Istri Untuk Tuan Simon

Istri Untuk Tuan Simon
211 Season 2: Rumor


__ADS_3

Rencana pernikahan Dani dan Andara akan jadi agenda khusus bagi keluarga Kent dan yang lainnya.


Mereka berdua sibuk menyiapkan segala keperluan mereka. Andara juga bekerja dan mencari rumah untuk dia dan Dani tinggali. Diam diam pria itu menghasilkan banyak uang dan menabung untuk kebutuhan dia dan Dani jika sudah berumah tangga nantinya.


Sementara itu, sebagaimana biasanya, Laura melakukan kegiatannya sebagai seorang ibu rumah tangga sekaligus ketua tim kreatif bagian fashion di grup Kent.


Wanita itu melakukan pekerjaannya dengan sangat baik dan penuh tanggung jawab.


Pagi ini, dia mengantarkan si kembar ke taman kanak-kanak di mana mereka bersekolah. Laura tak mengenal lelah, masakan untuk keluarga kecilnya dia sendiri yang siapkan, pelayan hanya bertugas membersihkan rumah dan bagian lainnya.


Untuk urusan dapur, dia sama sekali tidak bisa menyerahkannya pada orang lain.


Tuan besar Kent dan Pak Mandu sesekali berkunjung ke rumah itu di sela tur dunia mereka berdua yang masih belum selesai. Kedua orangtua ini tampaknya akan berumur sangat panjang, mereka asik menikmati hidup sambil melihat pertumbuhan cucu cucu mereka dan proses yang harus dijalani oleh anak anak mereka.


Laura mengendari mobilnya menuju taman kanak-kanak.


Si kembar duduk di belakang sambil bernyanyi riang gembira. Keduanya mengenakan kalung buatan Andara yang berisi pelacak di dalamnya.


Dengan senyuman bahagia, wanita itu membawa anak-anaknya ke sekolah.


" Ceria sekali anak mama," ucap wanita itu setelah tiba di parkiran sekolah.


" Hehehe... tentu saja Mommy cantik, harus ceria setiap hari, iya kan Dira!!" celetuk Laksamana seraya mencubit gemas pipi adiknya.


Dira tersenyum seraya mengangguk dan memeluk kakaknya.Gadis itu manja sekali pada orangtua dan kakaknya.


Laura tersenyum bahagia, mendapatkan dua malaikat kecil itu adalah sebuah berkah luar biasa bagi wanita muda itu.


Laksamana Andra dan Dira Kent adalah permata hatinya, insan yang membuatnya selalu merasa terberkati setiap hari. Dia protektif, sangat menjaga kesehatan putra dan putrinya tetapi di sisi lain, dia juga mengajari mereka menjadi anak yang mandiri dan cerdik.


Tak heran baik Dira maupun Laksamana sama sama anak yang cerdik dan diam diam menghanyutkan.


Laksamana adalah fotocopy ayah mereka, tuan Simon Mignolet Kent dan Dira adalah versi perempuan Simon. Mereka sama sekali tak kebagian paras Laura, hanya meniru sorot mata wanita itu.

__ADS_1


Laura mengantarkan putra dan putrinya ke sekolah seperti biasa. Anak anak itu juga sering bermain di taman yang ada tepat di depan TK tersebut. Banyak orang lalu lalang di sana.


Si kembar ini terkenal senang mencoba hal baru, ketika ada yang membuat mereka tertarik dan penasaran mereka akan mengejarnya sampai dapat.


"Ingat pesan Mama, sampai Papa sayang menjemput, kalian tidak boleh jauh jauh dari tempat ini, jangan sampai kalian terluka, hati hati dengan orang asing!!" pesan Laura sambil menatap kedua anaknya dengan serius.


"Baik Ma!!" jawab mereka berdua


"Uhhhh anak anak Mama cepat banget besarnya. Padahal dulu kalian hanya sebesar biji kacang, kenapa sekarang sebesar ini? waktu sangat cepat berlalu, " ucap Laura sambil memeluk anak anaknya.


Cup!


Kedua anak itu mengecup pipi Laura sambil tersenyum lalu memeluknya dengan erat" Kami mencintai Mama, terimakasih sudah melahirkan kami ke dunia Ma," ucap mereka berdua .


Laura tersenyum, dia mengantar keduanya ke kelas mereka, di ruangan yang sama.


Setelah anak-anak sampai di dalam kelas, Laura kembali ke rutinitas berikutnya sebagai wanita karir. Dia sangat menikmati perjalanan hidupnya, semuanya berjalan dengan baik.


" Sayang kamu di mana?" Suara Simon terdengar melalui sambungan telepon Laura.


" Minta tolong kamu ambilkan ponselku di atas meja, ketinggalan tadi, ini aku pakai ponsel yang satu lagi, di ponsel itu ada data proyek yang dikirim Hendry, aku bodoh banget sampai lupa!!' ujar Simon dari kantornya.


" Iya, lain kali jangan buru buru seperti pagi tadi, kamu yang kewalahan kan, ada lagi yang mau aku bawa?" tanya Laura.


"Heheh maaf sayang, kamu udah bilang berkali-kali, tali sepertinya aku butuh istriku di sampingku 24 jam hahah biar gak lupa," celetuk Simon.


" Aku malah cemburu sama anak anak ihh, " rengek pria itu seperti anak kecil. Pebisnis gila yang dikenal sebagai pria tampan yang dingin dan menyeramkan itu jelas sekali memiliki sifat yang berbeda ketika di depan istrinya.


"Cemburu apanya, kamu ada ada saja yang, mereka kan anak anak kamu, mana wajahnya wajah kamu semua, yang cetak kamu juga, jangan cemburu sama anak sendiri, dasar manja!!' ejek Laura dengan nada ketusnya.


"Aku bakalan manja terus sama kamu Mamanya anak anak, heheheh...


"Kamu gak jadi meeting atau gimana sayang? kenapa lama begini? jangan menghubungi aku kalau kamu lagi meeting, nanti yang lain terganggu!!" ucap Laura yang tidak ingin suaminya di cap sebagai pemimpin yang tidak bertanggung jawab.

__ADS_1


" prioritas aku kamu dan anak anak loh sayang," ucap Simon dengan nada meraya.


" Haihh aku tahu Simon, tapi kamu memimpin ratusan ribu karyawan, kamu adalah pimpinan utama, aku gak mau kamu di cap yang nggak nggak, sakit hatiku kamu diburuk burukkan oleh petinggi yang mencoba mengusik mu, aku khawatir sayang, aku takut kamu kenapa kenapa," ucap Laura .


Pasalnya beberapa waktu belakangan, banyak rumor tentang Simon yang muncul di tengah semakin berkibarnya perusahaan itu.


Tentu kesuksesan seseorang tidak lepas dari rumor buruk di belakangnya, tetapi Simon tetap berdiri teguh dan kuat karena ada seorang wanita yang mendukungnya sepenuhnya apa pun yang dia lakukan.


Simon tahu istrinya pasti akan khawatir, dia pun tahu banyak rumor yang muncul dengan semakin naiknya nama pria itu di tengah publik.


Belum lagi, Simon dan Laura jarang mengumbar kemesraan di depan publik sehingga banyak yang bergunjing tentang kehidupan rumah tangga mereka.


"Sayang, orang orang ini tidak akan bisa menjatuhkan ku, karena aku punya kamu, anak anak kita, jangan khawatir, segala rumor itu akan ku tepis sendiri. Fokus kamu adalah aku, anak-anak dan apa yang membuat mu senang, jangan khawatir dengan rumor tak berdasar itu, apa yang tidak dikatakan manusia sampah ketika melihat orang lain lebih sukses dari dia, jangan sampai itu membuatmu terusik," ucap Simon.


"huffthhh aku takut Simon, aku takut sekali, saat ku baca komentar buruk itu, jujur saja, sangat membuatku hancur, mereka mengatakan yang tidak tidak tentangmu, bahkan menyinggung anak anak," ucap Laura.


"Sayang, kau tahu, aku selamanya hanya mencintaimu, aku selamanya hanya terikat padamu, bahkan sampah sekecil apa pun tidak bisa mengalihkan duniaku dari dirimu, tenanglah, dan datang ke kantor," ucap Simon.


"iya, aku mencintaimu sayang," ucap Laura.


Laura paham, dia mengakhiri panggilan begitu tiba di rumah.


Sementara itu, di markas tim Aryn, Simon tengah duduk sambil menyilangkan kakinya menatap sekretaris nya dengan tatapan jijik.


" Pel4cur yang derajat hidupnya di angkat, tapi coba coba merusak kepercayaan istriku!? kau pikir aku tidak tahu Sialan!!!" Geram Simon.


" Huhuhu... ampuni saya tuan, saya bersalah, saya mengaku, ampuni saya!!!!"


" Sialan, aku ketahuan, cepat sekali, ck... belum sempat kami melakukan rencana itu, jangan sampai nona muda terusik, aku harus membujuk mereka!!" batin perempuan itu.


.


.

__ADS_1


.


Like, vote dan komen 🤗


__ADS_2