
Sesuai rencana, pernikahan Sadrakh akan dilakukan sebulan lagi. Obelia dan Sadrakh sepakat dengan segala konsekuensi yang akan mereka terima nantinya setelah melangkah lebih jauh ke bahtera pernikahan. Entah cinta bisa tumbuh di hati dua manusia yang sama sama trauma dengan cinta.
Sadrakh trauma karena ditinggalkan oleh istrinya sedangkan Obelia trauma karena kehilangan cinta dari kedua orangtuanya bahkan hampir mati di tangan ayahnya.
Takdir memang tidak bisa ditebak, mereka dipersatukan melalui seorang gadis kecil menggemaskan yang jatuh hati pada kelembutan dan sosok keibuan dari Obelia.
Tuann Jacob dan nyonya Amira serta saudari Sadrakh benar benar lega mengetahui Sadrakh bisa menerima orang lain di sisinya. Yang paling mereka takutkan adalah Sadrakh tidak bisa berubah dan terus menyalahkan dunia karena kematian istrinya.
Tetapi saat melihat Obelia yang tulus menyayangi dan merawat Alesha seperti merawat anaknya sendiri membuat mereka yakin kalau dengan pernikahan ini banyak hal baru akan berubah di hidup Sadrakh.
Diego duduk bersandar di sofa ruangan itu sambil menatap keluarga Sadrakh yang begitu harmonis. Sadrakh sudah menemukan partner hidupnya dan akan segera menyusul Simon dan Laura yang sedang menantikan buah hati mereka.
Ada sedikit rasa iri di hati pria itu, ketika dia melihat lebih jauh ke dalam keluarganya sendiri, dia sama sekali tidak punya sosok orangtua yang perhatian seperti orangtua Zayn dan Laura, dan juga orangtua Sadrakh.
Ponselnya lagi lagi berbunyi, nomor tak dikenal kembali menghubunginya, sudah ke sekian kalinya dia dihubungi oleh pemilik nomor yang sudah sangat jelas Diego ketahui siapa orangnya.
“ Kenapa tidak di jawab?” Tanya Zayn seraya melirik sahabatnya yang tengah resah.
“ Malas, sampah sampah ini semakin diladeni semakin meraja lela, arhhhkkk di mana aku bisa menemukan calon istri supaya aku terbebas dari perjodohan memuakkan ini,” ucap diego menghela nafas kasar.
“ Bukannya Gretta?” tanya Zan.
Diego melemparkan pandnagannya pada Gretta yang sedang menemani Laura, Diva, Ezky dan Alesha bermain di sisi lain ruangan itu,” Dia sepertinya tidak tertarik denganku Zayn, apa yang harus ku lakukan,” ucap Diego sambil menghela nafas berat.
Dalam sejarah hidup seorang Diego yang bar bar dan suka cari ribut, ini kali pertama dia terliat suram dan hendak menyerah akan hidupnya.
__ADS_1
“ Kejar terus Diego, aku yakin semakin sering kalian bersaama maka akan semakin dekat perasaan kalian,” ucap Zayn.
“ Yang semangat, mana ada hasil yang instan kau harus berusaha,” ucap Zayn lagi.
Diego mengangguk, dia benar benar harus berusaha keras untuk menghindari perjodohan aneh yang direncanakan oleh keluarganya,” hah kau benar, seorang Diego tidak searusnya kalah dengan hal kecil begini, jangan sia siakan kesempatan dan kejar sang pujaan hati... hehehehe...” Diego berdiri dengan penuh semangat.
Zayn menatapnya sambil tersenyum tipis, pria itu memang sangat mudah di motivasi.
Diego berjalan mendekati Gretta dan yang lainnya sambil melompat lompat seperti anak kecil yang kegirangan,” neng Geulis, jalan yuk...” celetuk Diego sambil mengedipkan sebelah matanya.
Gretta menatap sinis ke arah Diego sambil menggidikkan bahunya,” Tuan sadarlah, Anda bisa mencari orang lain yang lebih tepat, jangan saya,” tolak Gretta sambil berdiri dan menjauh dari Diego.
Diego menghela nafas berat, dia murung dan menunduk di depan Laura dan yang lainnya,” La apa yang harus kakak lakukan lagi? Kakak beneran suka sama Gretta tapi dia sepertinya sangat membenci kakak,” ucap Diego sambil menatap Laura.
Laura juga sadar, sejak Diego menyatakan perasaannya dengan lamaran selada waktu itu, Gretta jadi lebih menghindari Diego, bahkan terkesan tidak mau berada di jarak dekat dengan Diego. Seringkali dia tidak mengacuhkan Diego dan seolah menganggapnya tidak ada.
“ Nyonya muda, Tuan Diego, Gretta punya latar belakang keluarga yang tidak baik , selain itu mungkin masa lalunya membuat dia menutup diri dari orang lain, padahal menurut saya, dia juga menyukai tuan, hanya saja masa lalu nya membuatnya berhenti di garis suka dan menghindari tuan Diego,” ucap Irvan yang bergabung dengan mereka sambil menatap Gretta yang sudah menyelonong entah ke mana.
“ masa lalu? Seperti apa?” tanya Diego penasaran.
“ Saya juga kurang tahu pasti tuan, tetapi dia merasa rendah diri karena masa lalunya yang menyakitkan, bukan sekedar soal dia dipenjara karena mal praktik, ada hal lain, dia pernah menyinggungnya tetapi tidak menceritakan detailnya,” jelas Irvan.
“ benar kata Irvan, tidak ada yang tahu apa yang sebenarnya dialami olehnya selama ini, tetapi dia selalu menghindari hubungan dengan lawan jenis,” tambah Obelia yang juga mendengar percakapan mereka.
Mendengar penjelasan mereka membuat Diego semakin penasaran dengan masa lalu Gretta yang disebutkan oleh teman teman gadis itu. Apa benar masa lalu itu yang meghalangi Gretta untuk menjalin hubungan dengan orang lain? Apa yang sebenarnya terjadi di masa lalu ?
__ADS_1
Sementara itu di ujung ruangan itu,Gretta sedang berdiri sambil mengusap usap lengannya yang tiba tiba terasa gatal. Bekas luka bakar di lengan tangan kirinya kembali kambuh. Menurut keterangan dokter, gadis itu mengalami trauma yang membuatnya tidak bisa melupakan kejadian yang dia alami di masa lalu.
Gretta melirik Diego berkali kali sambil berwajah murung,” ahhh kenapa.. kenapa aku harus jatuh cinta pada saat yang tidak tepat? Kenapa harus sekarang? Aku tidak bisa aku tidak layak untuk seseorang yang berharga sepertimu tuan Diego.. perasaan ini menyiksaku tapi apa yang bisa ku lakukan, aku tahu posisiku,” Gretta menangis sendirian menahan perasaan yang mulai tumbuh sejak dia dekat dengan Diego yang selalu menggodanya.
Siapa sangka dia jatuh hati dengan pria aneh itu, kelakuan, candaan dan semua tentang Diego telah memiliki ruangan khusus di dalam hati gadis muda itu.
Gretta cepat cepat menghapus air matanya, rasa gatal dan perih di tangan kirinya semakin menjadi jadi, cepat cepat dia beranjak dari sana menuju wastafel belakang, disingsingkannya lengan bajunya lalu di siramnya lengan dengan bekas luka bakar yang lebar itu menggunakan air dingin untuk mengurangi rasa gatal dan pedihnya.
Tanpa dia sadari Diego kini berdiri di belakangnya menatap apa yang sedang dilakukan oleh gadis itu dengan kedua mata membulat sempurna saking terkejutnya dengan lengan Gretta.
“ ahkkkk kenapa ini masih sakit,” gumam Gretta, dia berada di bagian paling belakang rumah itu.
Gretta sangat tidak nyaman, rasa gatalnya tak hanya di bagian itu, kini rasa gatal itu menjalar ke seluruh bagian tubuhnya. Tanpa sadar dia membuka kemejanya dan hanya menyisakan tank top . Tampak jelaslah di mata seorang Diego bekas luka di sekujur tubuh Gretta.
Bekas luka jahitan yang sangat banyak di bahu dan lengannya, bekas luka bakar di bagian tangan dan bahunya serta bekas luka di bagian lehernya yang terlihat seperti bekas luka ikatan.
Gretta menggaruk tubuhnya sambil menangis sesenggukan, ini pertama kalinya Diego melihat gadis itu sangat lemah.
“ Siapa yang melakukan semua itu Gretta? Bajingan mana yang melakukan itu padamu?” Tanya Diego yang langsung menarik lengan Gretta dan menatap gadis itu dengan tatapan tak percaya.
“ Tu.. tuan Diego...”
.
.
__ADS_1
.
Like, vote dan komen