Istri Untuk Tuan Simon

Istri Untuk Tuan Simon
145 Season 2: Blossom for Danielle Wang


__ADS_3

Season 2 Blossom for Danielle Wang


Lima tahun setelah kejadian penculikan Alesha.


Kehidupan masing-masing para tokoh utama tengah berada pada fase bahagia mereka.


Laura dan Simon yang diberkahi dengan Sepasang anak kembar menggemaskan yang sangat cerdas dan cerdik, hidup bahagia dalam keluarga besar Kent bersama tuan besar Kent dan Pak Mandu yang panjang umur.


Sadrakh dan Obelia dikaruniai seorang putra kecil yang kini berusia 4 tahun. Alesha sendiri tumbuh menjadi gadis yang cantik dan menawan dan sangat sayang pada sang Ibu Sambung. Hubungan Harmonis mereka membuat iri semua orang yang melihatnya.


Diego dan Gretta Baru saja diberkahi dengan seorang putera yang baru dilahirkan oleh wanita itu sebulan yang lalu. Mereka kini bermukim di Kanada. Diego menikahi Gretta satu setengah tahun yang lalu. Pernikahan mereka sangat meriah bahkan sampai tersiar ke seluruh negeri.


Diego memanjakan sang istri dan membawa sang istri berkeliling dunia sebelum mereka memiliki anak.


Zayn dan Alexa hidup bahagia di Jepang, mereka adalah pasangan yang romantis. Pernikahan mereka diadakan 5 bulan yang lalu. Keduanya sangat bahagia terutama ketika ingatan Alexa kembali.


Mereka semua memiliki kehidupan yang bahagia dan penuh dengan warna. Hendry dan Rose juga telah menikah, dan keduanya sedang berbulan madu berkeliling dunia, pasangan Badas yang sangat disukai semua orang, mereka dingin tetapi sangat romantis satu sama lain.


Lanang dan Irvan sudah memiliki calon mereka masing-masing. Semuanya tampak bahagia dengan kehidupan baru mereka yang sangat normal dan penuh kejutan.


"Ahhhh... jadi hanya aku yang belum punya pasangan!? yang benar saja!!" suara kesal Danielle terdengar di dalam ruangan bermain si kembar menggemaskan putra putri Laura dan Simon.


" Hahhaha... Iya hanya aunty bar bar yang belum menikah!!!" ejek Andra putra Laura yang tengah bermain di sana bersama Anak anak lain.


"aunty, Cari pasangan dong buat bonekanya, kita semua sudah punya loh, masa aunty kalah sama anak kecil!?" celetuk Dira si kecil menggemaskan berambut ikal yang wajahnya bak pinang dibelah dua dengan Andra.


"Aunty Dani Cemen ihhh, Alesha dan Jacob saja sudah punya sepasang," tambah Alesha yang tumbuh sangat cantik.


Danielle mengerucutkan bibirnya, dia menatap mereka dengan wajah cemberut.


"Hisshh nggak apa-apa, Aunty jadi penjahatnya!!" seru gadis itu sambil mengangkat boneka Barbie ke atas.


" Arkhhh Aunty kejar kalian!!!" seru gadis itu sambil menurunkan suara monster.


" Ahahahahaha....


Anak anak berlari ke sana ke mari sambil tertawa cekikikan mendengar suara suara yang dikeluarkan oleh Daniel.


Mereka tampak sangat senang, gadis itu menggelitik anak anak yang dia didik itu.


Dani menjadi guru bela diri dengan sepengetahuan orangtua mereka.

__ADS_1


Dia mengajari Alesha, si kembar dan Jacob kecil tentang cara melepaskan diri jika mereka dalam keadaan terdesak.


Untuk Alesha, dia sudah mengajari gadis itu beberapa ilmu beladiri sesuai dengan ukuran tubuhnya.


Mereka sangat dekat dengan Danielle, bahkan sangat menyayangi gadis itu seperti mereka menyayangi orangtua mereka.


Setiap hari dia akan menemani anak anak bermain setelah dia menyelesaikan pekerjaan di gedung tim Aryn. Dia pulang sore hari untuk menghabiskan waktu bersama anak-anak yang jadi mood boosternya dan kembali ke gedung tim Aryn ketika malam tiba untuk melanjutkan pekerjaan lainnya jika dia tidak beristirahat di rumah bersama anak-anak.


Laura, Simon, Obelia dan Sadrakh sangat percaya pada Dani. Mereka akan sangat tenang bepergian untuk pekerjaan dan harus meninggalkan anak anak karena ada Dani yang bersedia menjaga mereka.


Meski demikian Laura terus menyuruh gadis itu untuk bergaul dengan orang-orang seusianya, dia terlalu tertutup dan menghindari hubungan dengan orang lain.


Bahkan beberapa kali Laura merencanakan kencan buta untuk gadis itu tapi tak satu pun berhasil, yang ada dia malah diumpat oleh orang yang ditunjukkan berkencan dengannya.


"Dani, apa kau tidak lelah? tidurlah di rumah, jangan ke kantor lagi hari ini," Suara lembut Laura terdengar. Dia memasuki ruangan bermain itu sambil membawa nampan berisi buah dan cemilan lain untuk mereka.


Dani langsung menoleh dan menghampiri Laura, membantu wanita cantik itu untuk menyiapkan cemilan bagi anak anak.


" Aku tidak lelah kak, justru kalau tidak bertemu mereka sehari saja, aku akan sangat kelelahan!" balas Dani sambil berjalan ke dalam dengan cemilan cemilan itu.


" Anak anak ayo duduk yang bagus, ada cemilan!" seru gadis itu.


" Mama.. wahh Mama bikin kue kacang, Dira suka, Abang .. Abang ini kue kacang kesukaan Dira, Abang mau!??" Suara gadis kecil itu memenuhi ruangan .


"Dira saja yang makan, kakak alergi," jawabnya dengan lembut.


Meski wajah mereka sama persis, karakter mereka jelas memiliki perbedaan. Dira adalah gadis kecil yang hiperaktif sedangkan Andra terkesan kalem dan tenang.


Dan perbedaan mencolok mereka satu lagi adalah, Andra alergi dengan kacang sedangkan Dira tidak.


"Ehh heheh siapa tahu tidak alergi lagi," balas gadis itu sambil memasukkan kue kacang ke dalam mulutnya.


"Alesha, Jacob di makan sayang, Aunty bikin kue nanas dan roti pisang kesukaan kalian,"


" Terimakasih aunty!!" ucap mereka berdua sambil tersenyum manis.


Dani dan Laura sangat senang menatap perkembangan anak anak ini. Laura sendiri kini disibukkan dengan bisnisnya bersama Irvan dan Obelia.


Mereka sudah memiliki butik besar yang mempunyai cabang di mana mana. Bakat mereka membuat para penikmat fashion tertarik pada mereka.


"Bagaimana pekerjaan mu? masih belum selesai?" tanya Laura.

__ADS_1


"Sudah selesai kak, ahhh kami tidak menyangka kalau jenazahnya dibekukan seperti itu sungguh tidak berperikemanusiaan!" ucap Dani.


" Dani, jangan terlalu keras," ucap Laura sambil melirik anak-anak.


"Heheh maaf kak," ucapnya.


"Kasus jenazah hilang itu sudah selesai, dan polisi hanya bisa kebingungan saat melihat bukti dan pelakunya datang sendiri ke kantornya, hihihi.. wajah konyol mereka membuatku senang," bisik Dani sambil tertawa cekikikan.


Laura menghela nafas berat. Dani dan tim Aryn kini bekerja secara diam diam membantu para korban ketidakadilan untuk mendapatkan keadilan bagi mereka. Balas dendam sekaligus memberikan hukuman yang tepat bagi pelaku adalah sesuatu yang dilakukan oleh gadis itu bersama tim mereka.


Sebuah toko berkedok laundry kiloan menjadi tempat titik temu para korban yang mereka pancing untuk datang ke sana.


Mereka akan dibayar dengan imbalan yang layak sampai kasus itu tuntas.


Korban yang tak bisa dan tak paham hukum, dipermainkan oleh hukum dan ditekan oleh hukum berdatangan kepada mereka dan meminta bantuan mereka tanpa tahu organisasi yang ada di balik Laundry Happy tersebut.


Alasan Utama Dani mau melakukan ini adalah ketika dia melihat anak anak korban kekerasan orangtua tak mampu berkata-kata, tak mampu membalas, dan hanya diam menangis di pojok ruangan, hatinya terasa pedih.


Dia melihat ke dalam dirinya, yang bahkan tak bisa melihat ketiga penjahat yang menghancurkan hidupnya menderita lebih lama.


Dani telah menemukan orang-orang yang bekerjasama dengannya, orang-orang yang juga korban ketidakadilan dan korban dari hukum tumpul di negara itu.


"Ingat pesan kakak," Laura menggenggam tangan Dani.


" Kau boleh membantu mereka membalaskan semuanya, tetapi yang terpenting adalah kau jangan sampai terluka, ingat Danielle, kakak dan kami semua selalu ada di sisimu, " ucap Laura.


Dani tersenyum, dia memeluk Laura dengan erat. Kebahagiaannya adalah ketika dia menemukan keluarga seperti Laura dan yang lainnya, yang menerima dia apa adanya.


"Baiklah kakakku yang cerewet, akan ku ingat pesanmu," ucap Dani.


Mereka menemani anak-anak bermain ,saat tengah asik bercanda, ponsel gadis itu berdering.


"Hmm ada apa?"


"Pesanan baru!"


.


.


.

__ADS_1


Like, vote dan komen 🤗


__ADS_2