Istri Untuk Tuan Simon

Istri Untuk Tuan Simon
65. Brown


__ADS_3

Simon menatap istrinya sambil tersenyum bahagia. Dia mengusap bibir Laura dengan lembut, sepertinya bibir manis itu akan jadi candu mematikan baginya.


" Kau malu ya?" bisik Simon.


Laura tersipu, dia menutup wajahnya dengan kedua tangan dan melihat ke arah lain," kalau ditanya justru semakin malu, dasar kamu ihh..."


" Hahaha... lihat kemari sayang, lihat aku," Simon dengan lembut memutar tubuh Laura membuat mata mereka saling bertemu.


Laura masih tersipu malu, dia mengulum bibirnya sambil menatap Simon dengan tatapan kikuk.


" Malu," ucap Laura sambil menunduk.


Simon rasanya akan terbang ke langit ke tujuh melihat betapa menggemaskan istrinya saat ini.


" Yang tadi nyosor duluan siapa hmm? dasar kamu ya, ngapain malu juga, toh nanti kita banyak ciuman bahkan mungkin lebih!" goda Simon sambil mengedipkan sebelah matanya.


" Simon!??" Laura terbelalak, suaminya ternyata semesum itu.


" Hahahaha... ayo sayang, kita sudah selesai, hari juga sudah malam, saatnya pesta utama!" seru Simon.


Laura digandeng dan dibawa keluar dari dalam wahana permainan itu.


"Cieeee cieee yang habis kecup kecup mesra ummah ummah ulallaa hahahah... gimana Bang Mon, Lambo Merah siap di parkiran bukan!??" Celetuk Diego seraya menaikturunkan alisnya menggoda pasangan itu.


Laura tersipu malu sedang Simon dengan bangga menggenggam tangan istrinya, dia merogoh kantongnya dan melemparkan kunci Lamborghini merahnya yang diincar oleh Diego.


Syuuuttt...


"Happ..." Diego menangkap benda itu dengan kedua matanya yang membulat sempurna.


" Benar untukku!??" tanya Diego.


Simon tersenyum sambil mengangguk," ambillah," ucap pria itu .


" Yashhh woiihhhoooo hahahahahhahaha.... Gretta ikut akang jalan jalan neng!!!" teriak Diego kegirangan sambil menarik Gretta dan


..


" Ummahhh... bwahhahaha..." spontan dia mengecup pipi Gretta tanpa basa basi.


Gretta terdiam membatu dengan mata membulat sempurna, Alesha kecil yang ada dalam pangkuan Diego tertawa cengengesan melihat kelakuan absurd Diego.

__ADS_1


Bak ditimpa durian runtuh, Gretta syok dengan apa yang baru saja terjadi. Laura dan yang lainnya hanya tertawa cekikikan melihat mereka berdua.


Selain senang menjahili satu sama lain, Gretta dan Diego terkadang tanpa sadar terlihat lebih seperti pasangan yang sedang dimabuk cinta.


" TUAN APA YANG ANDA LAKUKAN!!!" teriak. Gretta.


Diego terdiam, tangannya yang memegang kunci mobil Simon menggantung di udara ketika dia sadar dengan apa yang baru saja dia lakukan


"Ya ampun, ngapain pakai acara cium cium segala Diego, aduh mampus aku!!!" batin Diego sambil mengulum bibirnya melirik Gretta yang tanduknya mulai naik tanduknya.


" mwehehehehe...maaf sang Dewi, maaf ya Spontan akang mah, habisnya neng geulis gemes ..." celetuk Diego sambil mengatupkan kedua tangannya di depan dada.


" Grhhhh dasar tua tua keladi mesum!!!" kesal Gretta sambil memegang kedua telinga Diego dan menariknya ke sana kemari .


" Awhhh awhhh sakit neng, sakit, telinga akang bisa putus sakit tauuuu... kan udah minta maaf!!!' teriak Diego sambil memohon maaf.


Mereka sekali lagi dibuat tertawa dengan kelakuan mereka.


"Huh... mengesalkan!!!" ketus Gretta.


"Hari sudah malam, sebaiknya kita berangkat menuju kediaman Zayn, mereka sudah menunggu di sana," ucap Simon.


Hari ini, akan menjadi pertemuan pertama untuk Laura dan keluarga kandungnya. Simon mempersiapkan semuanya dengan baik. Keluarga Zayn juga adalah orang yang penuh perhatian pada Simon sejak kematian kedua orangtuanya.


Mobil mereka melaju menuju kediaman keluarga Zayn.


Sementara itu di sisi lain kota itu, amukan besar tengah terjadi di markas kelompok Mafia Brown yang mendapat kabar buruk dari tuan Raymond bahwa semua dokumen rahasia itu telah hilang dari tangan mereka.


Bughh... bughh... bughhhh...


"Berapa kali ku katakan jaga dokumen itu dengan benar bangsat!!!!" Tuan Brown adik tuan Raymond menghajar habis habisan pria itu.


Memukul wajahnya sampai babak belur dan menendang pria itu berkali kali untuk melampiaskan amarahnya yang sudah menggebu gebu.


"Tuan Brown hentikan ini, wanita itu yang mengambil dokumennya, tuan Raymond juga sudah mencarinya ke mana-mana!!" asisten tuan Raymond melerai perkelahian mereka.


Tuan Raymond sama sekali tak bisa berkutik, sejak awal pembicaraan dengan istrinya dia sudah merasa curiga kalau nyonya Tiara akan melakukan hal gila tanpa tahu resiko besar yang akan mereka hadapi jika sampai dokumen rahasia dan fakta kelahiran Laura sampai ke tangan keluarga Waltz.


" Graaahhhkkkkk... Sialan!!!!!" pekik pria itu mengamuk.


Hancur sudah semua usaha yang dia bangun untuk membungkam keluarga Waltz. Dokumen itu kini entah berada di mana.

__ADS_1


" Kita semua akan mati jika sampai dokumen itu tiba di tangan keluarga Waltz!! apa kau tidak tahu hal ini Raymond!!!" senggak tuan Brown.


Tuan Raymond berdiri sambil mengusap wajah nya," tcihhh... kau yang menyebabkan semua ini jika sejak dulu kau bunuh gadis itu maka kita tidak akan kacau!!" ucap Tuan Raymond.


Tuan Brown mengeraskan rahangnya," Sialan kau, ini semua salahmu kenapa kau nikahkan dia dengan ana dari keluarga Kent, kau tidak tahu seberapa kejam keluarga itu hah!? kau tidak takut apa yang kau lakukan pada orangtuanya akan terbongkar!???" Tuan Brown mencengkram kerah baju tuan Raymond.


" Aku sudah membereskan masalah itu semua yang terlibat kecelakaan itu sudah ku bunuh, kau yang bodoh, mengurus anak kecil pun tak bisa!!"


" Diam kau bajingan, aku menahannya untuk menggunakan anak itu sebagai umpan, kejayaan ku hampir tiba tapi kau menghancurkan rencana yang ku susun berpuluh tahun!!!" teriak pria itu.


Semua rencana yang dia lakukan semata-mata untuk menguasai seluruh bisnis milik keluarga Waltz. Tetapi sekarang dia bahkan tidak tahu di mana keluarga itu berada.


Yang pasti dia mendengar rumor kalau Keluarga Waltz berjaya dengan dunia mereka.


Tuan Brown serakah, dia akan menggunakan Laura sebagai alat untuk mengancam mereka dan membasmi habis seluruh keturunan keluarga itu.


Tak ada dendam yang mencolok semua dimulai sejak keserakahan dalam diri tuan Brown muncul dan dia ingin merajai semuanya karena setiap bisnis yang dia lakukan pasti hancur berantakan.


Jika sampai dokumen itu sampai ke tangan keluarga Waltz dan mereka tahu putri mereka masih hidup, maka seluruh kerjaan bisnis dan keluarga tuan Brown akan hancur begitu saja di tangan keluarga mengerikan itu.


Saat ini nama Waltz mungkin sudah tenggelam, tak ada yang tahu ke mana keluarga itu pergi, tetapi nama mereka masih harum di antara semua anak anak jalanan yang dulu mereka pelihara.


Keluar Waltz menyembunyikan diri dan identitas mereka. Organisasi mereka masih berdiri tapi tak ada yang tahu yang manakah mereka.


"Kita harus temukan dan bunuh gadis itu, cepat cari dia... cari perempuan itu, jangan sampai semuanya hancur!!!" Titah tuan Brown penuh amarah.


" Kau cari istrimu, akan ku buat perhitungan dengan jal4ng sialan itu!!!" geram tuan Brown.


" Baiklah, tapi apa yang akan terjadi jika sampai dokumen itu....


" Kita semua akan mati Raymond, bahkan seluruh perusahaan dan bisnismu bisa dihancurkan oleh mereka!" ucap tuan Brown.


Tuan Raymond terdiam, membayangkannya saja sudah membuat buku kuduk merinding, tampaknya keluarga Waltz bukan pihak yang bisa diajak main-main.


.


.


.


Like, vote dan komen 🤗

__ADS_1


__ADS_2