
Tangan Sadrakh gemetar, seolah dia ditusuk pisau tajam, rasanya sesak saat melihat keadaan Alesha yang sangat menyedihkan.
Dia ingin menarik putrinya, tetapi Alesha menolak, gadis kecil itu bahkan tidak mau menoleh pada Sadrakh, dia terus menerus memeluk Obelia sambil memanggil perempuan itu dengan air mata bercucuran dari kedua pelupuk matanya.
" Aunty bangun... hiks hiks... aunty bangun...." Racau gadis itu sambil memukul mukul tubuh Obelia dengan tangannya yang kecil.
Melihat keadaan Obelia yang mengerikan dan kondisi mental Alesha yang terganggu berhasil menyadarkan Sadrkah kalau dirinya yang bersalah, kalau dirinya yang menyebabkan semua hal itu terjadi pada mereka berdua.
Dia seperti orang bodoh yang tidak tahu apa-apa.
Di saat yang sama Lanang tiba bersama Dani setelah menyadari kalau Sadrakh telah menghancurkan semuanya.
" Ya ampun Obelia, Alesha!!" teriak Dani terkejut.
Lanang dengan cepat bergerak dan langsung mengambil Alesha," Dani bawa nona!" ucap Lanang yang dianggukkan oleh gadis itu.
" Tuan sadarkan diri anda, ini semua ulah Vino dan komplotannya, saya akan bawa mereka!!" ucap Lanang yang langsung menggendong Obelia lalu berlari keluar dar ruangan itu bersama Dani yang menggendong Alesha.
Mereka berdua berlari dengan cepat menuju Van di mana Laura dan Gretta berada.
Sedangkan Sadrakh masih terbujur kaku dengan wajah syok atas apa yang terjadi.
Sementara itu rumah Raymond telah sepenuhnya disabotase oleh Tim Aryn adktas pimpinan Simon dan Hendry.
Tetapi rumah itu seolah tampak sangat tenang. Gak ada tanda-tanda perlawanan dari para pengawal.
Simon dan Hendry berdiam di ruangan keamanan untuk mengawasi semua situasi. Sedangkan Diego membantu Zayn menangani Obelia dan Alesha bersama Gretta dan Laura.
Tim Aryn bersembunyi sesuai arahan Simon. Membuat situasi seolah tidak terjadi apa-apa di rumah itu. Balas dendam harus dilakukan, dan hal itu sudah jelas tertulis dalam pikiran Simon untuk menghancurkan seluruh keluarga Raymond atas apa yang dia alami di masa lalu.
Semua personel diarahkan untuk berjaga di rumah itu. bahkan setiap pengawal diganti menjadi anggota tim Aryn untuk mengelabui Vino dan tuan Brown yang akan segera tiba bersama rombongannya ke rumah itu.
Sementara itu hal yang sangat mengerikan terjadi di kubu kelompok Brown tanpa sepengetahuan pria itu.
Kebangkitan kubu Waltz telah dikumandangkan. Seluruh dunia bawah digemparkan dengan kedatangan kembali kelompok Waltz yang mencengangkan.
Mereka tidak pernah mati, mereka tidak pernah menghilang, bahkan selama Hiatus dari dunia bawah, bayang-bayang kengerian kelompok ini masih jelas menghantui semua kelompok di dunia bawah.
Membicarakan mereka saja sudah membuat merinding apalagi berhadapan langsung dengan mereka.
__ADS_1
Bendera kebesaran kelompok Waltz dikibarkan, bendera segitiga dengan rumbai di ujungnya, dengan lambang naga dan kuda serta sayap burung Phoenix yang mengartikan mereka yang tercepat, terkuat, setia dan tidak akan pernah pudar oleh waktu.
Markas kelompok Brown hancur lebur di tangan Tuan Kennedy Waltz yang mengamuk besar setelah mengetahui keberadaan dan fakta tentang putrinya yang diculik oleh tuan Brown.
Selama ini tuan Brown mengancam mereka, hingga akhirnya mereka berhenti sejenak dari dunia bawah dan hidup sebagai orang biasa.
Tuan Kennedy tanpa sepengetahuan anak-anaknya membalaskan dendam berkarat yang tak akan usai sampai waktu berakhir.
Dia akan membalas segala perbuatan yang telah mereka lakukan.
Anak buah kelompok Brown dibekuk, pertumpahan darah tak terhindarkan.
Para tawanan akibat keserakahan tuan Brown dilepaskannya.
Tetapi tidak untuk tuan Raymond dan nyonya Tiara, mereka berdua juga terlibat dalam hilangnya Laura, tak akan mereka dilepaskan dari jerat hukuman dan balasan yang sempurna atas semua perbuatan mereka selama ini, bukan hanya pada keluarga Kennedy alias Waltz tetapi juga atas apa yang terjadi dengan keluarga Kent.
“Bawa mereka ke hadapanku,” ucap Tuan Kennedy sambil menghisap cerutunya. Dia terlihat sangat berwibawa dengan jaket kulit berwarna hitamnya , Setelan kemeja dan celana hitam dengan syal abu abu di lehernya menyempurnakan penampilannya sebagai seorang ketua kelompok mafia yang sangat ditakuti oleh banyak orang.
Tuan Raymond dan nyonya Tiara diseret dalam kondisi terikat, di bawa ke hadapan Tuan Kennedy dalam posisi berlutut.
Pria tua itu menatap mereka berdua, “ apa kalian tahu apa yang telah kalian lakukan ?” tanya tuan Kennedy dengan nada dingin.
Tuan Raymond dan Nyonya Tiara mendongak, mereka menatap wajah tampan dan berkharisma itu, sekali lihat saja mereka sudah jelas tahu aura mahal dan kejam dari pria itu.
Mendengar ucapan pria yang menyiksa putrinya selama puluhan tahun membuat tuan kennedy mengeraskan rahangnya,” ahhh kau tidak tahu tapi kenapa kau menyiksa putriku bajingan sialan?” ucap pria itu.
Keduanya sama sama terkjut, putri? Yang benar saja, mereka saja tak kenal dengan Tuan Kennedy apalagi putrinya.
“ Ka... kami memang tidak kenal Anda tuan. Ini pertama kali kita bertemu, tolong selamatkan kami,”ucap nyony Tiara.
Tuan Kenendy tertawa, dia berdiri sambil menatap mereka dnegan tatapan sisnis. Cerutunya terus dia hisap sambil dia hembuskan asapnya ke wajah mereka.
“ Anak perempuan yang dibawa Bajingan Brown itu adalah putriku, gadis yang mendapatkan banyak luka cambuk di tubuhnya dan luka pukul di tubuhnya karena ulah kalian adalah.... PUTRIKU...” teriak tuan Kennedy.
Deggghhh...
Hancur sudah semau rencana mereka, orangtua Laura muncul di hadapan mereka berdua. Akan seperti apa kehidupan mereka berikutnya.
Benar kata tuan Brown, kemarahan tuan Kennedy alias Waltz junior adalah hal paling menakutkan yang tak ingin disaksikan secara langsung oleh siapa pun.
__ADS_1
Hanya bebricara saja hawanya sudah mencekam apalagi kalau dia sampai bertindak. Tuan Kennedy mengeluarkan belati kecil dari kantong jaket kulitnya. Ujungnya tajam dan berkilau, berwarna silver dengan sarung cokelat .
Dia tersenyum lalu menatap tuan Raymond, tangannya terangkat ke atas dan terayun dnegan amat kencang hingga...
Jlebbb..
Tanpa basa basi pria itu menancapkan belati tersebut ke bahu tuan Raymond.
“ arakhhhhh apa yang kau lakukan...” pekik tuan Raymond kesakitan.
Crakkkkk..
Dengan kuat Tuan Kennedy menarik belatinya begitu saja, dan darah memuncrat keluar.
“ huuuufff akhirnya aku sedikit puas setelah menusukmu, sekarang katakan di mana Brown?” tanya tuan Kennedy.
Tuan Ryamon bungkam, dia bena rbena rtelah dibuat kesakitan,” jika kau mau kuberitahu, lepaskan aku..” ucapnya mencoba negosiasi.
“ hahahhaa.. mau bernegosiasi denganku? Jangan harap..”
“ Apa kalian sudah menemukan lokasinya?” tanya tuan kennedy.
“ sudah tuan, mereka baru tiba di rumah utama keluarga Raymond, menantu Anda juga datang ke sana bersama nona Laura,” jelas anak buah orang kepercayaan tuan Kennedy.
Tuan Eknnedy terdiam sejenak,” untuk apa mereka ke kediaman Raymond? Apa terjadi sesuatu?” batin pria itu sambil melirik tuan dan nyonya Raymond bergantian.
“ seret mereka berdua, bawa ke markas, pastikan mereka tidak kabur,” ucap tuan Kennedy sambil berbalik dan mengibaskan jasnya lalu pergi dari sana .
Jleb... jlebb...
Dua buah alat suntik tertancap di tubuh mereka,” ti.. tidak.. tunggu dulu,.. aapa apaa ini...
Brukkk
Tuan Ryamond dan Nyonay Tiara pingsan tak sadarkan diri setelah disuntik cairan bius. Mereka akan dibawa menuju ke penjara milik Waltz .
.
.
__ADS_1
.
Like, vote dan Komen