
Cuaca begitu cerah tetapi tidak semua orang menikmati cuaca yang cerah ini.
Bagi manusia yang tahu bersyukur dan tahu menikmati waktunya mereka akan bahagia dengan cuaca cerah ini, tetapi bagi mereka yang hanya mengeluh dan selalu punya niat buruk dalam hatinya, cuaca ini adalah cuaca yang sangat menggangu.
Namun tampaknya bagi Simon, cuaca cerah ini tak bisa mengalahkan cerahnya hati Simon yang sedang berbunga-bunga dengan dunia barunya.
hari yang indah ini membuat pria itu tersenyum sempurna seolah tak ada yang kurang lagi dalam hidupnya.
Hari ini Laura telah keluar dari rumah sakit setelah semua lukanya di rawat dengan intensif. Dani dan lanang sudah diijinkan kembali bersama Laura dengan syarat keselamatan Laura menjadi prioritas utama bahkan sampai Tim Aryn pun harus menerapkan peraturan itu.
Simon tidak ingin kejadian yang sama terulang kembali dan membuat istrinya lagi-lagi terluka. Dia akan memastikan keamanan Laura ke mana pun istrinya pergi.
Mereka semua tampak keluar dari rumah sakit kecuali Simon yang entah pegi ke mana . Gretta menggendong Alesha kecil yang menggemaskan, dengan roti sayur di tangannya sambil menatap ke arah taman yang indah dan disinari oleh cahaya matahari.
Obelia dan Irvan sudah kembali terlebih dahulu bersama Hendry untuk memastikan rumah nyaman dan tetap higenis apalagi ada seorang bayi kecil yang mungkin mulai saat ini akan sering main di rumah keluarga Kent.
“ Alesha makannya yang kuat ya sayang,” Laura menggoda gadis kecil itu sambil mencubit gemas pipinya.
Dia dan yang lain tak habis pikir dengan Sadrakh yang tega meninggalkan putrinya bersama orang lain dan dia sibuk dnegan dunia kerjanya . 2 hari pria itu hanya berlarut larut dalam pekerjaannya , bahkan menanyakan kabar putrinya saja dia tidak pernah. Dia hanya menyibukkan diri dengan pekerjaannya dan mengirim beberapa kebutuhan Alesha ke rumah sakit.
“ Ayahnya sangat tidak bertanggung jawab, bagaimana bisa dia menyebut dirinya sebagai seorang ayah? Jika tidak ingin membawanya ke tempat asing kenapa dia harus menjemputnya,” kesal Gretta.
“ Huss... Gretta jangan singgung masalah itu di depan Alesha, dia sudah paham ,dia akan sedih jika kita membicarakannya,” Laura mengambil alih Alesha dari pangkuan Gretta yang memang tak bisa menahan amarahnya karena sikap Sadrakh yang semena mena.
“ Saya hanya kesal nyonya, bagaimana bisa ada seorang ayah seperti itu?” ucap Gretta,
Pukk...
Tangan kekar Diego mendarat di bahu gadis itu,” dia juga punya luka di masa lalu wahai dewi cantik, dia memiliki trauma setelah kematian istrinya, di mata Sadrakh, Alesha tak lebih dari sosok yang mengambil nyawa istrinya,” jelas Diego .
Ptaass...
“ Jangan pegang pegang tuan, tuan mesum ya?” sindir Gretta.
“ heh jangan anggap aku ini pria kurang ajar, tapi kalau mau di ajari cintamu aku mau awowowokkkk hahahahhaa..” Goda Diego sambil mencolek dagu gadis itu seraya mengedipkan sebelah matanya pada Gretta.
__ADS_1
“ Taun Diego!!!" teriak Gretta kesal.
“ hahahh manisnya kamu wahai dewi ulalalah ummah...” celetuk Diego sambil berlari menghindari kejaran Gretta. Sepertinya kedua manusia beda gender ini akan selalu bertengkar karena hal hal kecil. Seperti kucing dan anjing yang selalu bertengkar setiap memulai pembicaraan.
Zayn mendekati Laura dan menarik rambut berge,lobang gadis kecil dalam pangkuan perempuan itu.
“ Alesha cantik sekali, ahhh aku jadi ingat adikku,” ucap Zayn sambil menatap ke langit.
Pria yang tumbuh dengan memori bersama adik kecil yang hanya bisa dia lihat melalu foto itu selalu merindukan gadis kecil yang fotonya banyak terpajang di rumah mereka.
Dia menatap ke langit, tempat yang dia ketahui sebagai kediaman adik kecilnya saat ini.
“ Apa kakak punya kenangan bersamanya?” tanya Laura.
Zayan menggelengkan kepalanya,” aku tidak ingat apa pun karena dia hilang saat usia kami 2 tahun, tapi dari cerita dan beberapa foto serta rekaman hitam putih aku jelas seolah merasa tumbuh dewasa bersama dia, tapi mereka mengatakan kalau gadis itu sudah pergi, entah kenapa kau selalu merasa kalau dia masih hidup dan terhubung denganku,” ucap Zayn.
“ apa kalian tidak mencoba mencarinya kak?” tanya Laura.
Zayn menatap laura,” kami mencarinya bahkan sampai sekarang Laura, tapi tidak bisa bertemu karena dia diculik komplotan mafia, “ jelas Zayn.
Jantung Laura berdegup kencang saat Zayn mengatakan hal itu, dia menatap Zayn tetapi tak mengatakan apa pun, mana berani dia mengatakan kalau dia juga punya cerita yang sama sementara suaminya masih memastikan kebenaran hal itu.
“ kenapa cerita kami mirip?” batin Laura.
“ ahhh kenapa aku jadi membicarakan masa lalu, benar kan Alesha, masa sekarang harus di jalani dengan bahagia, jangan seperti Si Sadrakh bodoh itu,” Zayn menggendong Alesha kecil dan mengangkatnya ke atas.
“ Alesha ikuti paman zayn, “ ucap pria itu .
Alesha hanya menatapnya dengan mata berbinar binar dan penasaran,” Katakan Daddy.... Stupid...” ucap Zayn.
Alesha menatap Zayn,” No.. Daddy not stupid, paman yang stupid!!" celetuk gadis kecil itu sambil menggembungkan kedua pipinya dan menatap kesal ke arah Zayn.
“pftthhh hahhahaa...” rekan rekannya menertawakan Zayn yang malah di bilang bodoh oleh anak kecil.
“ Kak Zayn anak kecil saja tahu membedakan yang baik dan tidak, jangan mengajarinya kata kata seperti itu, sini sayang sama tante Laura,” Laura mengambil Alesha dan memeluk gadis kecil di dalam pangkuannya.
__ADS_1
Di saat yang sama Simon datang dan berlari menghampiri mereka dengan senyuman bahagia di wajahnya. Tangannya menyembunyikan sebuah kertas hasil tes DNA yang dia lakukan diam diam di rumah sakit itu.
“ Aku datang, ayo kita berangkat...” seru pria itu sambil merangkul istrinya seolah sedang mengatakan selamat. Dia juga menatap Zayn yang sedang berwajah cemberut karena diejek anak kecil.
“ Kenapa wajahmu kusut Zayn?” tanya pria itu seraya menepuk bahu Zayn.
“ cihhhh Alesha mengatakan aku bodoh, padahal ayahnya yang bodoh,” rengek pria itu sambil menatap Alesha dengan wajah sedih.
“ No... paman yang stooopiiiidd...” teriak Alesha tak mau kalah.
“ Bukan. Ayahmu yang stooopiiidd Leshaa... paman ini cerdas..” balas Zayn.
Simon danyang lainnya hanya tertawa melihat tingkah kedua orang ini .
Dari sisi yang lain Gretta datang sambil menepuk tangannya . Berjalan dnegan santai diikuti Diego yang basah kuyup karena masuk ke dalam kolam ikan rumah sakit.
“ Gretta kau membuatku basah kuyup arrrkhhh dasar perempuan tengil!!" pekik Diego.
“ Taun jaga martabat anda, itu bukan salah saya, huh.... dasar pria gila!!!"
Mereka semua berjalan sambil tertawa terbahak bahak. Hari mereka begitu cerah dan ceria tapi tidak bagi dua manusia yang sedang mengintip dari balik dinding gedung keamanan rumah sakit.
Nyonya Tiara dan Cintia sedang mengintip dari sana sambil mengeraskan rahang mereka.
“ apa pun yang terjadi akan ku balas dendam ini padamu Laura, kau yang membuatku seperti ini arrkhhhhh mati kau sialan...”
“ tenanglah Cintia, kita pasti akan membuat dia merasakan apai neraka secepat mungkin,” Balas Nyonya Tiara.
.
.
.
Like, vote dan komen
__ADS_1