Istri Untuk Tuan Simon

Istri Untuk Tuan Simon
84. Bantu aku!


__ADS_3

Zayn mengecek kondisi gadis itu dengan seksama. Sedangkan Alesha duduk anteng di atas pangkuan Gretta dengan Diego duduk di sampingnya.


"Alesha sayang sudah makan?' Laura menghampiri gadis kecil itu sambil tersenyum manis.


"Sudah aunty Laura, tadi di suap aunty Gretta..." Ucapnya.


Laura mengusap kepala gadis kecil itu," baguslah, "


"Neng, kapan punya anak hmm? Pengen banget abangmu ini gendong bayi kamu dan Si kaku tukang marah itu!" Celetuk Diego sambil melirik Simon yang sedang mengurus kepindahan ruangan untuk Obelia.


"A...anak? Eh.. itu sih, nggak tau kak," jawab Laura .


Dia memang belum memikirkan hal itu, bahkan suaminya saja tak pernah membahasnya atau meminta hubungan yang selayaknya suami istri lakukan.


Mereka bahkan belum melaksanakan malam pertama sebagai sepasang pengantin.


"Apa jangan-jangan kalian belum....


"Tuan, jangan bahas itu!!" Gretta mencubit lengan Diego yang lagi lagi mau membicarakan hal seperti itu di depan anak kecil.


"ehh arrhh sakit tau dasar bebek liar, kenapa di cubit," kesal Diego.


"Kalian sepertinya cocok deh, kenapa gak coba jalin hubungan!??" Usul Laura sambil menatap mereka berdua yang memang menurutnya terlihat cocok.


" Nggak nyonya, mana mungkin saya cocok dengan tuan muda yang songong ini, lagipula saya ini seorang pelayan, saya masih sadar batas saya," ucap Gretta .


"Ya terserah sih, padahal cocok loh, kalian itu auranya klop!" Ucap Laura.


Diego melirik Gretta, mendengar ucapan Laura membuat bibir pria itu tersenyum tipis tanpa disadar oleh siapa pun, Gretta memang sejak awal sudah menarik perhatiannya, tetapi gadis itu tampaknya selalu membuat batas yang jauh dengan dirinya.


"Ahhhh.... Mungkin gadis ini tidak mau denganku yang hanya seorang tukang kayu yang bangkrut, ahhhh aku juga mana mau sama bebek liar cerewet seperti dirimu, dasar kepedean," celetuk Diego.


"Dasar pembual besar, siapa juga yang mau sama tuan!" Ketus Gretta sambil menatap ke arah lain.


"Ahhh sial, kenapa aku kecewa? Sadar Gretta, kau tidak boleh menyukai seorang tuan muda seperti dia, ingat posisimu, ingat dirimu yang hancur Gretta, kau tidak sepadan dengan orang-orang hebat seperti mereka, sadarlah!" Batinnya sambil mengingatkan dirinya untuk sadar dengan siapa dirinya sebenarnya.


Laura menatap mereka berdua sambil memicingkan matanya," aku terlalu yakin kalau kalian pasti akan bersama, hanya butuh waktu saja," batin Laura.


Di saat yang sama Simon menghampiri Laura," sayang kamarnya sudah siap, mereka akan dipindah ke ruangan yang lebih luas, “ Alesha juga lebih leluasa kalau dia ingin bermain,” jelas Simon.


“ Wah kau benar benar tuan muda kaya raya, sekali telpon langsung urus dan ganti semua fasilitas, baguslah,” ucap Laura sambil memuji suaminya.


Simon terkekeh, pria itu menatap Alesha yang sangat menggemaskan, dia mengangkat gadis kecil itu dari pangkuan Gretta,” ikut sama Paman ya sayang, biar mereka berdua berpacaran,” celetuk Simon.

__ADS_1


“ Nggak, kami tidak pacaran,” ucap mereka berdua serentak .


“ Pfthhh.... dasar munfaik kalian, hahhaa.. masa iya gak pacaran tapi bisa ngomongnya serentak begitu,” celetuk Laura sambil tertawa.


“ Aku akan merestui hubungan kalian, Laura sayang ayo kita bawa Alesha keliling dulu, aku juga lapar,” ucap Simon yang dianggukkan oleh laura.


Mereka berdua berjalan bergandengan sambil membawa Alesha yang senang di gendong oleh simon.


“ Itu kan gara gara tuan, “ kesal Gretta.


“ Ya elah Grett.. segitu gak sukanya samaku? Aku kaya, tampan, baik hati dan manis, gak mau begitu sama akang ganteng, jangan nolak atuh neng geulis,” celetuk Diego.


“ Nggak tuan, saya nggak mau, sana tuan cari perempuan lain saja,” ucap Gretta yang langsung pergi dari hadapan Diego dengan perasaannya yang kacau, “ Saya tidak suka di permainkan tuan, meskipun saya ini orang rendah , meskipun masa lalu saya buruk tapi saya tidak suka di permaiankan apalagi dipermainkan oleh perasaan, “ ucap Gretta sebelum dia benar benar pergi dari sana.


Diego terdiam. Gretta benar benar berbeda dengan semua gadis yang pernah dia temui. Gadis itu jelas langsung menolaknya dan menunjukkan kalau dirinya bukan perempuan yang bisa dipermainkan oleh cinta.


Diego bersandar sambil tersenyum tipis,” dasar bodoh, siapa juga yang mau mempermainkan dirimu Gretta, kurasa aku menyukaimu, kau membuatku merasa tertantang,” gumam Diego.


Sementara itu Laura dan Simon membawa Alesha menuju taman bermain, mereka berdua jelas sadar kalau Sadrakh mengikuti mereka dari belakang namun tak berani menghampiri mereka bertiga secara langsung.


Sadrakh mengikuti langkah kaki mereka dengan perlahan namun pasti sambil terus melirik ke arah Alesha yang tampak bahagia dan hal itu membuatnya marah pada dirinya.


“ Aku meninggalkannya selama ini dan sekarang dia tidak lagi peduli padaku, inilah yang anakku rasakan, kesepian, takut dan sedih karena sendirian, aku memang tidak berguna,” batin Sadrakh menyesali setiap perbuatan yang dia telah lakukan sampai akhirnya Alehsa menolaknya.


Dia terus mengikuti mereka bertiga seperti penguntit, ingin Sadrakh segera memeluk Alesha, tetapi melihat wajahnya saja gadis itu sudah ketakutan dan menangis.


“ Sayang, aku jadi membayangkan bagaimana jadinya kalau kita punya anak ya, pasti akan menyenangkan,” ucap Simon sambil menguncir rambut Alesha ke atas . gadis itu sangat cantik dan mempesona dengan rambutnya yang dikuncir ke atas.


Mendengar ucapan suaminya membuat Laura menatap Simon,” apa kamu mau punya anak” tanya gadis itu.


Simon menoleh dan menganggukk sambil tersenyum,” aku mau tapi tergantung kamunya siap apa nggak sayang, aku gak maksa, yang penting kita sama sama nyaman.” Ucap Simon.


Laura tersentuh, segala sesuatu yang mereka rencanakan, segala hal yang mereka bicarakan , Simon selalu mementingkan Laura.


Laura memeluk Suaminya dari samping sambil menatap Lurus ke depan,” apa menurutmu aku akan jadi ibu yang baik? aku tidak pernah melihat sosok seorang ibu yang membesarkan anak anaknnya dan tidak merasakan hal itu, aku takut aku jadi ibu yang buruk sayang,” ucap Laura.


“ Sayang, tidak ada ibu yang sempurna di dunia ini, karena dia juga seorang manusia yang diminta untuk merawat anaknya dan meninggalkan kehidupan dan kebebasannya, mungkin akan ada kesalahan atau mungkin kemarahan dan ketidaksabaran, tapi semua itu adalah proses yang mahal untuk membuat peran ibu menjadi peran paling penting bagi manusia,” jelas Simon.


“ kamu pasti bisa, jika sudah tiba waktunya kamu akan jadi ibu yang hebat, aku yakin itu dan aku akan jadi ayah yang bertanggung jawab,” ucap Simon.


Laura memeluk lebih erat suaminya. Ucapan Simon seolah menjadi penguat baginya. Suaminya memang orang yang bijaksana, tidak menganggap kalau hubungan rumah tangga itu hanya untuk kepuasan dirinya sendiri tetapi bagaimana caranya agar kepuasan dan kenyamanan masing masing tetap terjaga.


Mereka duduk lama di sana sambil menatap ke arah taman yang dipenuhi dengan bunga yang indah . Sama halnya dengan Sadrakh yang berdiri tak jauh dari mereka menatap kosong ke arah taman sambil mengingat lagi pernikahannya dengan Ester mendiang istrinya.

__ADS_1


Pernikahan yang didasari oleh cinta antara keduanya dan cinta Sadrakh dibawa mati oleh istrinya.


Dia menatap langit,” apa kau sudah bahagia sekarang sayang? Ahhh aku memang merindukanmu, dan sekarang aku dihukum karena perbuatanku pada Alesha, bahkan aku menyakiti gadis itu, Obelia perempuan yang sangat menyayangi Alesha bahkan lebih layak disebut orangtua dibandungkan aku,” batin Sadrakh.


“ Apa yang akan kau lakukan untuk memperbaiki hubunganmu dengan Alesha? Apa kau tidak mau mendekatkan dirimu dengan Alesha? Lagi pula dia punya ibu baru kan? Bukankah itu bagus?” Suara Diego tiba tiba terdengar di telinganya belum lagi nafas pria itu terasa jelas di telinganya.


“ Diego kau sedang apa?” Sadrakh terbelalak melihat Diego nangkring di dekatnya sambil menatapnya lekat lekat. Pria itu hanya pakai kutang hitam dengan celana olah raga kebesaran, rambutnya acak acakan dan belum mandi seperti biasanya.


“ Sedang menatap bapak-bapak yang lagi galau karena ditolak anaknya,” ejek Diego .


“ Ayo ke sana, kalau mau deketin Alesha itu berani jangan kayak anak anjing ngumpet di balik pohon, tar diikuti kuntilanak tahu rasa kau,” ejek Diego sambil menarik tangan Sadrakh dan membawanya mendekati Laura dan Simon.


“ Alesha sayang.... lihat paman ganteng mu ini bawa siapa? Bawa kodok comberan hahahaha!!" celetuk Diego .


Melihat Sadrakh datang ke dekat mereka, Alesha langsung memalingkan wajahnya dan memeluk Simon sambil menelusupkan wajahnya ke dada bidang pria itu.


“ Sayang? “ panggil Laura.


“ Nggak mau lihat, nggak mau lihat orang jahat, nggak mau lihat orang yang sakiti mommy Obelia,” ucap anak itu sambil memeluk Simon erat erat.


“ Mommy Obelia?” laura dan Simon terkejut ,” dia menyebut Obelia sebagai ibunya, itu hal yang bagus menurutku,” ucap Diego. Sadrakh sendiri hanya diam membeku tak berani bicara karena putrinya benar benar menolaknya.


“ Bagus, aku setuju, Alesha lebih nyaman dan dapat merasakan kasih sayang seorang ibu dari Obelia,” ucap simon setuju.


Sadrakh bagaikan dipukul berkali kali. Perannya sebagai orangtua Alesha memang tidak terlihat sama sekali.


“ Bi.. bisakah kalian membantuku?” Sadrakh tiba tiba menatap mereka dan berbicara dengan kedua matanya yang sayup .


“ La.. Laura.. aku minta maaf atas apa yang kukatakan padamu, aku bersalah, aku sadar , bisakah kalian bantu aku? Aku menyesali semuanya,” ucap Sadrakh sambil duduk berlutut di depan mereka semua , membuang harga dirinya dan meminta bantuan dari mereka.


“ Alesha, daddy.. Daddy minta maaf sayang, Daddy Salah, bisakah berikan Daddy satu kesempatan lagi?” ucap Sadrakh memohon dengan sungguh-sungguh.


Tetapi Simon tiba-tiba berdiri,” tidak akan, kau tidak pantas menyebut dirimu sebagai seorang ayah saat kau bisa dan tega melukai putrimu sendiri, rasakan sendiri akibat perbuatanmu, biar kau menanggung luka yang sama seperti yang Alesha rasakan, agar kau paham betapa pentingnya Alesha bagi dirimu,” tegas Simon.


Simon membawa Laura dan Alesha dari sana, dia masih marah dan kesal dengan perbuatan Sadrakh, tak akan dia biarkan Sadrakh dengan mudah mendapatkan maaf dari orang yang jafdi korbannya.


“ ta..tapi aku...


“ Buktikan dulu, cari cara agar kau bisa dekat dengan Alesha, buktikan dulu ucapanmu Sadrakh!!" ucap simon.


.


.

__ADS_1


.


Like, vote dan komen


__ADS_2