Istri Untuk Tuan Simon

Istri Untuk Tuan Simon
221 Season 2: Ditemukan


__ADS_3

Plak! Plak! Plak!!


Suara pukulan tangan yang mendarat di wajah Andina terdengar begitu keras sampai menggelegar di sisi ruangan eksekusi di mana Andina dan anak buah yang ikut dengannya ditangkap dan disekap di sana.


" Katakan di mana mereka!!" kesal Dani dengan tangan yang masih terangkat memukuli Andina yang memang sangat angkuh dan membuang mereka kesal bukan main ketika mendengar ucapannya.


" Mati hahahaha... mereka pasti sudah mati di makan binatang buas!!!" teriak Andina sambil menatap Laura yang duduk lemas di ruangan itu sambil menatapnya dengan tatapan dingin.


Si kembar tak kunjung ditemukan, entah apa yang terjadi tetapi mereka tidak bisa melacak keberadaan anak anak itu sama sekali. Saat ini Andara sedang berkutat dengan jaringan komunikasi, mencari dan melacak mereka dengan semua kemampuan yang dia miliki.


"Sialan kau!!!!" pekik Laura tak kuasa menahan amarahnya. Air mata kesedihan akhirnya tumpah saat mendengar kata kata Andina yang begitu menyakitkan dan menyayat hati. Jelas sekali Andina menginginkan kematian Laura dan anak-anaknya.


Laura berjalan dengan tertatih tatih, kakinya dibalut perban luka luka di wajah dan tubuhnya pun sudah ditangani.


Dia menatap Andina, dengan nafas naik turun wanita itu menahan amarahnya sebelum dia benar benar meledak di depan mereka semua.


" Katakan di mana anak anakku!! katakan di mana mereka Jal4ng sialan!!!!" pekik Laura.


"Sudah ku bilang mereka mati, hahahahha... kau tidak akan menemukan mereka, kau tidak akan menemukan anak anakmu!!!' ucap Andina sambil tertawa cekikikan menatap Laura yang frustasi karena tak kunjung mendengar kabar baik tentang kedua anaknya.


Simon juga sama kesalnya dengan Laura, hanya melalui wanita itu, mereka tahu keadaan anak anak mereka saat ini, tapi sayangnya Andina sama sekali tidak menjawab mereka dengan jelas.


"Katakan dengan jelas di mana mereka berada!!" tukas Simon. Dia merangkul istrinya dan menunjukkan di depan Andina kalau hanya Laura yang dia cintai.


" Tidak!!! tidak tidak!!" tiba tiba Andina berteriak histeris sambil mencengkram kepalanya sendiri. Menatap tangan Simon yang merangkul Laura dengan mesra, seketika rasa cemburu dan marah menguasai pikiran wanita itu.


Dia berteriak histeris bagaikan orang kesetanan. Membuat semua yang menyaksikan bertanya tanya tentang kepribadian Andina yang aneh.


"Jangan bermesraan di depanku, dia tidak layak untukmu Simon, aku tahu kau adalah seorang monster. Kau pernah menghajar seseorang sampai dia hampir mati, kau pernah memukuli siswa lain, aku tahu kau orang yang kejam, hanya aku... hanya aku yang pantas dan sanggup memahami mu kenapa kau tolak aku!!!" pekik Andina dengan fantasi liar dan obsesinya yang jahat dan gila terhadap Simon.


Dia sangat terobsesi, ingin Simon kembali seperti dulu, pria yang kejam dan dingin. Namun tanpa dia sadari, Simon sudah berubah banyak, pria itu telah berubah total sepenuhnya dari dia yang dulu.

__ADS_1


Di masa lalu, Andina yang terobsesi pada Simon terus mengikutinya ke manapun pria itu pergi, sampai beberapa kali Andina melihat langsung bagaimana Simon mengeksekusi orang orang yang dia benci dan bagaimana Simon menghukum para perundung yang mengganggu Sandra, adik Andina sendiri.


sejak saat itu dia terobsesi melihat Simon memukuli orang lain, menyiksa bahkan hampir menghabisi nyawa orang orang kejam itu.


Apa pun akan Andina lakukan selama dia bisa melihat Simon kembali seperti dulu.


"Hanya aku yang bisa memahamimu Simon, kau adalah Monster, wanita di sampingmu dan dua anak sialan itu tidak akan bisa..


Byuurrrr!!!


" Diamlah, atau aku sendiri yang akan merobek mulutmu sialan, pengkhianat, orang sinting !!!" umpat Lanang sambil menyiram gadis itu dengan air dingin yang berisi es batu.


Lanang sangat marah, dia banyak diam sejak Andina dengan jelas menunjukkan siapa dia sebenarnya. Lanang benar benar sakit hati dan hancur. Perempuan yang dia cintai selama ini ternyata hanya berpura pura dan bersembunyi di balik sosok lemah lembut seolah dia tidak bersalah.


"Aku sendiri yang akan merobek wajahmu jika kau mengatakan omong kosong lagi!!!" geram Lanang. Meski hatinya harus tercabik cabik, dia harus menyelesaikan semuanya, di harus mengakhiri semua rasa kesal dan sakit hati yang dia rasakan setelah pengkhianatan Andina.


" Andina sadarlah!!!" pekik Lanang dengan dasar yang terasa sesak.


" Kau yang sadar bodoh!!! dasar pria menjijikkan, apa kau tidak tahu selama ini aku hanya memanfaatkan mu? aku hanya ingin dekat Simon, aku mencintainya bukan dirimu dasar tolol hahahahhahaha!!" Andina menertawakan nasib Lanang.


Bugh!!!bughh!!! bughh!!!


Puluhan pukulan mendarat di wajah perempuan sinting itu. Dani kehilangan kesabarannya, dia benar benar benci pada sikap Andina yang angkuh dan selalu mempermainkan Lanang.


"Sakit!!! sakit dasar perempuan sinting!!!" pekik Andina seraya menatap Dani dengan tatapan tajam dan dingin.


Percuma rasanya mereka menanyakan mereka mengenai keberadaan anak anak itu. Sialnya mereka tidak menjawab pertanyaan mereka dengan baik.


Dani menerima pesan dari Andara, pesan yang memberikan mereka Harapan mengenai posisi si kembar saat ini.


" Tuan, Nyonya, titik keberadaan si kembar sudah ditemukan!!" ucap Dani dengan wajah berseri.

__ADS_1


Seketika Laura dan Simon serta yang lainnya bisa bernafas lega. Anak-anak mereka berhasil dilacak keberadaannya.


" Kalau begitu ayo kita segera ke sana, anak anakku pasti ketakutan!!!" ucap Laura dengan wajah bahagia.


" Baik nyonya!!" balas mereka semua dengan wajah bahagia.


" Dan satu lagi nyonya, orang orang ini..." Dani melirik empat anak buah yang berhasil mereka ringkus," mereka...


"Ssthh!!" Simon melirik Dani dan memberi kode untuk tidak mengatakan apa pun yang ada dalam pikirannya saat ini, karena Simon sudah sadar sejak melihat orang orang itu .


Tanpa basa basi mereka keluar dari sana, meninggalkan Andina dan empat pria itu di dalam kurungan itu. Mereka pasti akan mendapatkan hukuman yang setimpal atas apa yang mereka lakukan.


"Tidak Simon kau tidak boleh, kau hanya bisa bersamaku!!! jangan pergi!!!" pekik Andina seperti orang gila. Dia menangis histeris saat melihat Simon pergi dari tempat itu tanpa peduli pada teriakan nya yang malang.


" Simon!!! aku mencintaimu!! hanya aku yang pantas untukmu jangan tinggalkan aku!!!!" pekik Andina. Tapi sayang, bagu mereka dia hanya gadis gila yang tidak punya perasaan dan pikiran sampai tega menyakiti banyak orang demi menuntaskan obsesi liarnya terhadap Simon.


Simon merangkul istrinya, mereka pergi ke titik di mana Andara berhasil menerima sinyal dari si kembar Kent.


Mereka melaju dengan kecepatan tinggi, jarak posisi mereka ke posisi si kembar memakan waktu hampir satu jam.


Semuanya berangkat menuju titik itu. Semuanya tampak senang karena dua bocah menggemaskan itu akhirnya bisa bertemu.


Sementara itu, grup Nicholas mengalami kemerosotan paling parah selama perusahaan mereka berdiri. Saham saham mereka turun drastis, para investor menarik investasi mereka dan beberapa model memutuskan kontrak dengan mereka.


Hancur semuanya karena perbuatan direktur eksekutif mereka yang perbuatan jahatnya telah di publik ke publik.


" Sialan, perempuan ini sama sekali tidak berguna, Simon Mignolet Kent, tunggu saja aku akan menghancurkan mu dengan cara yang lebih mengerikan, lihat saja pembalasanku!!!" geram Marcel, pria bertubuh besar nan kekar, tatakan mata tajam dan tubuh penuh tato yang duduk di singgasananya sambil menatap berita hari ini.


.


.

__ADS_1


.


Like, vote dan komen 🤗


__ADS_2