Istri Untuk Tuan Simon

Istri Untuk Tuan Simon
50. Glory Hotel


__ADS_3

Glory hotel,


Cintia menyerngitkan keningnya saat terbangun dari tidurnya yang tidak nyenyak sama sekali. Perempuan itu melenguh kesakitan terutama di bagian intinya. Dia meringis dan menangis kesakitan begitu bangun pagi. Ruangan kamar itu berantakan, pakaiannya berserakan di mana mana, wajahnya lebam, kulitnya penuh dengan bekas bercak biru akibat permainan bersama pria bayaran semalam.


Cintia tersadar sepenuhnya,” tiiidaaakkkk...” Perempuan itu berteriak kencang sambil menangis histeris begitu melihat tubuhnya tak mengenakan sehelai pakaian pun. Semalam dia dipaksa minum alkohol dan obat yang sama dengan jenis obat yang di minum oleh pria itu. Obat penambah gairah yang membuat Cintia lupa diri dan melakukan hal bejat itu bersama pria yang seharusnya merusak kehidupan Laura.


Ini dia senjata makan tuan yang sebenarnya.


Cintia menggantikan Laura untuk melayani aksi bejat pria yang telah meninggalkan ruangan itu tepat setelah mereka selesai dan mendapatkan rekaman hubungan gila itu semalam.


Cintia menangis histeris, rasanya tidak nyaman dan sakit. Dia memang sudah berkali kali melakukan hal itu dengan Vino bahkan sebelum menikah dengan pria itu tetapi tak Cintia sangka kalau tenaga pria semalam memang layar biasa hebat hingga membuatnya kesakitan bahkan setelah bangun pagi.


Lehernya, dadanya, lengannya, kedua pahanya dan bagian bagian tubuhnya dibubuhi cap merah yang membuat Cintia merutuki dirinya sebagai perempuan menjijikkan karena tidur dengan pria yang jelas adalah penikmat hubungan liar seperti itu.


“ mamaa...” pekik Cintia sambil menangi histeris, dia memukuli dirinya dan merutuki dirinya yang tak bisa menjaga tubuhnya dari pria semacam orang berengsek itu.


Siapa sangka rencana yang harusnya menjadikan Laura hancur lebur malah menghancurkan dirinya sendiri.


Belum lagi jika sampai tuan Raymond dan Vino setra keluarga suaminya tahu hal ini, dia pasti akan di usir dari rumah.


Cintia bukan perempuan baik baik. Bahkan sebelum dekat dengan Vino ketika dia butuh hubungan liar bersama para pria tepat saat dia menjalin hubungan membosankan dengan Simon yang hanya gila kerja, dia memang membayar beberapa pria untuk melayani hasratnya yang menggebu gebu dan memenuhi keinginannya akan cinta yang semu.


Cintia menangis, dia meringkuk di atas tempat tidur sambil menangis sesenggukan.


Di saat yang sama, suara dari pintu kamar mandi terdengar.


“ arrhhhhhkkk... citiiiiaaaarrkkkkkh....” teriakan melengking terdengar dari dalam kamar mandi. Nyonya Tiara asih di sana, terkunci dalam kondisi diikat dan baru sadar setelah di pukul pingsan semalam.


Cintia menangis sesenggukan, sambil membungkus tubuhnya dengan selimut dia berjalan tertatih tatih dengan rasa sakit dan tidak nyaman di bawah sana.


“ Mama hiks hik hiks.....” Sambil menangis dia membuka pintu kamar mandi dan... srukkk..

__ADS_1


Nyonya Tiara terjatuh dengan tubuh terikat dan wajah lebam karena di pukul oleh pria itu semalam.


Nyonya Tiara terbelalak melihat penampilan putri yang sangat dia sayangi itu. Tubuh Cintia penuh dengan bercak, kamar itu juga berantakan,botol alkohol terjatuh di lantai dan pakaian Cintia berserakan.


Hanya melihat keadaan Cintia dan kondisi kamar saja, nyonya Tiara sudah bisa menebak apa yang terjadi.


Cintia membuka ikatan pada mulut dan tubuh ibunya sambil menangis sesenggukan merasa kalau dirinya benar benar kotor saat ini.


“ Anak, Cintia apa yang dia lakukan padamu sayang tidak... arkhhhh tiiidakk... ankkaku, harusnya anak sialan itu yang mengalaminya kenapa harus kamu sayang tidaakkkk..”nyonya Tiara langsung memeluk Cintia. Menangis histeris karena kejadian ini.


Senjata makan tuan.


Mereka menikmati hasil kejahatan mereka sendiri. Niat jahat yang ingin mereka lakukan pada Laura berbalik menyerang mereka berdua.


Cintia dipakai jadi mainan pria itu, alat kontraspsi berserakan di mana mana dengan cairan menjijikkan, semuanya berantakan.


“ Mama bagaimana ini, hiks hiks hiks... harusnya Laura, harusnya dia yang mengalami ini semua bukan aku!!" teriak Cintia sambil menangis meraung raung dalam pelukan ibunya.


Ibunya mengajarkan Cintia menjadi perempuan yang tidak tahu diri dan berlaku seenaknya pada orang orang. Dan inilah akibat dari ide nyonya Tiara sendiri. Putrinya jadi mainan pria sinting yang gila akan permainan panas .


“ Tenang sayang, tidak akan ada yang tahu hal ini, Mama pastikan posisimu aman, tidak akan ada yang tahu hal ini, Mama akan lakukan segala cara untuk menghancurkan jal4ng sialan itu dan juga suaminya itu!!! akan kubalas semuanya pada mereka, lihat dan tunggu saja.” Geram nyonya Tiara.


Jika mereka mengalami hal mengerikan itu di sana.


Maka di New York tak kalah hancur dan berantakannya.


Vino mengamuk. Sisi ruangan bak kapal pecah setelah dia dibentak oleh ayahnya yang kecewa dengan semua kejadian ini.


“ Lagi lagi anak di Kent Sialan itu menghancurkan keluarga kita, di mana otak mu Vino Bernardo!!" teriak Tuan besar Bernardo. Musuh bebuyutan Simon dalam dunia bisnis.


“ Aku juga tidak tahu pa, entah bagaimana bisa semua ini terjadi, aku tidak tahu mereka masuk dari mana, semua busana hancur, desainnya juga di bakar ini menyebalkan arkhhhh sialan...” Bino marah, geram dan kesal dengan apa yang terjadi.

__ADS_1


“ kenapa curut curut sialan itu tidak bekerja dengan baik. Mereka tak gunakan kesempatan ini untuk menjatuhkan Si Simon bajingan itu. Arrkhhh hancur.. semuanya hancur...” pekik Vino.


Bernardo grup kini di ambang krisis karena kejadian ini. Padahal peragaan busana sebentar lagi dan mereka tak punya persiapan apa pun. Bahkan semua bahan pakaian pun hancur karena ulah Tim Aryn yang menyelinap masuk ke dalam gedung itu.


Vino mengucap kasar wajahnya. Pertama dia di buat patah tulang oleh istri Simon dan kedua perusahaannya dihancurkan oleh Simon yang mengamuk karena pemberontakan dan juga kejadian yang menimpa Laura.


Vino merutuki dirinya sendiri. Siasat Simon membuatnya hancur. Dia bahkan tak bisa menebak pergerakan pria itu saat ini. Hancur sudah perusahaannya. Kerugian mencapai angka puluhan milyar yang mencarinya tak semudah membalikkan telapak tangan.


“ Ini smeua karena kalian berdua, Laura Simon tunggu saja, aku akan memberikan balasan yang setimpal atas apa yang kalian lakukan padaku. Dan Kau Laura, kupastikan kau akan hancur, lihat saja sialan!!”


Bughhh..... bughhh bughhh..


Vino memukuli semua anak buahnya yang tak becus menjaga sistem keamanan. Merkea semua terkena obat tidur sampai tidak sadar kalau anak buah Simon sudah masuk ke dalam perusahaan mereka.


“ Urus masalah ini dengan cepat atau aku akan mencabut jabatanmu Vino.”tegas tuan Bernardo sambil berjalan dengan cepat dan keluar dari sana dengan wajah kesal dan marah.


Vino mengeraskan rahangnya. Nasibnya sama dengan istri dan ibu mertuanya. Bala yang ingin mereka kirimkan pada Laura dan Simon malah berbalik dan menyerang mereka dengan cara yang sangat mengerikan.


Dendam di hati pria itu kian membesar, tetapi sampai sekarang dia belum tahu siapa yang sedang dia lawan. Mungkin memberikan balasan berikutnya harus penuh dengan siasat.


Vino benar benar Sial kali ini.


“ Sial.. Sial.. Sialan... arrkhhhh bajingan kau Simon...”


.


.


.


Like, vote dan komen

__ADS_1


__ADS_2