
Dani berjalan dengan tubuh gemetaran, menatap Andara yang berbaring lemah di atas tempat tidur. Wajah pria itu pucat, lukanya mulai membaik tetapi selama beberapa hari ini dia tak kunjung bangun. Kevin pun demikian, tubuhnya gemetaran saat melihat Andara terbaring lemah di depan sana.
Mereka baru tiba di rumah sakit. Saat ini juga tubuh dan jantung Dani lemah tak berdaya menatap Andara yang tidur di atas brankar tak lagi tersenyum dan mengomelinya seperti biasa.
“ An... Andara... Andara.. apa yang terjadi padamu, siapa yang melakukan ini padamu,, Andara.. Arrkhhh Andara!!!" Dani menangis sesenggukan. Dia dan Kevin sudah mendengar kronologi Bizael menemukan Andara dalam keadaan bersimbah darah. Gadis itu hancur dan lemas seketika.
Dia menatap tubuh Andara yang terkulai lemah, lengannya yang penuh luka bahkan kakinya yang dipasangi dengan gips.
Kevin pun jadi kacau, dia pun hancur dan sesak rasanya ketika melihat Andara sepert itu.
“ Andara, kenapa bisa terjadi seperti ini, apa kau tidak melihat pelakunya sama sekali?” tanya Kevin pada Bizael.
Bizael menggelengkan kepalanya, dia menatap mereka dengan wajah sendu sambil mengeraskan rahangnya. Dia telah menjelaskan kondisi Andara pada mereka, semuanya terpukul dan hancur saat itu juga.
Dani menatap pria itu, duduk di sampingnya sambil menangis sesenggukan. Kevin juga berdiri di samping Dani, menepuk bahu gadis itu untuk sekedar menenangkan Dani sekalipun dia tahu hal itu tidak akan berhasil.
“ Andara, bangunlah, ayo kita lihat bintang lagi, bukankah kita berencana ke museum bintang? Kenapa kau malah tidur di sini?” ucap Dani dengan air mata bercucuran. Kevin juga tidak kuasa menahan tangisannya, teman berdebat, teman bertengkar dan teman tertawanya selama beberapa bulan terakhir malah terbaring lemah di atas tempat tidur.
Bizael menunduk sambil menahan air matanya, adiknya sangat disayangi, adiknya menemukan orang orang yang menyayangi dan menghargai dia sebagai manusia, bukan hanya sekedar iba dan kasihan dengan kondisinya tetapi menganggap Andara itu spesial.
Mereka berdiam di kamar itu untuk waktu yang lama. Sedangkan Ella dan Lanang langsung memulai pencarian mereka terkait kasus yang menimpa Andara. Keduanya tidak bisa tinggal diam, Laura dan Simon yang mendengar hal ini juga langsung mengarahkan tim Aryn untuk membantu pencarian dan peyelidikan kasus yang terjadi pada Andara.
Pelakunya harus ditemukan. Mereka tidak akan membiarkan siapa pun itu lolos begitu saja karena telah membuat Andara orang yang disukai anak anak mereka bahkan mereka sendiri menyukainya malah terluka dan berada dalam keadaan koma.
Pelakunya melakukan aksinya dengan cara yang licik dan pintar, menyembunyikan semua kejahatannya bahkan tidak meninggalakn jejak sedikit pun.
“ Pelakunya harus ditangkap, apa pun yang terjadi aku akan bunuh mereka dengan tanganku sendiri,” ucap Dani.
“ Kita harus menyusun rencana untuk menemukan mereka,” ucap Bizael sambil duduk di kursi dalam ruangan itu.
“ Rencana apa? Tinggal lacak saja,” ucap Dani.
Bizael menggelengkan kepalanya, “ percuma,” ucapnya dengan wajah sendu.
__ADS_1
“ aku sudah melacak mereka, mengikuti jejak mereka berhari hari, tetapi mereka adalah orang orang yang licik dan pintar, mereka melakukannya berkelompok dan yang menjadi sasaran mereka adalah orang-orang dengan kebutuhan khusus seperti Andara,” jelas Bizael dengan beberapa bukti yang mengarah pada pelaku kejahatan yang sebenarnya.
Dani dan kevin mendekat ke arah Bizael, menatap dokumen yang disimpan pria itu di dalam ruangan perawatan Andara.
“ bagaimana kau tahu?” tanya Kevin heran.
“ beberapa hari lalu, saat Andara hilang, seseorang menghubungiku, dia adalah teman lamaku di kampus, dia melihat sosok Andara yang dia pikir adalah aku, dibawa oleh sekelompok pria berpakaian hitam dengan topi dan masker yang menutupi wajah mereka,” jelas Bizael.
“Mereka berpenampilan misterius, ,lalu membawa Andara begitu saja. Temanku berpikir kalau itu adalah aku hingga dia mengirim foto itu dengan niat bercanda, aku bertanya di mana dia melihatnya , dan temanku mengatakan kalau Andara diculik saat dia berada di persimpangan di mana banyak bill board yang sering dia lihat.” Jelas Bizael.
Andara diculik di depan umum, tetapi mereka tidak tahu entah cara apa yang orang orang itu gunakan sampai Andara yang biasanya menolak dan takut bertemu orang baru malah mau menurut dan mengikuti mereka.
“ apa kau sudah memeriksa setiap rekaman CCTv?” tanya Kevin.
Bizael menggelengkan kepalanya,” aku tidak punya koneksi yang kuat untuk bisa melakukan itu,” ucapnya dengan wajah kecewa pada dirinya sendiri.
Dani menatap pria itu dnegan tatapan datar,” Apa kau pernah menelantarkan Andara?” tanya Dan Tiba tiba dengan nada ketus.
“ Kau mungkin mengalami kesulitan menangani Andara, tetapi tidak benar tindakanmu yang menelantarkan Andara,” ucap Dani.
“ Kau seharusnya menyesal seumur hidupmu karena pria yang kau benci kini dalam keadaan koma,”ucap Dani yang tidak peduli jika Bizael sakit hati atau bahkan terluka karena ucapannya.
“ Dani, jangan berkata begitu, dia juga mengalami masa yang sulit, aku yakin itu,” tegur Kevin.
“ Tcihh masa sulit apanya, Andara sangat menyayanginya tapi dia tidak pernah mempedulikan Andara, apa itu yang disebut dengan kakak?” ucap Dani mengejek Bizael. Benar saja tatapan Dani sangat berbeda pada pria lain, tetapi pada Andara, gadis itu berperilaku berbeda, dia selau tersenyum dan bertingkah seperti anak anak ketika ada Andara di dekatnya.
“ Kau tidak tahu apa yang ku alami karena Andara, orangtua kami bercerai karena keadaan Andara, seandainya dia tidak sakit, kami tidak mungkin hidup terlantar, dan aku... aku mungkin..
“ kau mungkin bisa bersenang-senang dan hidup liar kan? Itu keinginanmu kan? “ sindir Dani .
“lalu kau pikir Andara tidak pernah memikirkan mu?” ucap Dani.
“ Andara itu bodoh, dia tidak tahu apa pun, dia tidak merasakan apa pun, dia selalu semena mena, aku menjaganya dari kecil dan aku tahu betul kalau dia hanay jadi beban bagiku,” ucap Bizael.
__ADS_1
“ Andara sama sekali tidak pernah mempedulikan ku dan menganggap ku kakaknya,”ucap Bizael yang selalu merasa kalau dirinya tidak dianggap keluarga padahal jelas sekali kalau dia yang menutup diri pada Andara dan tidak menanggapi adiknya itu.
“ Tidak pernah? Hah kau sudah gila?” Kevin menatap kesal pada Bizael.
“jujur saja, kau pasti malu kan? Kau malu punya adik speerti Andara? Hah... betapa sialnya Andara punya kakak sebodoh dirimu,” ucap Kevin.
“ Andara, dia selalu menceritakan tentang kakaknya, satu satunya keluarganya , orang yang sangat dia sayangi tapi tidak pernah menyayangi dia bahkan selalu marah padanya, dia bilang kakaknya benci melihat dia di rumah ketika siang hari itu sebabnya dia tidur di siang hari dan berkeliaran pada malam hari,” jelas Kevin.
“ itu sebabnya dia pergi dari rumah setiap siang hari dan menghindar demi membuat kakaknya yang bodoh ini tetap nyaman dan tidak mengusirnya, dia menyayangi mu bodoh, tapi kau menutup hatimu dan membatasi hubunganmu dengan Andara karena kau malu,” ucap kevin.
Mereka memberitahukan fakta sebenarnya, krisis kepercayaan dan rasa rendah diri dan takut yang sebenarnya menguasai Bizael telah membuatnya membangun benteng yang sangat tinggi antara dirinay denagn Andara.
Andara menyayanginya, bahkan setiap hari bercerita tentang dia, tetapi Bizael tidak menyadarinya.
“A.. apa dia mengatakan itu? Apa Andara mengatakan itu pada kalian?” tanya Bizael dengan suara bergetar.
“ Apa kami terlihat seperti penipu? Andara menyayangi kakaknya tapi ku rasa itu bukan dirimu yang bodoh,” ucap Dani sambil bangkit berdiri.
“ Jika kau mau mencari pelakunya, maka bergabunglah dengan kami dan kita rencanakan penangkapan pelakunya, kami tunggu sampai malam ini, jika kau tidak datang, maka kami anggap kau bukan saudara Andara,” ucap Dani.
“ Kevin kita ke markas,” ucap Dani yang dibalas anggukan kepala oleh Kevin.
Dani mengusap wajah andara dan menggenggam tangan pria itu,” aku akan menemukan mereka. Apa pun yang terjadi, jadi cepatlah bangun, karena banyak yang ingin ku tunjukkan padamu Andara,” bisik gadis itu.
Dia dan Kevin pergi dari sana, meninggalakn Bizael sendirian di ruangan itu.
.
.
.
Like, vote dan komen.
__ADS_1