
Kehadiran Simon dalam wawancara eksklusif yang sudah mewawancarai deretan orang ternama di dunia tersebut tentu saja membuat heboh seluruh jagad raya.
Selama ini sangat sulit meminta waktu Simon untuk melakukan interview, bahkan menemuinya di kantor pun sulit karena dia akan terbang ke berbagai negara dalam waktu singkat.
Jam terbangnya padat dan popularitasnya terus melejit seiring semakin berkembangnya perusahaan yang dia pimpin.
Seolah dia datang dari dunia lain, dia mendobrak semua pintu bisnis dan berhasil meraih kesuksesan. Padahal bagi Hendry, Sadrakh, Diego dan Zayn, hal ini merupakan sebuah penyakit yang tidak bisa dikontrol dengan baik oleh Simon.
Ketika dia kalut, ketika traumanya kembali, ketika dia melihat darah, bahkan kecelakaan dia akan hancur dan menenggelamkan dirinya dalam dunia alkohol dan obat tidur. Merusak tubuhnya dan mengerjakan apa pun yang bisa membuatnya mengalihkan pikirannya dari masalah yang terus berputar di kepalanya.
Kepala pria itu sangat berisik Suara suara bising, bisikan, teriakan akan membuatnya panik dan di serang ketakutan . Oleh karena itu dia memilih sedikit berbaur pada masyarakat dan menyerahkan hubungan publik pada Hendry dan sekretarisnya yang lain.
Tetapi keajaiban terjadi, seolah kepalanya yang berisik kini tak lagi seberisik itu. Dia hanya tertuju pada satu sosok, ingin mencari perhatian, mencari tahu sejauh mana hatinya telah tenggelam dalam pesona seorang Laura.
Setelah beberapa sesi tanya jawab seputar bisnis, tibalah mereka pada sesi tanya jawab yang topiknya sedikit sensitif.
" Tuan, issue pernikahan anda telah tersebar luas. Anda batal menikahi putri tuan Raymond, nona Cintia, lalu bagaimana status anda saat ini? " tanya Pewawancara.
Simon terdiam sejenak, dia mengusap cincin pernikahan yang selalu tersemat di jarinya. Dia tidak pernah menanggalkan benda itu sejak dia pakai di acara pernikahannya. Sama halnya dengan Laura yang juga menggunakan Cin Cin pernikahan itu, sedang tersenyum menatap Simon di layar kaca.
Simon dengan wajah kaku nya menatap ke arah kamera," untuk istriku," ucapnya selalu tersenyum dengan lembut. Senyuman yang bahkan tak dia tunjukkan pada para kru sejak dia masuk ruangan itu.
Bahkan pembawa acara sampai pangling melihat senyuman Simon untuk pertama kalinya.
"i..istri?!!" semua orang terkejut.
"Saya sudah menikah dengan seorang perempuan yang unik, dengan bangga saya mengatakan bahwa saya bersyukur menikahi Laura, dia membawa warna baru bagi saya," ucap Simon.
" Lalu bagaimana dengan hubungan anda yang sudah terjalin selama bertahun-tahun dengan anak tuan Raymond, bukankah jelas dikatakan kalau anda terlibat skandal perselingkuhan dengan anak haram dari keluarga Raymond!??" Pembawa acara ini benar benar ingin menaikkan pamornya dengan mengulas berita sensitif.
Padahal sejak awal dia diberitahu untuk tidak menyinggung hal itu.
Hendry yang berdiri di pinggir area menatap tajam ke arah produser acara tersebut.
Sama halnya dengan Simon, wajahnya langsung menggelap kala mendengar ucapan pembawa acara itu.
__ADS_1
" Benarkah kalau seorang anak haram mampu menghancurkan hubungan bertahun-tahun dengan kekasih anda, bisa saja pernikahan ini hanya kontrak, atau pernikahan palsu atau mungkin saja...
Brakkkk....
" Tutup mulutmu!" Simon marah.
Seketika seluruh dunia dibalut ketakutan. Hanya menonton dari televisi saja sudah membuat me sadar kalau Simon tidak menyukai topik sensitif ini.
" ohh ayolah tuan, kita terbuka di sini, apa mungkin ada cerita lain? ataukah istri anda yang katanya anak haram itu memang merebut anda dari nona Cintia yang jelas terkenal dan hebat!?!" sindir perempuan itu lagi.
Simon menahan dirinya, dia teringat dengan Laura. Dia tidak ingin menyakiti hati istrinya dengan membuat keributan pada siaran langsung.
Simon menarik nafas dalam-dalam lalu menatap kamera," Sepertinya Belle Magazine sudah turun kualitas wawancaranya, kita berjalan terlalu jauh di luar script dan membahas hal sensitif, mungkin besok saya akan beralih ke Vine Magazine saja, ahhh ternyata Belle hanyalah ranah kampungan yang senang mengusik kehidupan pribadi orang," Simon berdiri.
" Untuk kalian para pengusaha, jangan mau diwawancarai majalah ini, hati hati hubungan baik yang kalian bangun dengan keluarga akan hancur di tangan mereka, saya selesai, ahhh dan satu lagi!"
" Istri saya bukan selingkuhan, istri saya bukan anak haram, istri saya sosok yang berharga, dia orang yang membuat saya paham arti kemanusiaan, sebaiknya kalian belajar menjadi manusia sebelum mewawancarai seseorang!"
Bak disambar petir, seketika itu juga Karir majalah ternama itu hancur karena wawancara naif yang dilakukan oleh pihak majalah tersebut.
Hancur.
Semuanya hancur dalam sekejap. Tetapi yang menarik atensi publik adalah bagaimana manisnya seorang tuan muda Simon membela istrinya ketika direndahkan oleh pembawa acara tersebut.
Ucapannya bak Sambaran petir bagi semua orang.
Jelas terlihat betapa dia menjaga nama baik istrinya dan menghargai Laura bahkan di hadapan publik sekalipun. Berita ini dengan cepat tersebar ke penjuru negeri.
Banyak yang memuji kesempurnaan Simon sebagai seorang suami sekaligus pewaris tahta Kent Corporation. Bahkan dengan berani dia mengadu domba majalah terkenal itu dengan saingannya di luar sana.
Siaran langsung di hentikan. Seluruh dunia terdiam. Tetapi Fakta akan keluar satu per satu.
Banyak yang menyukainya, tetapi beberapa pihak membenci kehadiran Simon ini.
Seperti yang dirasakan tuan Raymond. Amarahnya membludak, hancur sudah imagenya di depan seluruh publik . Belle Magazine adalah salah satu majalah terkini yang menjalin hubungan kerja sama dengan periklanan Raymond Grup.
__ADS_1
Syuutt.... Praaangggg ..
Gelas wine nya dia lemparkan ke dinding sampai hancur begitu saja.
Dia benar benar dibuat marah karena Simon kembali menjadi pria yang dicari dan ditakuti oleh orang orang. Popularitas Kent Corp melejit sedangkan nama perusahaannya dan juga perusahaan menantunya semakin lama semakin merosot.
“ Sayang kenapa begitu hmmm?” seorang wanita yang tak memakai sehelai benang pun di tubuhnya berjalan dnegan tatapan menggoda mendekati Tuan Raymond. Tersenyum penuh siasat menatap sang tuan besar yang berhasil dia goda.
Bibi Yuni, perempuan tidak tahu diri yang menjadi pelampiasan hasrat tuan Raymond kala Nyonya Tiara tak bisa diajak kerjasama. Apalagi sudah beberapa hari lamanya nyonya Tiara dan Cintia tak pulang ke rumah.
Tuan Raymond merentangkan kedua tangannya, baginya Yuni lebih menarik dari istrinya sendiri,” kemarilah, aku sedang bingung. Tiara dan Cintia juga tak kunjung datang ke rumah, Si Simon sialan itu menghancurkan segalanya,” ucap Tuan Raymond.
Bibi Yuni mendekat dan memeluk tuan Raymond yang juga tak mengenakan sehelai benang sedikit pun. Keduanya baru saja bermain menjelajah alam surga sampai mood tuan Raymond dihancurkan karena berita tentang Simon.
Saling berpelukan dan bercumbu bak pasangan yang sah. Padahal Nyonya Tiara sangat membanggakan hubungannya dengan tuan Raymond yang selalu harmonis, tahu tahunya dia ditikung pembantunya sendiri.
“ Kenapa tidak menggunakan anak haram itu saja sayang? bukankah dia menikah dengan pria pembohong itu untuk tujuan besar mu” tanya Yuni.
“ Dia bahkan tak bisa ku sentuh, Si Simon sialan itu menjaganya seperti menjaga harta berlian padahal hanya seorang putri sampah!!” kesal pria itu.
“ Jangan terlalu dipikirkan sayang,” Bibi Yuni mengusap rahang tuan Raymond dan merangkak ke atas tubuh pria itu.
Tep...
Dia mematikan televisi dan duduk di tubuh orang itu sambil tersenyum,” gunakan saja putrimu untuk menggodanya atau perempuan lain, mana mungkin dia tidak tergoda hancurkan saja dia dengan wanita,” ucap perempuan itu.
Tangan besar tuan Raymon naik ke leher wanita itu dan mencengkram nya,” jangan coba mencampuri urusanku, ingat posisimu,” ucap tuan Raymond sebelum akhirnya mereka kembali bercumbu di atas sana.
“ cepat atau lambat aku akan menghancurkanmu Simon, dan kau Laura kau harus mati, putri mafia seperti dirimu tidak layak untuk hidup, “
.
.
.
__ADS_1
Like, vote dan komen