Istri Untuk Tuan Simon

Istri Untuk Tuan Simon
200 Season 2: Ready, Action!


__ADS_3

SMA plus Jaya,


Dani berjalan dengan wajah berseri, penampilannya yang cantik dan menggemaskan dengan rambut kepang dua dan gaun cantik berwarna merah merona tampak menarik perhatian semua siswa di SMA plus Jaya.


Salah satu SMA favorit karena lulusannya rata-rata akan mendapatkan kesempatan besar untuk masuk ke universitas terkenal yang mereka inginkan.


Salah satu sekolah yang terbaik dan juga terkenal di negara itu. Sudah berdiri puluhan tahun, namun seiring waktu berjalan, pemimpinnya tentu saja berganti dari generasi ke generasi.


Dani berjalan dengan senyuman manis, menenteng tas merah senada baju dan sepatunya, tampak seperti anggota girl grup yang akan mengadakan konser besar hari ini.


Siapa yang tidak terkejut melihat penampilan mencolok dan menarik seluruh mata itu.


Tak terkecuali Ben dan teman-temannya yang melihat dia. Mereka semua terperangah dengan mulut menganga menatap penampilan Dani yang begitu berani dan nyentrik.


Gadis itu diantarkan oleh supir dengan menaiki Rubicon hitam legam, yang berdiri kokoh dan dikawal lelah tiga bodyguard bertubuh besar sekaligus.


Siapa yang tidak bisa mengalihkan matanya dari gadis itu?


Dani tersenyum dengan centil," Hellouurr... my lovely school.. ehehehehehe...." Ucapnya sambil tertawa centil menyapa orang orang yang menatap heran ke arahnya.


"Bodyguard, bawakan barang kyuu..." Ucapnya sambil mengamati tasnya ke atas.


Arka yang menyamar menjadi bodyguard langsung menurut dan mengambil tas gadis itu sambil duduk berlutut seolah dia adalah prajurit setia yang sedang melayani seorang ratu.


"Hemm.. nice behavior!!" ucap Dani dengan centilnya.


Di berjalan berlenggak lenggok memasuki sekolah itu. Tak ada yang tahu apa tujuannya datang ke sana, tetapi dia berhasil menarik perhatian semua orang dengan gayanya yang luar biasa nyentrik.


Dani telah menyusun rencana besar, dia terjun langsung ke lapangan tanpa rekan rekan inti markas rahasia yang lain..Penyesalan terbesar baginya adalah membiarkan gadis muda itu disiksa.


Dia akan memperbaiki kesalahannya dan mengungkap kasus ini dengan tangannya sendiri, apa pun yang terjadi!


Dani telah mencari tahu semuanya, gadis malang itu kini dirawat di rumah sakit, dan sudah tiga Minggu lamanya Vanya tinggal di rumah sakit untuk mendapat perawatan terbaik dari rumah sakit.


Dani memastikan Vanya tetap aman dari orang orang itu. Perundung yang membawa teman baik Vanya akan diciduk oleh Dani.


"Yang terpenting saat ini adalah menemukan lokasi Josua terlebih dahulu, sialan ke mana kira kira mereka membawa anak itu? apa mereka bunuh!?" batin Dani dengan lirikan mata tajam ke arah Mika dan teman temannya yang gila.


Dani berjalan melenggak lenggok, seolah dia adalah model yang sedang berjala di peragaan busana internasional.


Dia cantik, menawan, menarik dan elegan di saat yang sama.


"Wahh lihat,siapa itu? dari ujung kepala sampai ujung kaki, semuanya bermerk!!!" ucap Ben berbisik pada Tom rekannya.

__ADS_1


" Entahlah, aku juga baru melihatnya hari ini!!!' balas Tom seraya menatap Dani dengan tatapan menelisik.


"Halah palingan hanya jal4ng sialan, jaga mata kalian!!" Celetuk Nike sambil menatap kesal mereka berdua yang kelewat memuji Dani.


"Ohh ayolah Nike, semua orang juga tahu mana yang cantik asli, mana yang operasi plastik hahahaha..." goda Ben sambil tertawa cekikikan.


"Ben kau!!!'


"Apa!? kau mau melawan jal4ng haha!???" ketus Ben sambil membulatkan kedua bola matanya sampai hampir keluar dari tempatnya.


Nike berdecak kesal, berbicara dengan pria itu sama saja membuat tensinya semakin naik.


"Hehh kalian berhentilah berdebat, kita harus cari si miskin sialan itu, kenapa kalian fokus pada gadis lain!??" ketus Mika yang tengah pusing memikirkan keberadaan Vanya saat ini.


" Ckk..sialan, si gadis milyaran itu menarik, apa salahnya dilihat, bilang saja kau iri!!" ejek Ben.


"Ben!!!" geram Mika sambil mengepalkan kedua tangannya kesal dan marah.


Ben tertawa sinis, dia kembali menatap Dani yang berjalan memasuki area kantor guru," selagi kita mencari jal4ng sialan itu, tak ada salahnya bermain main dengan gadis milyarder itu, " ucap Ben sambil tersenyum dan mengusap bibirnya dengan pelan.


"Kau benar benar gila, bagaiman kalau si Vanya sialan itu melakukan sesuatu!? apa kau tidak takut!??" kesal Mika.


"Ohh Mika, kenapa harus takut, ayah.u hanya tinggal mengeluarkan surat pemecatan siswa, dan kita jebak dia dengan narkotika, itu sangat mudah, kenapa kau habiskan waktumu untuk memikirkan si jal4ng itu!?" ucap Ben tanpa rasa bersalah.


" Hahaha benar ucapan Ben, kita tidak perlu khawatir Mika, biarkan dia menikmati liburannya sebelum dia terjerat masalah sebenarnya, sekarang waktunya kita bersenang-senang hahhaha...." balas Tom sambil tertawa terbahak-bahak.


Anak anak berpengaruh itu selalu saja melakukan segala sesuatu hati mereka karena merasa hebat dengan kekuatan besar yang orang tua mereka miliki.


Tanpa mereka sadari, segala sesuatu yang mereka harapkan akan menjadi kekuatan mereka, dalam waktu yang sangat dekat akan hancur begitu saja sampai tak bersisa.


Dani telah menjadi salah satu siswa di sekolah itu dengan pemalsuan dokumen. Wajahnya yang menggemaskan dan terbilang muda mampu mengelabui siapa pun bahkan sampai ada yang mengatakan kalau dia masih siswa SMP.


Tetapi jangan salah, penampilan mudanya itu dia dapatkan setelah perawatan berkali kali, makan makanan sehat dan berbagai cara lain untuk meremajakan kulitnya.


Dani melakukannya dengan totalitas selama sebulan terakhir sebelum akhirnya dia masuk sebagai siswa baru melalui jalur koneksi dengan kepala yayasan yang adalah ayah Mika.


Dani selalu punya kartu untuk membuat seseorang berhasil menuruti kata katanya.


Dani merencanakan semuanya dengan matang. Kali ini dan untuk seterusnya pun dia tak akan lengah barang sedetik pun.


Arka menatap gadis itu dengan senyuman tipis di wajahnya,"Bagus dia belajar hal baru, gadis ini cepat menyesal dan membuktikan kemampuannya, syukurlah!!" batinnya.


Sementara Dani beraksi sendirian di sana, di negeri yang jauh di sana, ada pria yang sedang galau Gegana Karena tida dikabar apa apa oleh sang kekasih.

__ADS_1


Bahkan panggilan telepon nya pun hanya dijawab dengan chat oleh Dani.


Andara benar benar panik, tetapi bedanya dia masih bisa mengerjakan tugasnya dengan baik.


Sejak tadi pria itu berjalan mondar mandir di depan Dorm sambil memainkan jari jarinya di udara, menatap ke kanan kiri, melangkah seperti setrikaan sambil menggenggam ponselnya yang mengubungi Dani tapi tak kunjung diangkat.


"Dani... kenapa tidak diangkat!? apa terjadi sesuatu? apa dia sakit!? Dani..kenapa bikin khawatir!!!" gumamnya terus menerus dan berulang ulang.


Yuri yang melihat Andara langsung mendekati pria itu dan menggandeng tangan nya seraya tersenyum,"Hei ada apa? sore sore begini kau bolak balik di depan Dorm!!" tegur Yuri.


Andara terkejut, sontak dia menghindar jauh jauh dari Yuri .


"Bukan apa-apa!" jawabnya lalu kembali mondar mandir sambil bergumam.


Yuri terkekeh, sering bersama pria itu membuatnya tertarik pada Andara padahal jelas sudah diperingatkan.


"Apa kau menunggu kekasihmu menjawab telepon? Andara kasihan sekali kamu, dia pasti membencimu, dia pasti benci kau ganggu!!" ucap Yuri .


"Benci!?" Andara terdiam.


Yuri mengangguk," Andara, jangan naif, biasanya perempuan kalau ditinggal lama akan berkhianat, siapa tahu dia sudah dapat pacar baru, mana ada yang benar benar tulus menerima kondisimu, kalau aku sih tulus, kalau perempuan lain ya tidak tahu," ucap Yuri.


Andara masih terdiam membisu mendengar ucapan Yuri.


"Dia pasti selingkuh dan meninggalkan mu Andara, yang sabar ya, tenang saja aku selalu mendukungmu," Yuri mendekati Andara dan menggandeng tangan pria itu.


"YURI BODOH, PEREMPUAN LICIK DAN JAHAT MENJAUH SANA!! DANIELLE BUKAN PEREMPUAN SEPERTI ITU DASAR ULAR BELUDAK SIALAN!!!" Teriak Andara sambil mendorong Yuri dengan kasar tanpa perasaan.


Gedubrak!!!


Gadis itu terjerembab ke atas lantai.


"Hah...A..Andara kau mendorong ku!!!" Yuri terkejut.


"Yuri bodoh, otaknya tidak berfungsi, dasar bodoh, otak udang, Yuri bodoh!! Yuri bodoh!!!


Andara pergi dari sana dengan wajah kesal sambil terus bergumam meninggalkan Yuri yang dibuat kehilangan muka oleh pria itu.


"Hah... aku hampir lupa kalau dia pengidap Syndrom Asperger,. pria tak berperasaan itu!!!"


.


.

__ADS_1


.


Like, vote dan komen 🤗


__ADS_2