Istri Untuk Tuan Simon

Istri Untuk Tuan Simon
164 Season 2: Flashback


__ADS_3

Seminggu yang lalu.


Bizael terdiam membeku kala kedua netranya memerangkap sang adik yang tergelaetak di atas jalanan dengan tubuh bersimbah darah. Banyak luka tusuk yang tampaknya masih baru, barang-barangnya berceceran di atas tanah, perutnya berdarah dan wajah Andara babak belur.


Tangan dan kaki Bizael gemetaran, tubuhnya terasa kaku dan mulutnya tak bisa mengeluarkan suara. Perlahan dia ambruk, mendekat ke arah adiknya yang terlihat diam membisu.


“ a.. Andara.. Bi.. Bintang Andara..” ucapnya. Suaranya bergetar, air matanya lolos begitu saja.


^^^“ mati saja kau, ku harap aku tidak melihatmu besok!"^^^


^^^“ Siakan, kau membuatku susah, kau membuatku menderita, kalau kau mau pergi, pergilah untuk selamanya bajingan!”^^^


^^^“ Dasar idiot sialan, kau hanya beban, kau membuatku merasa terpenjara, kau menyiksaku, aku malu.. gara gara kehadiranmu orangtua kita bercerai dan aku hidup menderita!"^^^


Kata kata dan perbuatan jahatnya pada Andara berputar di kepalanya bak film di bioskop yang tak ada habisnya. Beberapa kali dia memukul Andara karena terbawa emosi saat orang orang mengejelnya karena tinggal dengan pria berkebutuhan khusus yang aneh dan gila.


Beberapa kali dia mengucapkan kata kata kasar, bahkan pernah dia meningglakan Andar sendirian di stasiun kereta api sedangkan dirinya pergi dengan kereta tanpa mengatakan apa pun pada Andara.


Hidupnya yang berat dan tidak normal membuat dia hancur dan menyalahkan keadaan bahkan menyudutkan Andara setiap kali dia mengalami hal yang menyakitkan.


Tetapi kini semua kata katanya terjadi tepat di depan matanya. Andara, orang yang ingin dia hilangkan dari bagian hidupnya malah tergeletak di atas tanah dengan bersimbah darah sambil mencengkram beberapa foto yang dia pertahankan untuk tidak di rebut. Jelas sekali dia dirampok dan disiksa selama beberapa jam.


“Andara.. a.. andara..” Bizael menangis.


“ Andara, ini kakak, ini kakak, kakak sudah datang, hey.. Andara.. bangunlah.. ku.. kumohon.. arkrhhh tidak... siapa yang melakukan ini padamu. ANDARA BANGUN!!” pekik Bizal sambil memeluk pria itu . air matanya bercucuran, tubuhnya berkeringat, hatinya hancur dan pikirannya kacau.

__ADS_1


“ Andara, jangan bikin kakak takut, kakak di sini, ayo bangun... hiks hiks hiks... Andara.. tolonglah...” ucap Bizael dengan dada yang sesak dan tubuh gemetaran.


Andara, pria malang itu masih bernafas, denyut nadinya semakin melemah dan suhu tubuhnya semakin berkurang. Tubuh Bizael gemetaran kala melihat kondisi Andara yang begitu mengerikan.


Bizael mengangkat Andara, tak sengaja matanya menangkap beberapa lembar foto yang terus digenggam dengan kuat oleh Andar. Dia mengambil foto -foto itu dan menatapnya.


“ Keluarga Andara,” ucapnya membaca tulisan di foto itu. Foto Andara bersama Dani, si kembar dari keluarga Kent, Kevin, tim Aryn, Simon dan Laura. Juga foto Andara dan Bizael saat mereka berkunjung ke kebun binatang 5 tahun yang lalu.


Air mata Bizael tak tertahan, pria itu sangat terpukul. Dia memungut semua barang Andara dan memasukkannya ke dalam tas yang sudah rusak milik Andara. Dia membawa adiknya, menggendong Andara di punggungnya lalu berlari menuju kendaraannya yang dia taruh di ujung terowongan. Sambil menangis dia berlari dan membawa adiknya menuju rumah sakit.


Andara di tangani oleh pihak medis. Pria itu langsung mendapatkan ruang gawat darurat. Bizael menunggu hasil berjam jama, saat para dokter berusaha untuk membuat Andar atetap sadar, Bizael duduk dengan tubuh lemah di depan ruang operasi di mana dia sering bekerja.


Bizael adalah seorang dokter. Sekalipun kesulitan mencari uang untuk biaya sekolahnya, dia adalah siswa yang pintar, hanya saja kondisi adiknya membuat dia kehilangan percaya diri dan sering bersembunyi dari publik. Hanya segelintir orang yang mengenalnya.


Bizael lulus dengan nilai terbaik, demikian juga dengan Andara yang menempuh pendidikan sampai SMA.


Berjam jam menunggu tak membuatnya lelah hingga Andara dinyatakan selamat tetapi berada dalam kondisi koma karena kehilangan banyak darah serta mengalami cedera parah pada bagian vital tubuhnya.


Andara di rawat secara intensif di rumah sakit itu, di ruangan VVIP yang tidak bisa diakses sembarangan orang. Bisa di bilang setelah Bizael mati matian berjuang menjadi seorang dokter, kehidupan mereka tidak sesulit dulu.


Bizael berdiri menatap adiknya yang malang, berwajah pucat dengan luka lebam di wajahnya kini berbaring di atas brankar pasien, hal yang tidak pernah bisa dibayangkan oleh seorang Bizael sebelumnya.


Barang -barang Andara dia taruh di atas meja, karena dia tahu setiap Andara bangun dia pasti akan mencari barang-barang kesayangannya. Boneka kecil pemberian ibu mereka, foto foto usang, kotak P3K yang selalu dia bawa ke mana-mana, itu juga hadiah ulang tahun dari Bizael.


Bahkan foto kelulusan Bizael ada di dalam tas kanvas kesayangan Andara. Betapa polosnya pemikiran pria itu, tetapi kini kepolosannya tak terdenagr lagi, ocehannya yang menggelitik hati kini malah menyayat hati kala diingat kembali.

__ADS_1


Bizael tak berhenti menangis, dia menatap adiknya dengan tatapan pilu. Tidak tahu siapa yang melakukan hal sekeji itu, tetapi jelas sekali kalau Andara disiksa dan ditusuk berkali kali oleh setidaknya lebih dari dua orang.


“ aku akan menemukan mereka Andara, kakak akan menemukan orang yang membuatmu seperti ini, Kakak yakin mereka akan mendapatkan ganjarannya,” ucap Bizael sambil menggenggam tangan adiknya.


Hanya Andara yang dia punya di dunia ini, tetapi berbeda dengan Andara, pria itu memiliki banyak teman yang percaya dan menganggap dia berharga.


Bizael bergatnung pada Andara, karena Andara juga dia memilih menjadi seorang dokter. Ketika semua orang mengejeknya dan saudaranya, dia berjuang untuk mengangkat derajat hidup mereka meskipun dia di butakan dengan rasa malu dan takut menunjukkan pada dunia kalau dia punya kembaran penyandang disabilitas.


“ Hanya kau yang kakak punya, kalau kau pergi, akan seperti hidup kakak, Maafkan kakak. Maafkan perbuatan kasar kakak, ku mohon bangunlah Andara, kakak mohon jangan tinggalakan kakak, “ Bizael menangis sesenggukan.


Dia menatap adiknya, sudah bulat keputusannya untuk menemukan pelaku yang menyebabkan adiknya menderita seperti ini.


“ kakak akan menemukan mereka Andara, kakak akan buat mereka membayar perbuatan mereka padamu, “ ucapnya dengan tekad bulat.


Bizael, mengubah total seluruh penampilannya, rambutnya yang dia cat blonde dia ubah kemabli menjadi cokelat terang seperti warna rambut adiknya, warna matanya yang dia ubah dengan lensa kontak dia kembalikan seperti semula. Potongan rambutnya dia ubah menjadi sama seperti milik adiknya.


Dia menjadi Andara, menggunakan kesempatan yang dia miliki untuk menemukan orang yang melukai adiknya dengan memakai dirinya sebagai umpan.


Dia menjadi Andara dengan tujuan memancing para penjahat itu mencarinya dan menemukan dia serta menyerangnya lagi seperti mereka menyerang adiknya.


“ aku akan melakukan apa pun untuk menemukan mereka, Andara, percaya pada kakak, karena kakak juga percaya denganmu, kamu pasti selamat,” ucapnya dengan penuh tekad.


.


.

__ADS_1


.


Like, vote dan komen


__ADS_2