Istri Untuk Tuan Simon

Istri Untuk Tuan Simon
192 Season 2: I'll go!


__ADS_3

Bip! Bip! Bip!


Suara detak jantung dari monitor kontrol yang terpasang ke tubuh Bizael terdengar teratur dan tenang. Bizael berbaring di atas brankar dengan alat bantu pernafasan yang terpasang di kepalanya, beberapa selang yang tertancap ke tubuhnya di ruangan serba putih di mana Andara duduk melamun sambil menatap kakak ya.


Dani juga duduk di samping pria itu,dia menggenggam tangan Andara yang tengah terpukul dengan keadaan kakaknya.


"Kapan dia akan bangun?" tanya Andara, pria itu lemas tak bersemangat seperti biasanya.


"Kak Zayn bilang kondisinya sangat memprihatinkan, pihak rumah sakit sedang mengusahakan pengobatan terbaik untuk dia, kita doakan saja yang terbaik Andara," ucap Dani.


Andara mengulum bibirnya, menahan tangannya agar tidak bergerak ke sana kemari, menahan kepalanya agar tidak bergerak kikuk, berusaha untuk jadi orang yang benar-benar normal.


"Anda.. Aku akan ikut terapi, aku akan merawat Bizael sebagai pria normal, Dani.."Andara berusaha keras menatap gadis itu.


"aku akan pergi untuk terapi, selama setahun, aku ingin menitip Bizael pada Dani, boleh kan? Aku ingin menitip orang terpenting di hidupku pada perempuan yang ku sukai" ucapnya tiba-tiba membuat keputusan mengejutkan itu di saat seperti ini.


Dia telah mendengar kondisi Bizael dari Zayn, mereka sedang berusaha mencari pengobatan terbaik untuk Bizael saudara kembar Andara.


Tetapi Andara mempunyai insting kalau Bizael akan segera sembuh. Dia ingat keinginan kakaknya, dia ingin Bizael melihatnya hidup bahagia dan 'lebih normal' lagi.


Andara ingin membuat kakak laki-lakinya hidup bahagia, bagia Andara Bizael adalah segalanya meskipun Bizael sering mengacuhkan dia, tetapi perhatian yang diberikan Bizael padanya sangat dia ingat.


Terkadang Andara pura-pura tidur dan mengintip apa yang Bizael lakukan. Sering kali Bizael memeriksa barang milik Andara, membersihkannya, menyetrika pakaian Andara, menjemur seperti pria itu dan menyiapkan semua makanan kesukaan Andara yang bisa dia beli.


Bizael sangat sayang pada adiknya, tetapi tekanan situasi dan tekanan orangtua membuat dia menunjukkan sikap kasar pada Andara dengan maksud agar pria itu tidak tahu kalau Bizael sedang dirundung masalah yang tak ada hentinya.


Bizael pantas mendapatkan kebahagiaan, ucapan Bizael beberapa hari lalu membuat Andara bersemangat untuk mengikuti terapi.


Bizael sangat menyayangi saudaranya hanya tidak tahu cara menunjukkan nya, demikian dengan Andara.


Dani menitikkan air mata, dia menarik Andara dan memeluk pria itu dengan erat. Dia jelas melihat beberapa perubahan kecil pada Andara, belum mengikuti terapi tetapi pria itu sudah berjuang keras dan memaksa dirinya untuk bersikap seperti pria dewasa.


Sulit dan sangat berat, jelas sekali kebiasaan yang dia lakukan selama puluhan tahun tidak bisa dibilang begitu saja.


Tetapi Andara adalah pria yang pintar, IQ nya melebihi orang biasa, dan dia sangat hebat dalam segala hal yang dia lakukan, kekurangannya hanya Syndrom Asperger yang dia derita.


"Jangan memaksakan diri Andara, jadilah seperti yang kau inginkan, kau hebat seperti apa dirimu, kau hebat sebagaimana kau ada sekarang," ucap Dani.

__ADS_1


Andara menggelengkan kepalanya," Tidak!' ucapnya tegas sambil menggelengkan kepalanya.


"Andara.. tidak.. aku harus bisa jadi lebih baik, aku harus bisa jadi pria yang hebat untuk melindungi kakak dan juga, bersaing dengan pria pria hebat, normal dan tampan yang dekat dengan Dani!' tukas pria itu.


Andara berdiri, dia melirik kakaknya yang masih belum sadar, dengan pipi memerah, dia menarik Dani dan berdiri di depan gadis itu.


Dia menggenggam erat tali selempang tasnya, jantungan berdegup kencang seperti saat dia main roller coaster. Pipinya panas seperti sup ayam buatan ibu si kembar dan tubuhnya bersemangat seperti saat dia bermain basket dan menatap bintang.


"Andara... ekhmm aku akan melamar Dani, aku menyayangi Dani dan ingin Dani selamanya di sisiku, tali Aku akan berubah dahulu jadi lebih tampan,lebih baik dan lebih normal!!" tukasnya.


"Ja..jadi, Dani tidak boleh berhubungan dengan pria lain, tunggu sampai Andara selesai, tunggu sampai Andara pulang!!!" tegas pria itu dengan gugup, dia tak bisa fokus menatap Dani, dia melihat ke sana kemari, rasanya seperti sedang menghadapi monster besar yang dia benci.


Dani Tertegun, pipi gadis itu memerah, dia terkejut dengan ucapan Andara yang sangat mengejutkan. Dia tersenyum, air matanya menetes begitu saja sambil menatap Andara.


Pria itu mengulum bibirnya," mulai hari ini, Dani adalah pacar Andara, tidak boleh ada yang dekat dekat dengan Dani, Aku akan pergi untuk berobat!" tegas pria itu dengan sungguh-sungguh.


Dani tersenyum sempurna, menatap Andara dengan mata berkaca-kaca. Tidak ada yang mengetahui isi pria itu selain dia sendiri, Andara selalu melakukan dan memutuskan hal tidak terduga, dia cerdas dan realistis.


"Jadi Dani diterima?" tanya gadis itu dengan jantung berdebar kencang tidak karuan.


"Emm.... I..ya," ucapnya sambil menyembunyikan wajahnya yang memerah karena malu dan gugup.


"Dani bahagia!" ucap gadis itu sambil tersenyum menata Andara


Andara memainkan jari jarinya, menatap ke sana kemari, tampaknya dia ingin melakukan sesuatu tetapi dia ragu. Jari pria itu menari nari, dia menatap Dani sejenak lalu kembali melihat ke sana kemari.


Dani mengusap air matanya, dia sangat senang dengan ucapan Andara.


Cup!


"Ahh!!!"


Sebuah kecupan mendarat di pipi gadis itu. Andara mencuri start dan mengecup gadis itu dengan berani. Gugup dan bahagia muncul bersamaan.


Dani terkejut, degup jantungnya berdebar kencang, dia sangat syok dengan apa yang baru sana Andara lakukan.


Gadis itu menatap Andara tidak percaya, bahak mulutnya sampai menganga dan matanya membulat sempurna saat itu.

__ADS_1


"Andara....kau..."


" Wajah Dani merah, matanya membulat dan dia syok, artinya Dani senang, syukurlah, huffhhh jantungku sudah mau copot tadi," ucap Andara yang sudah duduk seolah barusan tidak terjadi apa-apa.


Dani tidak menyangka kalau Andara bisa melakukan hal mengejutkan seperti itu.


"A.. Andara, dari mana kamu tau melakukan hal.hal seperti itu!??" tanya Dani tak percaya.


"Itu, Kevin bau jengkol dan Loey mengajari Andara, kalau sepasang kekasih itu harus romantis dan mesra, tapi mereka bodoh!!" ketus Andara yang tiba-tiba berwajah kecut.


"Bodoh Bagaimana?" tanya Dani.


"Huffftt... lihat ini..." Andara mengeluarkan ponselnya dan membuka sebuah video yang dikirim oleh Kevin dan Loey ke ponsel pria itu.


Sebuah video biru yang menunjukkan sepasang manusia sedang melakukan French kiss di bawah aliran air.


Mata Dani membulat sempurna,"Ya ampun!!!" Dani sedikit berteriak.


"Kenapa kau menonton video begini Andara, astaga dua manusia kampret itu benar benar tidak bisa diandalkan, bisa bisanya mereka memberikan video biru padamu!!!" ucap Dani tak percaya.


"Makanya, mereka berdua itu bodoh sekali!!!" ketus Andara.


"Apa kau melihat semuanya!?" tanya Dani.


Pipi Andara memerah," Emmm lihat sih, tapi tidak untuk dilakukan sekarang, itu membuat Andara sesak dan gerah!! nanti kalau kita sudah menikah baru boleh dilakukan!!" celetuk Andara dengan polosnya.


Dani tersipu malu, rasanya bercampur aduk, "Arkhhh Andara kau membuatku malu!!" ucap Dani.


"Tapi kan pakai baju, masa iya kamu malu!?" balas Andara.


"Arkhhh apa kau tidak tahu seberapa bahaya ucapanmu itu, arhhh aku keluar dulu, mau mukul orang!!!" Dani menepuk wajahnya yang merah, rasanya bergejolak dan aneh.


"Awas kau Kevin, Loey, Berani ngajarin Andara yang aneh aneh!!!" gumam Dani..


.


.

__ADS_1


.


Like, vote dan komen 🤗


__ADS_2