nikmati acaranya sayang, jangan biarkan semut semut kecil itu mengganggumu, biar aku yang beraksi,” ucap Diego.
.
.
__ADS_1
.
Like, vote dan komen