Istri Untuk Tuan Simon

Istri Untuk Tuan Simon
157 Season 2 : Pak Alvin hopes


__ADS_3

Di sinilah, Dani dan pak Alvin,ayah dari korban kekerasan yang mendapatkan ketidakadilan. Dengan kaki gemetaran. Pak Alvin menatap para pelaku pembunuhan putrinya yang malang. Dia menatap mereka dengan tatapan lemah dan marah.


“ Apa mereka sudah mengakuinya?” tanya Dani pada Ella yang berdiri di sana.


Gadis itu mendekati Dani dengan kamera di tangan nya,” Sudah, dan sudah ku rekam dengan jelas terutama bajingan sialan sana,” ucapnya sambil melirik Ferdi yang sudah babak belur di tangan Ella yang sama gilanya dnegan Dani.


“ baguslah, siapkan seluruh filenya! “ ucap Dani yang dianggukkan oleh Ella.


“ Baiklah, kita akan mulai hukumannya,” ucap Dani sambil tersenyum menyeringai.


“ pak Alvin, mereka akan diproses dengan benar, tetapi sebelum berangkat ke penjara, mereka akan kami berikan hukuman yang akan mereka ingat untuk seumur hidup mereka," ucap Dani sambil menepuk punggung pak Alvin.


“ Apa bapak mau melihat mereka di hukum? Ini akan kejam, bapak boleh menunggu di dalam bersama Andara ,” ucap Dani.


Pak Alvin terdiam sejenak, dia menatap wajah keenam pelaku yang merusak tubuh putrinya bahkan memperkosa putrinya. Dia menangis.


Pak Alvin sesenggukan di depan mereka, bahkan hampir terjatuh ke tanah jika Lanang tak menopangnya,” Setidaknya mereka sudah ketemu dan buktinya lengkap, bapak sudah lega , dan putri bapak pasti sudah tenang di sana,” ucap Pak alvin dnegan air mat ayang bercucuran.


Pak Alvin mendekati para pelaku, berjalan di depan mereka, menatap pelaku yang membuat putrinya mati. Ferdi adalah pria di balik semua kejadian ini. Mereka memiliki bisnis yang sama, Pak Alvin sangat laris, dan anak buah Ferdi yaitu Jack yang menjalankan usaha di sekitar tepat pak Alvin merasa terganggu dengan toko pak Alvin sampai mereka akhirnya mengusik pria itu dengan melakukan hal keji pada putri pak Alvin yang terlalu polos.


“ Kenapa putriku? Kenapa kalian merusak kehidupan seorang gadis muda hanya karena ayahnya yang tua ini menjalankan usaha yang tak seberapa dengan usaha kalian?” ucap pak Alvin sambil menangis.


“ Putriku yang berharga, setiap hari dia selalu ceria, setiap hari dia selalu tertawa, tetapi kini senyumannya hilang, senyumannya telah hilang untuk selamanya, saat kalian jadi ayah mungkin kalian akan tahu betapa sakitnya perasaanku saat ini,” ucap pak Alvin.


“ aku ingin membunuh kalian dengan tanganku sendiri, tapi aku hanya mengotori tanganku dengan darah sampah seperti kalian,” ucap Pak Alvin.


“ Dan kau Ferdi, ku harap putrimu tidak mengalami hal yang sama seperti putriku, ku harap istrimu juga tidak akan mendapatkan luka saat tahu perbuatanmu ini,” ucap Pak Alvin berusaha untuk tetap tegar menghadapi pelaku pembunuhan putrinya.


“ ma.. maafkan aku... aku menyesal... aku menyesal.. aku salah Pak Alvin.. ampuni aku.. aku akan minta di hukum seberat beratnya, tapi kumohon..” Ferdi menatpa Pak Alvin dengan tatapan memohon.


“ Ku mohon jangan sakiti istri atau putriku, mereka tidak tahu ini, mereka terlalu polos,” ucap Ferdi memohon.


“ maaf, tapi putriku juga terlalu polos untuk kau pakai bajingan sialan!!" pekik Pak Alvin terbawa emosi sambil melayangkan satu pukulan telak di wajah Ferdi.

__ADS_1


“ hah.. hah... hahh..... aku sangat ingin membunuhmu, aku sangat ingin kau melihat putrimu merasakan hal yang sama,” pak Alvin mencengkram wajah pria itu.


“Tapi...” air matanya mengalir.


“ Tapi apa bedanya aku denganmu jika aku melakukan itu, putriku pasti tidaka akan senang,”ucap pak Alvin menangis sesenggukan.


“ hah.. anakku Yesi, ,kau pasti bangga melihat ayah kan anak? Karena ayah tidak membunuh pria ini, kau pasti bangga karena ayahmu tidak pernah membunuh seseorang,” ucap pak Alvin sambil tersenyum getir menatap langit.


“ Ferdi dan kalian semua, ku harap kalian akan menyesal seumur hidup kalian, anak anak kalian akan mengenal kalian sebagai pembunuh,” ucapan mengakhiri kata katanya.


Pak Alvin berjalan dari sana meninggalkan mereka,” Non, bapak ke dalam saja ya, menemani Andara supaya dia tidak panik, sepertinya dia dan pria tadi sedang bertengkar,” ucap Pak Alvin sambil menatap gedung dimana suara teriakan Kevin dan Andara terdengar, entah sedang apa mereka di sana.


Dani mengangguk, kini saatnya giliran Dani menagih bayaran pada Ferdi dan anak buahnya.


“ baiklah, penderitaan kalian belum selesai,” ucapnya sambil mengangkat daftar panjang berisi tagihan yang harus di bayar oleh Ferdi .


Dani menghitung semuanya dan aset mereka akan ditarik untuk membayar semua tagihan itu sekaligus kompensasi kerugian untuk pak Alvin.


“ Semua aset kalian akan ditarik, jangan salahkan aku, lagipula kalian tidak akan bisa melaporkan kami, karena yang kami tarik adalah uang hasil penjualan obat terlarang, “ ucap Dani.


“ Tidak bagaimana kau bisa tahu, kalian ini siapa sebenarnya?” teriak Ferdi histeris. Jelas dia heran, akun yang dia sembunyikan rapat rapat bisa diketahui oleh Dani.


Gadis itu tersenyum,” aku seseorang yang enggan kau temui bahkan dalam mimpi sekalipun,” ucap Dani.


“ kalian semua akan di hukum kebiri, ini adalah hukuman yang tepat untuk manusia sampah seperti kalian, menyesallah seumur hidup kalian.” Teriak Dani.


“ jika sampai ku dengar dari polisi kau menyebutkan sesuatu tentang aku,” Dani mengangkat foto keluarga mereka masing masing. Sekalipun penjahat ternyata fakta lucu yang ditemukan Dani adalah , mereka masing masing masih punya orang yang mereka sayangi.


“ Jangan sentuh dia, dia tidak salah apa apa, aku akan mengaku , aku akan minta dihukum seberat eratnya, tidak akan ku katakan kau siapa, tapi jangan sentuh dia!!” teriak Jack.


Yang lain juga berteriak saat melihat orang dekat mereka jadi terancam nyawanya, entah bagaimana dani mendapat semua informasi itu, tetapi dia berhasil membuat mereka bungkam.


“ Kalian akan melakukannya?” tanya Dani

__ADS_1


“ kami akan melakukannya,” ucap mereka serentak.


“ Ini yang ku suka, kalian menjadi takut, tapi kenapa saat kalian lakukan itu kalian tidak memikirkan mereka sama sekali bahkan mengakhiri nyawa gadis tak bersalah hanya demi terong gosong tak bertulang kalian yang tak berguna itu?” Dani mengecam mereka.


“ Potong semua, potong alat kelaminnya, itu lalu goreng dan kirimkan ke hiu peliharaanku!!" pekik Dani .


“ tidak.. jangan .. ja.. jangan lakukan itu .. aku masih mau hidup normal.. tidaakkk...


Mereka semua di bius, lalu dilakukanlah pemotongan bagian inti mereka, lebih jelasnya mereka semua di kebiri untuk menghilangkan kejantanan mereka. Keji dan kejam , Dani bahkan tak masalah melihat mereka dikebiri langsung sebab dia sudah mengalami hal yang lebih parah.


Gadis itu mengeraskan rahangnya, melihat merkea dan mengingat perbuatan mereka yang keji, gadis itu malah mengulang traumanya yang menyakitkan.


“ Sial,” umpat gadis itu.


“ Ella urus mereka, Lanang pastikan mereka tiba di kantor polisi besok dalam keadaan hidup dan kiriman semua bukti itu ke kantor sialan itu, arhhhkk...” Dani pusing, dia tampak sempoyongan.


“ Menurut pada papa, papa akan mengajarimu, ikuti gerakan papa hihihihi..


“ SIALAN... SIALAN... Arrkhhhh... kepalaku... bajingan keparat!!” teriak Dani tiba-tiba saat rasa takut menjalar di kepala dan seluruh tubuhnya.


Hingga ..


Bruk!!


Gadis itu pingsan tidak sadarkan diri di hadapan mereka.


“ Dani.. ya ampun!”


.


.


.

__ADS_1


Like, vote dan komen


__ADS_2