
“ Tuan Simon mohon ampuni kami, maafkan kami atas kesalahan ini,” produser acara tersebut mengejar Simon yang berjalan dengan cepat tanpa memedulikan panggilan mereka. Hatinya sudah dibuat panas, beruntung mereka tidak langsung dijatuhi bom saat itu juga.
“ tuan saya mohon...” teriak produser laki laki itu memohon belas kasihan dari Simon.
Bahkan pembawa acara itu juga turut berlari mengejar mereka,” Tuan jika memang istri Anda bukan anak haram kenapa Anda harus marah, bukankah tinggal menjelaskan saja, ayolah bersikap profesional, bukankah Anda sudah lama dalam dunia bisnis,” ucap perempuan itu dengan nada sarkas.
Simon terhenti.
“ benar bukan? Jika memang hubungan Anda dengan istri Anda baik baik saja, kenapa Anda harus marah saat saya bilang dia anak haram, bukankah dia memang anak haramnya tuan Raymond, mereka sendiri yang mengatakan!" ucapnya tak gentar.
Tanpa sadar kalau Hendry dan Lanang sudah menatapnya dengan tatapan mematikan, siap untuk menguliti perempuan itu habis habisan.
“ Lagi pula, istri Anda tidak ditampilkan ke hadapan publik, siapa yang bisa percaya kalau Anda benar benar menikah, mungkin saja anda masih mencintai nona Cintia, dan membuat fantasi ini untuk menarik perhatiannya, Anda juga kan lumpuh dan bisu sebelumnya sudah pasti Anda masih mengharapkan perempuan secantik nona cintia,” ucapnya dengan nada mengejek,
Secara tidak langsung dia sudah merendahkan Laura di hadapan Simon dan semua yang ada di sana. Perempuan itu tersenyum sambil menggenggam erat ponselnya.
Simon berbalik dan menatap perempuan itu. Gelagatnya aneh, ada yang mencurigakan, kenapa dia sangat ngotot ingin menjatuhkan Simon, kenapa dia sangat mendesak Simon untuk menjawab pertanyaannya terkait hubungan pribadinya.
Padahal sudah jelas dia tahu risiko besar jika berurusan dengan pewaris grup Kent itu.
“ Tuan kami membutuhkan jawaban Anda, dunia perlu tahu hubungan Anda yang sebenarnya, lagipula istri Anda mungkin sangat jelek sampai Anda menolak membawanya ke pemotretan dan wawancara, saya yakin Anda pasti masih sangat mencintai nona Cintia, memang dia sangat cocok dengan Anda.” Ucap perempuan itu seolah sedang berusaha membuat asumsi sendiri tentang hubungan Simon dan merangkai cerita kalau pengusaha muda itu tak bisa lepas dari bayangan Cintia.
Di seberang sana, Laura sedang membuka ponselnya, dia dan teman temannya sangat terkejut dengan apa yang terjadi pada wawancara itu. Padahal sejak awal sudah dikatakan kalau tidak ada wawancara untuk masalah sensitif seperti itu, tetapi pembawa acara malah melampaui batas.
Saat Laura membuka media sosialnya nama suaminya menjadi tren dalam topik pencarian. Dani yang terus terhubung pun terkejut bukan main saat melihat sebuah video siaran langsung berisi pembicaraan Simon dan pembawa acara yang rupanya disiarkan melalui ponsel pribadi perempuan itu.
“ ya ampun, apa apaan inil!? dia sudah kelewat batas,” teriak Laura saat mendengar dan melihat video siaran langsung yang sama.
“ Ada apa Laura?” tanya Sadrakh dan Diego bersamaan.
__ADS_1
“ buka ponsel kalian kak, wawancaranya masih berlangsung , di media sosial sedang ramai, ini keterlaluan, aku akan menghubung i Simon, jangan sampai dia hilang kendali,” ucap Laura yang mulai panik dan khawatir apalagi setelah mendengar kata kata kasar perempuan itu.
“ Bagaimana rasanya menjadi pewaris tunggal setelah menyebabkan kecelakaan kepada kedua orang tua Anda dan setelah kakek Anda meninggal, bukankah hal itu menyenangkan , apa yang Anda rasakan tuan, apa mungkin kematian tuan besar Kent juga berhubungan dengan Anda?” Tanya pembawa acara itu dengan nada lantang dan terang terangan untuk menghancurkan Simon.
Jelas sekali motifnya ini di luar ekspektasi semua orang, sepertinya dia bergerak atas perintah seseorang.
Simon hanya diam, dia jelas memasang wajah masam dan marah. Ingin sekali rasanya langsung membunuh perempuan itu saat ini juga, tetapi dia masih meredam amarahnya.
“ Tuan kenapa Anda diam? Apa benar yang saya ucapkan tadi?” perempuan itu terus mendesaknya. Bahkan produser, sutradara dan pihak majalah itu tak ada yang berinisiatif menghentikan perempuan itu.
“ jika dia masuk jebakanku maka seperti ucapan tuan Vino, karir ku akan melejit, dia tidak akan bisa menangani ku, seorang pembawa acara terbaik yang bisa mengorek tuntas semua informasi tentang kehidupan pribadi seseorang.
Tiba-tiba ponsel Simon berbunyi, dia mengambil benda itu dan menatap nama istrinya di sana. Dia menarik nafas dalam dalam dan menenangkan dirinya. Tak ingin dia Laura mendengar kalau dia sedang marah.
“ halo sayang,” ucap Simon berusaha untuk tetap tenang.
Jelas sekali pembawa acara itu mereka wajah Simon yang berusaha untuk tetap tenang. Dan Laura melihat semuanya. Simon bahkan menahan dirinya saat amarahnya di permainkan.
Simon terdiam.
Dia diam dan tak mengatakan apa paun, dia seperti patung yang sedang berdiri sambil bertelepon di sana. Tak ada yang bicara. Komentar negatif mulai bermunculan, banyak yang menghina Simon dan mengatakan kalau dia pembawa sial dan sebagainya.
“ Pulanglah, aku menunggumu, tenang dan jangan terpancing dengan dia, ingat sayang apa pun yang terjadi di masa lalu bukan salahmu, apa pun yang kamu alami sudah berlalu, pulanglah, aku tahu ini berat, tapi kami berharap kau tetap tenang karena ini jebakan dari Vino. Dia ingin menghancurkan mu dengan cara kotornya,” jelas Laura yang baru mendapat informasi dari Dani.
Cara kerja Dani memang super cepat, di situ tahu kalau ada siaran langsung yang tak disetujui dia langsung mencari data tentang perempuan itu dalam hitungan menit dan langsung selsai. Segala bentuk rekaman pembicaranya terdeteksi dan akses keluar masuknya ke berbagai tempat terdeteksi dengan jelas, siapa dan kapan dia bertemu.
“ Vino.. bajingan bernardo itu?” ucap Simon sambil menatap perempuan yang sedang berdiri dengan ponselnya tersenyum sini s ke arah Simon yang ingin dia jebak tanpa tahu orang-orang seperti apa yang sedang menunggu pria itu pulang.
“Benar, pulanglah, biarkan dia berkoar sesukanya, toh hari ini akan jadi kehancuran keluarga Raymond dan Bernardo,” ucap Laura.
__ADS_1
Simon mengangguk paham. Dia biasanya tidak mudah diajak kerja sama seperti ini, tetapi saat Laura yang berbicara dengan cepat dia paham dan mengikuti kata istrinya.
“ hendry, Lanang kita pulang ahhhh pastikan kau menarik seluruh investasi dari mitra yang berhubungan dengan mereka, aku tidak perlu bekerja dengan perusahaan sampah seperti mereka,” ucap Simon sambil melangkah begitu saja tanpa menjawab sepatah akta pun ocehan dari bibir perempuan bernama Mira yang sedang berusaha memancing simon .
Bahkan tak segan membuka luka lama yang membuat hidup pria itu hancur. Tak segan membongkar kasus lama bahkan mengaitkannya dengan kematian tuan Kent. Dia terlalu naif dan menganggap remeh orang yang ada di hadapannya.
Ibarat mengganggu kawanan singa, satu ekor yang dia ganggu maka yang mengamuk satu kampung, begitulah simon memiliki pendukung yang kuat di belakangnya.
“ Tuan Simon jawab saya, jadi benar ya Anda yang membunuh keluarga Anda untuk mendapat harta!!" teriak Mira.
Tapi tak sekalipun Simon menggubris ucapannya.
“ Hei perempuan jal4ng , beraninya kau menampakkan wajahmu perempuan sialan!!" Tiba tiba segerombol ibu ibu datang berlari ke dalam perusahaan itu mengejar Mira dengan tatapan seperti banteng yang sedang mengamuk.
“ a.. apa ini?” semau orang tercengang tiba tiba keributan besar terjadi. Salah satu dari mereka merebut ponsel Mira dan mengarahkan siaran langsungnya ke arah Mira yang sedang di sidang oleh ibu ibu .
“ Berita terbaru, seorang pembawa acara majalah terkenal tersandung kasus prostit*si dan jadi simpanan beberapa pria kaya beristri, hari ini para istri mengamuk dan menghajar perempuan tak tahu diri ini, silahkan nikmati beritanya...”
Berita yang awalnya menyoroti kehidupan pribadi Simon malah berbalik menjadi gossip besar tentang selingkuhan para pria kaya yang dan kasus mengerikan lainnya.
" Kenapa begini, bukan begini yang ku maksud arrkhhh sialan kalian sialan pergi kalian dari sini!!!!!" Mira berteriak sekencang kencangnya tetapi dia sudah dikeroyok kumpulan barisan sakit hati yang menuntut nya atas kasus memalukan itu.
"Cihh sial, kenapa jadi berbalik begini!!!" Di balik layar Vino mengeraskan rahangnya kesal dan marah karena rencananya sekali lagi hancur.
.
.
.
__ADS_1
Like, vote dan komen 🤗