
Sarah dan Mirna berwajah pucat pasi, kala cairan hasil penelitian Sarah malah disuntikkan osa mereka sendiri.
Keduanya merangkak di atas lantai sambil menangis. Sarah tidak percaya dengan apa yang baru saja terjadi, dia dan Mirna tampak gemetar ketakutan membayangkan efek apa yang akan terjadi pada mereka setelah obat itu disuntikkan.
Dani tertawa menatap mereka,sambil mengambil kamera tersembunyi di ruangan itu dia menatap mereka," Sarah,Sarah Sarah, " Dani menertawakan gadis itu.
"kau mungkin anak ilmuan tetapi kedua orangtuamu orang yang jujur dan mencapai puncak dengan proses yang berat, tak bisa kubayangkan betapa malunya mereka punya anak sebodoh kamu, hah.... rasakan sendiri efek obat itu dan karirmu yang hancur!" ucap Dani.
" Grraaakkhhhhhhh SIAPA KAU, SIAPA KAU BERANI MELAKUKAN INI PADAKU!!!!"teriak Sarah histeris sambil menangis dengan saraf yang menentang sempurna. Wajahnya memerah, tak kuasa dia menahan sakit di sekujur tubuhnya.
“ Dia adikku,” Zayn masuk ke dalam ruangan itu bersama pihak kepolisian yang dia hubungi untuk segera datang dan menangkap Sarah karena semua bukti sudah dikumpulkan oleh Dani dan Lanang sebelum mereka tiba di rumah sakti itu.
Tim Aryn selalu bekerja dengan cepat dan tidak pernah mengecewakan.
Mata Sarah dan Mirna membulat sempurna, bagaimana bisa mereka hancur begitu saja setelah tertangkap basah melakukan praktik kejahatan itu pada pasien ODGJ yang seharusnya mereka rawat tapi malah mereka gunakan sebagai bahan percobaan.
“ Tidak... apa yang mau kau lakukan Zayn, aku ini teman seangkatanmu, kita ini dekat, kenapa kau melakukan ini padaku..” pekik Sarah histeris.
Dia menangis tak terima kalau karirnya hancur begitu saja. Ucapannya di dalam ruangan itu tadi menjadi bukti paling kuat kalau dia yang menyebabkan kondisi Alexa semakin parah.
Dia mengincar orang-orang yang tak punya keluarga dan tak punya identitas untuk kemudian digunakan sebagai kelinci percobaan tanpa peduli kalau nyawa mereka akan habis begitu saja karena ulahnya yang keji dan kejam.
“ Katakan padaku, kenapa kalian melakukan ini semua?” tanya Zayn sambil memicingkan matanya.
“ Do... Dokter Zayn, mohon lepaskan saya, saya tidak tahu apa apa tentang hal ini, saya hanya disuruh oleh nona muda, saya hanya disuruh untuk menyuntik gadis gila yang masuk ke rumah sakit waktu itu,,” tiba-tiba Mirna berkata jujur.
Sarah dan Mirna saling menatap dengan kedua mata membulat sempurna.
Ini jelas di luar kendali mereka.
“ Mirna kau kenapa? Kenapa kau bilang itu pada mereka?” teriak Sarah sambil berdiri dan menarik Mirna ke dalam cengkeraman tangannya.
Zayn terhenyak, di a teringat sesuatu ,” sesuai rekaman yang diberikan Dani padaku, obat itu akan membuat seseorang menjadi jujur, bukankah ini bagus, ucapnya menatap Sarah dan Mirna dengan senyuman sinis.
Sarah terdiam membisu, ternyata obat terakhir yang dia racik berhasil membuat pemakainya berkata jujur . Sarah menatap Mirna tetapi sedetik kemudian dia tersadar kalau dia sudah terperangkap dalam jebakan Zayn.
__ADS_1
“ Ahhh... akan sangat mudah untuk mengetahui kronologinya, tinggal tanya kalian saja,” ucap Zayn sambil duduk anteng di salah satu kursi di ruangan itu.
“ Tahan mereka,” ucapnya pada anak buah Simon yang turut ikut di sana.
Sarah dan Mirna ditahan dan diikat, lalu dibuat duduk di atas lantai dengan posisi berlutut.
“ lepaskan aku Zayn, apa yang mau kau lakukan, kau tidak akan dapatkan apa pun dari aku..” teriak Sarah histeris .
Mana bisa dia terima kalau karirnya akan hancur begitu saja. Senjata makan tuan dan terjebak dalam perangkap sendiri, sungguh malang nasib gadis itu.
“ Kau berbakat tetapi otakmu licik,” ucap Zayn.
“ sekarang katakan padaku, alasan kau melakukan semua itu pada Alexa, gadis yang ku rawat itu?” titah Zayn.
Mendengar pertanyaan itu, memicu otak Sarah untuk segera mengungkapkan kebenarannya meskipun dia tidak ingin melakukannya.
“ si.. sial... aku... arhkkk... aku tidak akan mengatakannya,” teriak Sarah mencoba melawan efek jujur dari obat yang di suntikkan ke tubuhnya sendiri.
“ Jelaskan semuanya dengan detail,” ucap Zayn smabil mengambil satu ampul lagi dari obat yang diciptakan oleh gadis itu, mengisinya ke dalam jarum suntik dan bersiap menggunakannya sebagai senjata.
“ KATAKAN SEJUJURNYA BANGSAT!!” geram Zayn sambil menarik kepala perempuan itu dengan tangannya sendiri dan...
Dia menyuntikkan cairan itu ke leher Sarah, memasukkan seluruh isinya ke jaringan pembuluh darah perempuan itu.
“ Arkhhhh... Zayn... kau... kau jahat..” Sarah menangis menahan rasa sakit. Obat itu juga memiliki ambang batas toleransi di tubuh pemakainya. Jika kurang dosisnya maka si pemakai masih bisa tidak terpengaruh tetapi jika dosisnya berlebihan maka yang terjadi adalah sama dengan apa yang dialami oleh Alexa.
Penggunanya akan menjadi gila sebelum dia mengungkapkan rahasia terbesarnya.
“ Katakan apa tujuanmu yang sebenarnya,” ucap Zayn sambil kembali ke tempat duduknya.
Sarah mulai sesak, rasanya tubuhnya panas dan kepalanya pusing, dia menatap Zayn dengan tatapan penuh kemarahan seolah dia adalah korban di sini.
“ Arhhkk... aku... aku melakukannya karena aku... aku menyukaimu Zayn tapi di satu sisi aku ingin menghancurkanmu karena kau terlalu jauh di atasku, aku ingin membuatmu bertekuk lutut di bawah kakiku dan menurut padaku, bahkan tergila gila padaku, itu sebabnya aku membuat obat ini,”
“ Lalu gadis itu? Kenapa kau memilihnya? Apa lagi yang kau lakukan terkait penelitianmu ini?” tanya Zayn.
__ADS_1
“ Aku memilih gadis itu sama seperti gadis gadis lainnya yang pernah kau rawat, aku melakukannya karena takut kau jatuh hati pada mereka, aku berusaha keras untuk membuat semua orang percaya kalau kita berdua adalah pasangan kekasih, dengan demikian kau akan melirikku,”
“ Gadis itu juga tidak punya identitas maka dia adalah kelinci percobaan yang paling tepat untuk ku gunakan dalam penelitianku, bukan hanya dia ,beberapa perempuan lain yang terlibat denganmu juga ku pakai sebagai kelinci percobaan, semua kulakukan karena aku cemburu kau perhatian pada mereka...
Sarah menjelaskan semuanya dengan sejujur-jujurnya, tentu saja karena pengaruh obat aneh yang diracik oleh Sarah.
Mereka tak habis pikir mendengar penjelasan konyol perempuan yang tergila gila pada jabatan dan juga tergila gila pada Zayn itu.
“ Ihhh dasar perempuan aneh, apa kau itu maniak sesuatu? Menjijikkan, kalau suka sama orang ya diperjuangkan bukannya melakukan hal gila seperti ini!" celetuk Dani seraya menggidikkan bahunya karena tak menyangka kalau dia akan bertemu dengan perempuan segila Sarah.
Zayn tak habis pikir, perempuan itu melakukan hal ekstrem hanya untuk menarik perhatiannya.
Padahal Zayn tak merasa tertarik sedikit pun pada perempuan yang memang sudah sangat terkenal di kalangan para dokter tapi tak membuat Zayn tertarik padanya sekalipun rumor tentang dia dan Sarah adalah kekasih.
Karena sejak dulu, hati pria itu hanya diisi satu nama yaitu gadis kecil yang adalah cinta pertamanya yang dia pikir telah mati dalam kebakaran itu dan ternyata setelah dewasa, takdir mempertemukan mereka dengan cara yang sangat mengejutkan.
“ hah,... kau melakukan semua ini , lalu di mana korbanmu? Di mana mereka kau sembunyikan?!" Tanya Zayn.
“ Me.. mereka adalah pasien pasien yang meninggal berturut selama setahun belakangan, mereka semua terkena efek obat yang ku buat,” ucap Sarah dengan suara serak.
Tampaknya obat itu sudah mulai menggerogoti tubuh perempuan itu. Wajahnya sampai memerah, sedangkan Mirna sudah diikat oleh pihak kepolisian untuk kemudian akan diproses secara hukum.
Semuanya tampak sangat terkejut dengan apa yang mereka barusan dengar. Pasien yang meninggal beberapa bula berturut -turut ternyata meninggal karena jadi korban malpraktek perempuan itu.
“ Arkrhhhh... sakiiiiiit... kepalaku sakiitt!!" teriak Sarah meronta ronta, dia mulai kehilangan kewarasannya, berteriak kesakitan dengan tubuh yang panas dan jantungnya yang berdebar kencang.
Zayn berdiri, dia menatap dingin ke arah perempuan itu,” Kau tidak boleh mati, kau harus merasakan ketakutan seumur hidupmu dan rasa bersalah selama kau hidup mendekamlah di penjara Sarah!!” ucap Zayn lalu dia berangkat dari sana meninggalkan Sarah yang akan diproses secara hukum.
“ Tidakk... arkhhhh sialan.... arkhhhh... ahahahahh aku terkenal.. aku hebat.. aku terkenal... wohooooo hahahahhaa...”
“ Dasar perempuan gila!!"
.
.
__ADS_1
.
Like, vote dan komen