
“ Kak, Dani pergi ya,” ucap Dani sambil melambai pada Laura yang berdiri di pintu keluar bersama keempat bocah super yang ada di dekatnya, berbaris dan melambai pada tante super mereka yang hebat dan bar bar.
“ Bye bye aunty bar bar!!" teriak anak anak sambil tertawa cekikikan.
“ Roaahhhrrrrrrr.... awas nanti aunty makan kalian... roarrr....” teriak gadi situ seolah menirukan suara harimau.
“ Ahrhhhhh takut ahhahahahahhaa...”
“ Dasar gadis ini, berhati hatilah Dani, perhatikan keselamatanmu!" ucap laura .
“ yoksi kak, bye!” seru gadis itu lagi. Dia mengendarai sepeda motornya, dengan sebuah lolipo di mulutnya dia mengemudi membelah jalanan kota itu .
Gadis itu berangkat dari kediaman Kent. Kediaman itu juga di jaga ketat oleh anak buah tim Aryn yang dipimpin oleh Simon.
Jalanan yang mulai gelap tampak sangat ramai, para mausia pekerja keras mulai kembali ke rumah mereka masing masing setelah bekerja seharian. Pulang ke rumah menemuai orang yang mereka cintai, menemui orangtua, pasangan, anak atau bahkan pacar dan hang out bareng teman teman mereka.
Namun berbeda dengan manusia nokturnal yang satu ini. Dia manusia aneh yang bekerja tanpa jam yang jelas. Gadis itu baru saja akan memulai pekerjaan barunya lagi setelah selesai dengan kasus yang lain.
Gantungan kuncinya sangat terlihat berbeda dengan karakternya yang keras dan kejam.
Dani memiliki gantungan kunci dengan foto si kembar, Alesha, jacob dan foto kaki bayi Diego dan Gretta yang belum dia temui sejak anak itu lahir.
Hanya dengan melihat stiker warna warni yang ditempeli anak anak di motornya sudah membuat gadis itu bahagia dan bersemangat seolah tak ada lagi yang kurang baginya.
Dia melaju menuju sebuah toko Laundry yang terletak di tengah tengah pasar. Laundry yang buka sampai malam hari dan terkenal dengan kualitas laundrynya yang membuat mereka memiliki banyak peminat.
Dani berhenti di depan toko minimalis dengan label “ Laundry happy" , ditulis sangat besar bahkan spanduknya sangat ramai. Tampak para karyawan Laundry tenaga sibuk dengan pakaian pelanggan mereka .
Dia membawa sepeda motornya memasuki garasi di samping toko itu, ada sebuah mobil yang juga terparkir di dalamnya. Pintu geser dibuka, dia masuk dan pintu itu ditutup lagi. Di saat yang sama beton di depan gadis itu terbuka, lalu tampaklah sebuah jalan yang cukup panjang di sana.
Dani turun dari motor, menyimpan helmnya yang berharga karena penuh coretan para bocah dan masuk ke dalam mobil yang diparkir di sana.
__ADS_1
“ Apa sistem di mobil ini sudah diperbaiki?” tanya Dani sambil menyalakan mobil berlogo Laundry happy itu.
“ Sudah Dani, berapa kali ku bilang kalau itu sudah diperbaiki,” omel Lanang yang berbicara dari seberang sana dengan gadis itu.
Dani memutar matanya,” halah, kita lihat saja,” celetuk gadis itu sambil mengetes kecepatan dan kemapuan barumobil yang sudah dimodifikasi itu.
Dani menacap gas dan swwoooshhh!!
Mobil itu melaju dengan kecepatan sangat tinggi, melewati lorong panjang itu, dia menekan tombol lain di dekat kemudi mobil dan ajaibnya, logo happy Laundry menghilang dan berganti menjadi warna Hitam yang modis,
” wahh kalain membuatnya jadi hitam, lumayan,” ucap gadis itu sambil angguk-angguk kepala.
Sebelumnya karena belum di modifikasi, mobil itu hanya bisa berubah menjadi warna ungu dan kuning yang sangat mencolok dan membuatnya jadi pusat perhatian.
Dani menambah kecepatan mobil itu lagi dan melaju secepat kilat, di dalam mobil itu tersedia layar monitor kontrol situasi di luar mobil karena ada kamera di masing masing sisi mobil.
“ Ada tambahan fitur baru, cobalah!” ucap Lanang.
Ada beberap detail yang ditambahkan sampai mobil itu berubah bentuk dan menyerupai mobil besar padahal aslinya tersimpan di balik kamuflase itu.
“ Wahhh hahahha.... kalian mengubah banyak, mobil ini bisa melakukan kamuflase, ini sangat gila!!" teriak Dani saat melihat perubahan pada mobilnya. Berganti plat dalam waktu singkat bahkan memiliki senjata yang bisa digunakan untuk membuat mobil lain ringsek.
“ baiklah kita siap untuk beraksi brother,” ucapnya sambil mengemudi secepat kilat hingga dia tiba di sebuah lorong bawah tanah.
Gerbang besar di depannya terbuka, gadis itu memperlambat laju mobilnya. Dia masuk dengan mulus ke area di luar gerbang itu dan..
Tap...
Di saat yang sama, seluruh lampu di jalan yang di lalui oleh Dani mati begitu saja .
Dani masih di dalam mobil, dia berada di dalam sebuah kotak besi, dengan perlahan dia keluar dari dalam mobil itu. Tombol kecil di bagian bawah dia tekan dengan menggunakan kakinya.
__ADS_1
Dan pintu itu terbuka, tampaklah puluhan komputer yang berjejer di dalam ruangan itu, dan empat orang yang bertugas di dalamnya tengah sibuk melakukan pekerjaan mereka.
“ kau tiba? Lihat ini,” Lanang tampak berdiri di sana, di depannya seorang gadis dengan rambut di kepang tengah duduk bersilah di atas kursinya yang nyaman.
Mangkuk mie instan bertumpuk di sana, kaos kaki panjang warna warni tersemat di kedua kakinya yang panjang dan jenjang.
Gadis itu sedang mengacak acak jaringan untuk menemukan pelaku kejahatan yang baru saja dilaporkan oleh pelanggan mereka .
Tampak seorang pria yang sedang duduk di dalam bar tengah menikmati pesta di tengah tengah kerumunan orang sambil bermain dengan wanita wanita bayarannya, tertawa dan melahap semua makanan yang ada, di saat ayah dari korban pemerkosaan yang dia lakukan kini tengah menangis pilu karena kehilangan putri kesayangannya yang masih duduk di bangku kuliah.
“ apa ada buktinya?” tanya Dani sambil menatap tangkapan layar itu, ada beberapa jejak rekam kamera CCTV.
“ tentu saja, sangat jelas dia membawa Yesi ke bar Mystic malam itu, tetapi dia malah pulang sendirian bersama perempuan perempuan lain yang dia bayar. Sedangkan gadis itu malah ditemukan di depan rumahnya keesokan pagi setelah dinyatakan hilang satu hari.” Jelas Ella si hacker cantik yang punya sikap bar bar seperti Dani.
Ella menunjukkan rekaman CCTV di mana seorang pria membawa gadis yang dia rangkul memasuki sebuah bar. Gadis itu telah dikonfirmasi sebagai Yesi.
Yesi adalah seorang mahasiswa tingkat pertama yang masih sangat muda, dia anak yang cerdas dan penuh dengan tekad. Dia akan melakukan apa saja selama pekerjaan itu aman untuk membantu ayah yang adalah satu satunya keluarganya.
Namun Sebulan yang lalu, gadis itu dinyatakan meninggal dunia karena mengonsumsi obat obatan terlarang. Ditubuhnya ditemukan beberapa DNA yang tidak teridentifikasi, tak ada luka lebam atau cedera serius namun ada bintik bintik merah di sekujur tubuhnya.
Sang ayah meminta kepolisian mencari tahu tentang hal ini. Penyelidikan pun dilakukan dan benar saja, pria yang ada di tangkapan layar komputer Ella, membawa Yesi ke bar Mistic.
Penyelidikan di lakukan, awalnya pria yang dikenal sebagai pengusaha tambang itu ditetapkan sebagai tersangka, tetapi seminggu kemudian dia dilepaskan begitu saja tanpa ada penjelasan yang tepat tentang alasan kenapa dia tidak di proses.
.
.
.
Like, vote dan komen
__ADS_1