Istri Untuk Tuan Simon

Istri Untuk Tuan Simon
209 Season 2: Go Back Home


__ADS_3

Bandara Internasional Moh-ta


"Waahhh akhirnya aku pulang!!!!" Andara berseru kegirangan sambil melompat-lompat bahagia.


Senyuman di wajahnya tak lekang, pria itu berseru dengan begitu girang karena bisa menghirup kembali udara kota metropolitan yang penuh dengan polusi.


Bukan kotanya yang dia rindukan tapi kenangan dan orang orang di dalamnya.


"Akhirnya kau pulang, tapi kenapa tidak bilang apa apa pada Dani? " tanya Kevin yang menyambut Andara di sana. Andara tiba bersama pasangan Kennedy, Rose dan suaminya Hendry ditemani beberapa anak buah yang lainnya.


"Arrhrhahahhaah... Kevin bau jengkooooll!!!" seru Andara sambil berlari ke arah Kevin dengan kedua tangan diangkat ke atas, tersenyum dan tertawa bahagia akhirnya bisa melihat Kevin lagi.


Hap!!


"Egkhhh!!! kau berat dasar menyebalkan, kenapa peluk peluk!!!!" kesal Kevin sambil mengangkat pria itu.


" Aku merindukan mu temanku yang bau jengkol hihihih..." celetuk Andara sambil tertawa cekikikan.


Kevin bisa melihat perubahan besar pada pria itu, tak kurang dar empat bulan menginjak tanah Amerika, pria itu telah berubah drastis.


Dia bisa bertingkah normal tetapi selalu menjadi dirinya sendiri ketika di depan teman dan tempat ternyaman nya.


Seperti saat ini, dia kembali ke mode Andara si Asperger yang menggemaskan, karena dia lebih bahagia dengan mode itu dibanding terus berwajah tegang nan garang.


"Wahhh kau benar benar tidak berubah ya!" ucap Kevin merangkul Andara. Jujur saja, dia pun turut senang dengan kepulangan Andara. Akhirnya ada teman yang bisa dia kerjai setiap hari.


Mendengar hal itu, Andar tiba tiba terdiam lalu menatap Kevin dengan tatapan seriusnya "Apanya yang tidak berubah Kevin, jelas sekali aku sangat tampan sekarang, clak!!' celetuk Andara sambil mengedipkan sebelah matanya dengan jari telunjuknya menunjuk Kevin.


Kevin terhenyak, barusan dia seperti melihat Andara yang normal, seperti melihat Bizael kembaran pria itu.


" Wah!!!" Kevin terkejut bukan main, Andara bisa berkat kata dengan mode serius seperti itu, bahkan menggoda lawan bicaranya.


"Kau seperti Bizael, seperti orang yang berbeda, ke mana Andara!? ke mana Andara ku!!!" celetuk Kevin seraya mengguncangkan tubuh Andara.


"Ahahahahaha.... Bintang Andara di sini!!!" seru Andara.


Pulang ke tanah kelahirannya adalah hal luar biasa yang dialami pria itu. Namun kepulangannya kali ini tampaknya sebagai perpisahan untuk beberapa tahun ke depan.


Lantaran, Andara memiliki kerja sama dan proyek besar dengan Laboratorium Teknologi terbesar di negara bagian Amerika.


"Pa, apa tidak lebih baik jika proyek itu dipindahkan ke sini? kasihan dia jika harus berpisah dengan teman-temannya, " ujar Rose.

__ADS_1


"Ini berat sayang, Papa juga sedang memikirkan yang terbaik untuk penelitian ini. Andara sudah menandatangani kontrak, hanya saja dia akan kesepian tanpa teman-temannya," ucap tuan Kennedy seraya menatap Andara yang sedang bercanda dengan Kevin.


"Papa tentukan saja mana yang terbaik, karena Andara juga akan merasa tenang dan nyaman ketika dia bersama orang-orang yang membuat dia bahagia, " Tambah Hendry .


Tuan Kennedy mengangguk paham, jika memisahkan Andara lagi dari Dani dan tim Aryn serta semua orang dekat pria itu, bisa saja Andara akan merasa sedih bahkan mungkin tidak fokus dengan pekerjaannya.


Mereka semua berangkat menuju kediaman keluarga Kent di mana semua orang sedang berkumpul, melakukan reuni setelah sekian lama berkelana dengan hidup mereka masing-masing.


Laura mempersiapkan semua sambutan dengan begitu baik, sangat senang hatinya saat mendengar teman temannya akan kembali ke negeri itu.


" Wahahhaha... akhirnya aku kembali wohoo!!!" Teriak Diego sambil melompat kegirangan, jangan lupakan tingkah konyolnya. Hanya memakai singlet putih bolong bolong dengan celana pendek kebesaran dia berjingkrak-jingkrak seperti orang kesurupan di depan halaman rumah keluarga Kent.


Pria satu anak itu tampak berantakan, brewoknya yang mulai panjang dan rambut ikalnya yang sepanjang telinga dia kuncir dia seperti kunciran di rambut Dira.


" Wahh Paman Diego kembaran Dira!!!" seru gadis kecil itu sambil menunjuk Diego.


Mereka sedang menikmati waktu mereka di halaman dengan kolam renang besar .


Para istri sedang berenang, dan para suami sedang bermain catur . Tampa sangat ramai.


Si kembar Kent, Alesha dan adiknya bermain di taman mengganggu paman mereka yang jenaka Diego dan juga pada kakek yang panjang umur.


"Sayang jangan kelamaan di dalam air, nanti kamu kedinginan!!" teriak Zayn di tengah penekanan caturnya melawan Simon.


Satu pukulan mendarat di kepala pria itu," Kau berlebih kampret, dia baru satu menit di dalam air, biarkan saja istrimu bersenang-senang!!! lanjutkan ini!!" ketus Simon.


"Hahahhahaha....."semuanya tertawa bahagia.


Gretta, Obelia, Alexa dan Laura berenang di dalam kolam ,sedang Dani dan Lanang sedang bercanda dengan Si kecil buah hati Diego dan Gretta yang usianya baru menginjak 5 bulan.


Tim Aryn juga diundang ke acara itu, semuanya tampak senang dan sangat santai di hari libur mereka ini.


Hingga suara sang Bintang mengejutkan mereka semua terutama Dani yang sangat merindukan kekasihnya yang pergi berbulan-bulan.


"Halo Semua!!!" seru Andara sambil melambaikan kedua tangannya dan menatap semua orang di sana.


" Wahh siapa pria itu?" tanya Gretta.


" Pacarnya Dani, dia juga yang menyelamatkan si kembar waktu itu, aku pernah cerita, dia yang ku maksud," ucap Laura.


Gretta mengangguk paham sambil tersenyum menatap Andara yang membawa keceriaan lebih lagi.

__ADS_1


" PAMAN BINTANG PULANG!? HUWAAAAA YEEAAYYYY!!!!" Seru si kembar sambil berlari dan langsung menghamburkan pelukannya pada Andara.


" Ahahahah anak anak paman merindukan kalian, " ucap Andara sambil tersenyum memeluk mereka berdua.


Bizael juga turut serta dibawa, kondisinya sudah pulih dan tak butuh waktu lama dia akan segera beraktifitas dengan normal.


"Wahhh siapa ini, yang bisa menarik perhatian si kembarku yang menggemaskan!??" celetuk Diego sambil menggaruk garuk dagunya, kakinya yang masih pakai kaos kaki tapi sudah berlumpur dia buat menggaruk garuk betisnya.


Andara menatap Diego dengan mata membulat sempurna, jelas sekali dia tidak percaya melihat penampilan mengerikan Diego saat ini.


" Kevin bau jengkol, ternyata masih ada yang lebih jorok dari dirimu, uwahh siapa kakek ini!!!" celetuk Andara menatap Diego dengan wajah kaget.


" Bhahahhaha.... ku.lihat lihat kau mulai berani menyindir gayaku, hei kenalkan aku Diego!!" ucap pria itu seraya merangkul bahu Andara.


"Wehhh iewwhhh dasar jorok, bekas ilernya kelihatan!!!" Andara mendorong Diego dari tubuhnya saking kesalnya karena Diego yang jorok dan berantakan.


" Andara!!! kenapa kau di sini!!!" Dani menghampiri pria itu dengan wajah terkejut, dia sangat syok saat melihat Andara di sana.


" Kejutan Dani hahahahhaha......" Seru Andara yang sontak bersorak riang dan menghamburkan pelukannya pada Dani. Dia tentu saja sangat merindukan kekasihnya.


" Aku merindukanmu, sayang," celetuk Andara memeluk Dani dengan erat.


Dani tertegun, latihan selama beberapa bulan ternyata memberikan hasil yang luar biasa terhadap kepribadian Andara.


Pria itu sangat berbeda, dia terlihat seperti pria tampan yang difavoritkan oleh para wanita.


Berbicara dengan non formal, santai dan tidak kikuk.


"Andara... kau .. kau benar benar latihan keras ya? " tanya Dani sambil menatap Andara yang sudah bisa memeluknya dengan bebas.


"Emmm sebenarnya sangat keras, tapi terkadang masih risih kalau berpelukan!!" ucap pria itu sambil menggidikkan bahunya.


" huwaaa...... Dasar Andara..... kenapa tidak bilang bilang kalau pulang!!! aku merindukanmu tahu!!!!" teriak Dani sambil menangis haru .


Gadis itu menahan diri, membiasakan diri tidak terlalu bergantung pada Andara, tetapi rasa rindunya malah semakin besar.


"Aku juga, sangat merindukanmu!"


.


.

__ADS_1


.


Like, vote dan komen 🤗


__ADS_2